Beli Rumah VS Ngontrak, Mana yang Paling Cocok buat Generasi Zaman Now?

Kamis, 26 Agustus 2021 08:00 Penulis: Jeffrey Winanda
Beli Rumah VS Ngontrak, Mana yang Paling Cocok buat Generasi Zaman Now?
(c) Shutterstock

Kapanlagi Plus - Masih muda sudah tinggal di rumah sendiri, pastinya jadi hal yang membanggakan dong. Apalagi tinggal di rumah sendiri artinya kamu bisa dengan bebas menata setiap sudut ruangan menjadi space yang mendukung kamu untuk berkarya sekaligus beristirahat. Tapi, dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini nggak bisa dipungkiri ikut mempengaruhi keputusan terhadap banyak hal. Salah satunya terkait urusan beli rumah sendiri yang sudah pasti membutuhkan dana yang nggak sedikit.

Pertanyaan paling besar mungkin mulai muncul di kepala generasi zaman now. Di tengah situasi pandemi seperti sekarang, mending beli rumah atau ngontrak aja sih yang jadi keputusan paling tepat? Secure Sales Head of PT Bank Danamon Indonesia Tbk., Wirawan, kasih pencerahannya buat kamu yang lagi galau lewat talkshow 650 Menit Beraksi dan Kolaborasi yang digelar dalam rangka HUT ke-65 Danamon. Simak insight-nya lebih dalam, yuk!

Beli Rumah VS Ngontrak Punya Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing

Dalam talkshow tersebut, sosok yang akrab disapa Pak Wirawan ini memberikan penjelasan tentang beda beli rumah dan sewa yang ternyata masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

“Kelebihan dengan memiliki rumah, menurut saya poin pertama adalah punya gengsi tersendiri. Kalau kita bisa beli rumah sesuai dengan kemampuan kita tentu pride-nya beda dibandingkan sewa. Rumah juga sebenarnya masih jadi instrument investasi yang menarik sampai saat ini bahkan bisa diwariskan untuk anak cucu,” jelasnya dalam talkshow tersebut.

Meskipun demikian, tetap ada kekurangan dari beli rumah sendiri. Pak Wirawan melanjutkan, tentunya budget yang disiapkan harus lebih besar. Seperti siapkan uang muka, siapkan biaya kreditnya. Setelah itu masih ada biaya perawatan lainnya, misalnya bayar PBB setiap tahun, lalu perlu dana khusus untuk renovasi rumah.

Ia pun kemudian membandingkan dengan keuntungan sewa rumah yang paling utama adalah budget lebih kecil dan bisa memilih lokasi yang diinginkan.

“Karena sewa, budgetnya memang lebih kecil dan kita bisa memilih lokasi misalnya yang dekat dengan tempat kerja atau menyesuaikan tempat tinggal orang tua. Tapi kita nggak pernah tahu kalau sewa ini bisa jadi tahun depan harganya dinaikkan. Yang paling repot adalah soal pindah-pindah. Kadang susah move on dari rumah lama karena barangnya banyak dan ribet pindahan,” lanjutnya kemudian.

Masih Relevan Nggak Sih Investasi Rumah di Masa Sekarang?

(c) Vidio(c) Vidio

Generasi zaman now sudah melek finansial, terutama soal investasi. Tapi, banyak pertanyaan juga nih apakah rumah masih jadi instrumen investasi yang tepat, apalagi di masa pandemi ini? Pak Wirawan justru membeberkan fakta menarik terkait hal yang satu ini, lho.

“Saya sering mengamati di wilayah tempat tinggal saya. Menariknya, sejak pandemidimulai, tingkat penjualan propertinya justru meningkat. Jadi bisa dibilang kalau properti masih jadi investasi yang menguntungkan sekarang ini,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan bahwa justru kondisi pandemi seperti sekarang ini adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah karena banyak relaksasi dan keringanan yang diberikan baik itu dari pemerintah, bank, developer, dan pihak terkait lainnya.

“Saya sudah berkecimpung dalam dunia KPR ini sejak 2002, jujur belum pernah saya mengalami bunga KPR serendah ini. Jadi bisa dibilang ini adalah peluang, BI dan OJK sendiri sudah melakukan pengetatan sejak 2013 karena khawatir Indonesia mengalami bubble property. Saat ini bisa dibilang aturan OJK yang paling longgar. Banyak relaksasi yang diberikan. Dan yang paling penting, dalam sejarah belum ada yang namanya insentif PPN ditanggung pemerintah yang sekarang diperpanjang hingga akhir tahun 2021. Jadi ini bonus dan waktu yang tepat untuk membeli rumah,” lanjut Pak Wirawan.

Jangan Dipikir Susah, Ada Banyak Cara Beli Rumah

Sering nih merasa ragu buat beli rumah sendiri, apalagi di kondisi yang serba tidak pasti seperti sekarang. Namun, Pak Wirawan menekankan supaya jangan berpikir kalau beli rumah itu susah.

“Ada banyak pilihan yang bikin langkah semakin mudah, developer juga menawarkan banyak gimmick menarik. Bahkan dari bank kami fully support pembiayaannya. Jadi, jangan pernah ragu yang penting mulai aja menabung dulu,” pungkas Pak Wirawan.

Yup, Bank Danamon memang memberikan dukungan lewat program KPR Danamon Lebih yang menawarkan banyak keuntungan menarik yang memudahkan kamu agar bisa membeli rumah sendiri.

Produk unggulan dari Danamon ini bisa dimanfaatkan untuk pembelian rumah atau apartemen, baik itu ready stock atau indent yang menggabungkan produk pinjaman dan tabungan. Jangka waktu pelunasan bisa lebih cepat, beban bunga ringan bahkan hingga 0%. Produk ini bisa diajukan kapan saja oleh nasabah yang punya tabungan khusus KPR Danamon Lebih. Temukan info selengkapnya dengan klik di sini.

(c) Danamon(c) Danamon

Apa saja sih keuntungan dari program yang satu ini? Kalau kamu ikutan KPR Danamon Lebih, 80% dari rata-rata saldo tabungan akan dihitung sebagai pengurang pokok pinjaman dalam perhitungan bunga KPR. Semakin besar saldo tabungan, semakin kecil juga beban bunga KPR bahkan bisa 0%! KPR bisa lunas dengan jangka waktu lebih cepat dan bebas bertransaksi menggunakan semua layanan Bank Danamon. Saldo tabungan juga tetap bisa dimanfaatkan dengan bebas oleh nasabah, jadi nggak diblokir oleh pihak bank.

Wah, menarik banget ya inspirasi yang diperoleh dari Talkshow 650 Menit Beraksi dan Kolaborasi dari Bank Danamon. Tonton ulang video selengkapnya dengan mengunjungi festivalkolaborasi.id atau langsung aja meluncur ke Youtube Bank Danamon!

(kpl/wri)

Reporter:

Wuri Anggarini



MORE STORIES




REKOMENDASI