Antara Gorengan vs Berat Badan, Kamu Lebih Sayang Mana?

Selasa, 18 Desember 2018 00:01 Penulis: Ayu Miranti
Antara Gorengan vs Berat Badan, Kamu Lebih Sayang Mana?
©IntiGandum

Kapanlagi Plus - Godaan untuk menjalani gaya hidup sehat seakan nggak ada habisnya. Selain berbagai alasan untuk menunda olahraga, pola makan yang membatasi asupan kalori, gula, garam maupun lemak juga jadi tantangan berat. Apalagi kalau ketemu gorengan, mulai dari tahu, tempe, pisang, atau bakwan yang selalu siap menemani di setiap waktu luang.

Siapa sangka kalau makanan favoritmu ini bisa jadi penyebab berat badanmu terus bertambah? Nggak percaya, simak beberapa fakta berikut ini.

Tinggi Kalori

Kurang seru rasanya menghabiskan waktu di rumah tanpa ditemani kudapan seperti gorengan yang renyah. Rasanya yang lezat terutama jika dihidangkan hangat-hangat memang sulit bagi dirimu untuk berhenti mengunyah.

Sayangnya, nggak banyak yang tahu jika sepotong gorengan saja sudah menyumbang kalori dengan jumlah besar. Sebut saja tahu goreng yang mengandung sekitar 270 kalori tiap 100 gram atau pisang goreng yang mengandung 250 kalori setiap 100 gram penyajian.

Kandungan Gizi jadi Rusak

©pexels©pexels

Biar nggak merasa terlalu bersalah karena sayang kalau harus menghindari gorengan, kamu beralasan jika gorengan dibuat dari bahan makanan yang cukup sehat. Mulai dari pisang, tahu, tempe, kentang hingga aneka sayuran. Tapi suhu penggorengan yang tinggi membuat zat gizi di dalamnya rusak karena nggak tahan dengan panas. Alasanmu jadi kurang tepat, kan?

Meningkatkan Kandungan Lemak

Selain tinggi kalori, gorengan juga disebut sebagai sumbernya lemak. Pasalnya, minyak goreng yang digunakan diduga sebagai penyebab tingginya kandungan lemak dalam darah. Lama-kelamaan, lemak bukan hanya sulit dienyahkan dari beberapa bagian tubuh yang mulai melar, tapi juga dapat menjadi plak yang menyumbat pembuluh darah. Ditambah jarang berolahraga, bikin kadar lemak semakin tinggi.

Kadar Serat Rendah

©pexels©pexels

Gorengan memiliki kalori yang cukup besar tapi seratnya sangat sedikit. Akibatnya, tanpa terasa kamu sudah makan gorengan dalam jumlah yang berlebihan. Bukan hanya berisiko memicu kegemukan, tapi juga membuatmu lebih rentan mengalami penyakit jantung dan kolesterol.

Jika ingin menikmati gorengan dengan cara yang lebih sehat, gunakan bahan makanan yang rendah kalori, seperti irisan tipis wortel atau ubi, hingga sayur kale, paprika, dan terung yang dibumbui dengan minyak zaitun, garam, dan lada, lalu dipanggang hingga garing.

Gorengan memang sering dipilih sebagai makanan favorit karena rasanya yang lezat dan renyah. Tapi dikonsumsi secara berlebihan hanya bikin berat badanmu terus bertambah. Yuk, kurangi porsi gorengan favoritmu dan sayangi dirimu sendiri dengan memilih kudapan yang lebih sehat.

Move on dengan Camilan Sehat Ala Yova Gracia Yuk!

Move on dari gorengan memang berat, tapi bukan berarti kamu nggak bisa menjalaninya. Intip saja usaha Yova Gracia di Mini Clip Inti Gandum Episode 3, content creator sekaligus vlogger yang sedang berusaha move on dari gorengan. Berat badan yang terus meningkat, membuatnya beralih ke camilan sehat seperti Inti Gandum. Sandwich gandum madu pertama di Indonesia ini cocok dikonsumsi bagi kamu yang sedang ingin melakukan pola hidup sehat.

Selain terbuat dari gandum utuh dengan kandungan serat tinggi, madu sebagai pemanis alami dan susu rendah lemak, Indofood Inti gandum tersedia dalam 2 varian rasa yang lezat, Honey Banana dan Chocolate. Yova nggak pernah lupa untuk membawanya kemana saja, agar rasa laparnya bisa terkontrol. Dengan begitu akan membuatnya lebih tenang dan sehat.

Tunggu apalagi, sediakan selalu di rumah atau bawa ke mana pun pergi seperti Yova. Ingin tahu cerita lengkap cara Yova move on dari gorengan? Yuk nonton Mini Clip Inti Gandum Episode 3 berikut ini!

(kpl/ayu)

Reporter:

Ayu Miranti



MORE STORIES




REKOMENDASI