Kapanlagi.com - Satu orang turis asal Spanjol yang terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang Kabupaten Malang berhasil dievakuasi. Korban atas nama Ana Brieva Ramirez (23) ditemukan dalam kondisi selamat dan segera mendapat perawatan.
" Tim SAR Gabungan menemukan satu orang penyintas atas nama Ana Brieva Ramirez dalam keadaan selamat," tegas Muhamad Hariyadi, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Surabaya di Malang, Minggu (9/07/2023).
Korban ditemukan di pantai Bantol yang berjarak 4,77 sejauh 4,77 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian awal. Korban ditemukan sekitar pukul 10.45 WIB dan langsung dievakuasi.
"Ditemukan di pantai Bantol, berjarak 4,77 Nm dari LKK, sesuai area pencarian yang dilakukan oleh SRU 1," terangnya.
Sementara Kasi Humas Polres Malang menambahkan, korban selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Bantur. Korban saat ini dalam pantauan ketat tenaga medis dan pengamanan dari Polsek Bantur.
"Korban telah dievakuasi dari Pantai Bantol Donomulyo ke Posko Pencarian Pantai Jembatan Panjang Bantur dalam keadaan masih bernyawa dan sadar kemudian saat ini ditangani oleh Tim Medis dr. Aurick, dari Universitas Brawijaya (UB), " urainya.
Sebelumnya satu korban atas nama Pendik alias Mohamad Ruspandi diselamatkan di kawasan Pantai Kondang Merak Kabupaten Malang. Korban Pendik ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu (8/7) petang. Pendik merupakan tour leader dalam rombongan berjumlah 29 tersebut.
Korban pendik merupakan warga Jalan Tirtomulyo, Desa Kolagen, Kec. Tajinan, Kabubaten Malang. Korban berstatus Mahasiswa Universitas Brawijaya Ilmu Administrasi Publik.
Sehingga sampai saat ini sudah dua korban ditemukan selamat, sentara tiga lainnya, salah satunya WNA atas nama Janna Olivia Soland (24) asal Swizz masih dalam pencarian.
Advertisement
Anggota Pengmas FK UB, Aurick Yudha Nagara mengatakan bahwa Ana sempat berenang dan menepi di salah satu pulau yang tidak berpenghuni. Ia kemudian menunggu evakuasi sambil membuat sebuah lubang pasir tempatnya bisa beristirahat.
Aurick juga menambahkan kalau Ana sempat melihat sebuah lampu senter dari bibir pantai. Keesokan paginya, Ana bangun dan segera mencari jalan keluar dengan menapak pulau tak berpenghuni tersebut. Setelah lima jam berjalan dan menyusuri pulau, Ana akhirnya bertemu dengan seorang warga lokal dan segera dibawa ke posko terdekat.
(kpl/dar/nas)