Kapanlagi.com - Tempe, si jagoan kuliner tradisional Indonesia, tidak hanya sekadar makanan; ia adalah bintang di meja makan. Terbuat dari kedelai, tempe kaya akan protein nabati dan memiliki cita rasa yang menggugah selera. Tak heran jika tempe menjadi pilihan favorit di berbagai kalangan masyarakat. Namun, di balik kelezatannya, ada satu tantangan yang sering menghantui para penggemar: masa simpan yang terbatas.
Tempe memang memiliki sifat yang rentan, mudah rusak, dan cepat basi jika tidak disimpan dengan baik. Meskipun menyimpannya di kulkas dapat memperpanjang umur simpan, sayangnya, tempe hanya mampu bertahan sekitar dua hingga tiga hari. Bagi mereka yang ingin menyimpan stok tempe lebih lama tanpa harus repot bolak-balik ke pasar, ini tentu menjadi masalah.
Namun, jangan khawatir! Berbagai metode penyimpanan kini mulai diperkenalkan untuk mengatasi tantangan ini. Salah satunya adalah penggunaan garam untuk memperpanjang daya simpan tempe. Dilansir pada Jumat (15/11), sebuah metode inovatif dari kanal YouTube Galeri Linda berhasil mencuri perhatian banyak orang. Metode ini memungkinkan tempe bertahan hingga sebulan tanpa perlu tambahan garam. Siap-siap untuk menikmati tempe lebih lama dan tetap lezat!
Setelah mendapatkan tempe yang segar, potonglah sesuai selera; potongan ini tidak hanya memudahkan proses penyimpanan, tetapi juga memungkinkan bumbu meresap dengan sempurna saat tempe diolah kembali. Kanal Galeri Linda di YouTube bahkan merekomendasikan untuk menyayat permukaan tempe, sehingga bumbu dapat meresap lebih dalam dan menghasilkan cita rasa yang lebih menggugah selera.
Tak ketinggalan, tambahkan dua sendok teh bubuk kunyit ke dalam panci berisi air panas. Menurut Galeri Linda, perpaduan bumbu ini tidak hanya akan memperkaya cita rasa tempe, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung, mencegah pertumbuhan bakteri selama proses penyimpanan. Selamat mencoba!
Setelah bumbu racikan siap, saatnya memasukkan bumbu halus ke dalam air yang sudah mendidih dengan semangat. Pastikan air benar-benar bergolak sebelum menyelamkan potongan tempe ke dalamnya, karena inilah kunci agar tempe tidak lembek atau hancur! "Setelah airnya menyusut, tempe pun siap diangkat," ungkap Linda dalam videonya.
Proses memasak hingga air menyusut ini bukan hanya memperpanjang umur simpan tempe, tetapi juga memastikan setiap bumbu meresap sempurna, sehingga tempe tetap menggoda selera saat diolah kembali.
Setelah wadah terisi penuh, tutup rapat-rapat agar tidak ada udara yang masuk. Dengan cara ini, tempe Anda bisa bertahan lebih dari sebulan! Rahasia ini telah dibagikan dalam video YouTube Galeri Linda yang telah ditonton ribuan orang dan mendapat banyak pujian dari warganet.
Banyak ibu rumah tangga yang merasa terbantu dengan tips ini. Salah satu pengguna YouTube bahkan mengungkapkan, "Salut kak Linda, tips ini sangat bermanfaat untuk kami!" Metode penyimpanan ini jelas memudahkan dalam menyiapkan lauk sehari-hari tanpa perlu repot bolak-balik ke pasar.
Mengapa Tempe Harus Dipotong dan Disayat?
Memotong dan menyayat tempe membantu bumbu lebih meresap, sehingga ketika dimasak, tempe memiliki rasa yang lebih gurih dan kaya.
Tempe yang disimpan di freezer dapat langsung digoreng setelah dikeluarkan, menjadikannya praktis untuk disajikan kapan saja.
Bubuk kunyit membantu menjaga warna dan kesegaran tempe, memberikan cita rasa alami dan mempertahankan kualitas selama penyimpanan.