Belajar Bahasa Asing Ketika Pandemi, Isi Waktu Luang Hingga Nambah Ilmu
Credit Freepik.com
Kapanlagi.com - Sepanjang tahun 2020 kita dipaksa untuk berada di rumah. Seluruh kegiatan di luar rumah semuanya dipindahkan ke dalam rumah. Dari kegiatan belajar-mengajar, bekerja, hingga liburan terpaksa kita lakukan di rumah. Secara perlahan, banyak tren baru yang bermunculan untuk menghibur diri kita selama berada di rumah.
Salah satunya adalah tren belajar bahasa asing. Tren yang satu ini digemari banyak orang berkat kemajuan teknologi yang ada. Kita yang tidak dapat liburan ke luar negeri, menjadikan belajar bahasa asing sebagai cara untuk menikmati negara lain. Berikut ini adalah alasan mengapa tren belajar bahasa asing ketika pandemi begitu populer:
1. Mengisi Waktu Luang
Advertisement
Berada di rumah membuat kita memiliki banyak waktu ruang. Kegiatan normal yang kini dilakukan secara online membuat kita bisa melakukan kegiatan lain. Belajar bahasa asing salah satunya.
Daripada rebahan dan bermain gawai, tren belajar bahasa asing mengajak kita untuk tetap mengasah otak kita agar terpakai secara maksimal. Dengan belajar bahasa asing, kemampuan otak kita kembali terasah dan waktu luang yang kita punya tidak digunakan sia-sia.
2. Melatih Otak
Tidak dapat dipungkiri selama berada di rumah ketika pandemi membuat kita bosan dan malas. Namun dengan berkembangnya teknologi, semua kini dapat dilakukan meski dengan bermalas-malasan. Apalagi dengan bantuan smartphone, kini kita bisa belajar bahasa asing dengan mudah.
Dengan belajar bahasa asing kita dapat melatih kemampuan mengingat dan menghafal otak. Hal tersebut menjauhkan kita dari penyakit Alzheimer dan Demensia. Karena otak kita yang selalu bekerja, dan dibantu oleh makanan yang sehat, maka belajar bahasa asing dapat melambatkan degenerasi sel otak.
3. Tabungan Masa Depan
Belajar bahasa asing dapat menjadi tabungan kita untuk menghadapi masa depan. Disaat yang lain membuang waktu, kita yang belajar bahasa asing ketika pandemi jadi mendapatkan ilmu baru yang sebelumnya susah kita dapatkan ketika keaadaan normal.
Menjadi seorang bilingual atau handal 2 bahasa adalah sebuah anugerah. Selain mendapatkan ilmu, menjadi bilingual juga menambah kesempatan kita untuk mendapatkan pekerjaan impian.
4. Memperluas Wawasan
Tren belajar bahasa asing membuat kita produktif ketika pandemi. Dengan menpelajari bahasa asing kita menjadi terbuka dengan budaya lain. Hal itu membuat kita dapat memahami perspektif yang berbeda dalam kehidupan.
5. Dapat Dilakukan Sendiri
Alasan mengapa tren ini sangat digemari adalah manfaatnya yang begitu banyak, namun cara untuk mendapatkannya sangatlah mudah. Kecanggihan teknologi memungkinkan kita untuk mengakses banyak ilmu yang sebelumnya tidak kita ketahui.
Ribuan aplikasi berbasis belajar bahasa asing tersebar di seluruh internet membuat kita tidak punya alasan untuk tidak belajar. Apalagi cara mengasahnya yang mudah, seperti menonton film asing tanpa subtitle ataupun berbicara dengan orang asing melalui aplikasi telefon online dengan orang asing membuat tren ini menjadi populer.
KLovers, sembari terus mengasah ilmu, perlu disadari bahwa perjuangan kita untuk bisa terhindar dari virus corona belum selesai. Pastikan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan ya. Rajin cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker. #IngatPesanIbu, stay safe!
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
(kpl/mag)
Advertisement
