Berhasil Menjadi Content Creator, Kartini Seorang Anak Tukang Becak Kini Punya Toko Baju Sendiri

Rabu, 09 November 2022 07:45 Penulis: Iwan Tantomi
Berhasil Menjadi Content Creator, Kartini Seorang Anak Tukang Becak Kini Punya Toko Baju Sendiri
Sumber: dokumentasi pribadi Kartini

Kapanlagi Plus - Kesuksesan kadang tak selalu harus menunggu tua, tapi juga bisa diraih di usia muda dengan kerja keras tentunya. Setidaknya, inilah yang dialami sendiri oleh Kartini. Siapa sangka seorang gadis berumur 20 tahun asal Banjarnegara, Jawa Tengah yang berasal dari keluarga sederhana tersebut, kini berhasil memiliki penghasilan sampingan yang besarannya puluhan kali lipat dari gaji utamanya.

Memutuskan untuk merantau di usia 19 tahun, Kartini awalnya mendapatkan pekerjaan sebagai buruh pabrik di Jakarta untuk meringankan beban orang tuanya. Kartini mengaku iba dengan ayahnya yang sudah berumur tetapi masih harus banting tulang sebagai tukang becak, dan ibunya yang bekerja sebagai penjahit. Namun, kesuksesannya di Jakarta tak langsung terjadi begitu saja. Ada perjuangan panjang yang harus dilaluinya. Seperti apa?

Diawali dengan Bekerja di Pabrik Perusahaan Kecantikan

Di ibu kota dengan lingkungan yang sangat asing baginya, Kartini bekerja di sebuah pabrik perusahaan kecantikan di Cikarang. Namun, tantangan tak henti-hentinya datang, mulai dari beban kerja yang berat hingga upah yang tidak cukup untuk membiayai kehidupannya di Jakarta dan keluarganya di Banjarnegara.

Akhirnya, Kartini mulai mencoba alternatif lain. Di sela-sela waktunya, ia menjual produk skincare demi menambah penghasilan. Namun, hasilnya masih belum juga memuaskan. Lantas, Kartini mencoba untuk daftar program Shopee Affiliates.

Dengan kata lain, Kartini tak hanya mengunggah konten atau video rekomendasi produk di media sosial. Ia juga menambahkan link produk agar audiens bisa langsung mengklik link dan membeli produk tersebut. Setiap ada pembelian yang dilakukan dari link tersebut, Kartini mendapatkan komisi.

Dapat Penghasilan Besar Usai Menjadi Content Creator

Pada bulan pertama menekuni profesi sebagai content creator, Kartini berhasil mendapatkan penghasilan yang setara dengan upah bulanan pekerjaan utamanya. Adapun kini penghasilannya mencapai sepuluh kali lipat dari upahnya sebagai pegawai pabrik kala itu.

Menjadi seorang affiliate memang awalnya menjadi pekerjaan sampingannya untuk bertahan di ibu kota. Ia mencari pekerjaan sampingan demi memenuhi kebutuhan hidup sekaligus meringankan beban keluarganya di Banjarnegara.
Namun, karena penghasilannya kini sudah lebih dari cukup untuk membiayai hidupnya dan keluarga, ia akhirnya memberanikan diri untuk meninggalkan pekerjaan utamanya dan menekuni diri sebagai Shopee affiliate.

Setiap komisi yang didapat membuat Kartini menjadi semakin semangat menjadi seorang affiliate. Ia bertekad untuk konsisten mengunggah konten minimal satu kali dalam seminggu.

Semakin Kreatif Menjadi Dalam Membuat Konten

Berkat ketekunannya itu, sekarang Kartini menjadi semakin kreatif dalam membuat konten. Berpadu dengan kecintaannya pada bidang fashion, akhirnya Kartini juga memutuskan untuk membuka toko baju di Shopee.

Awalnya, toko itu digunakan untuk menjual baju dan aksesori second miliknya dengan kondisi yang masih layak pakai atau bahkan tampak baru. Namun tidak lama setelahnya, Kartini menjual produk bajunya sendiri di Shopee. Bisnis tersebut ia bangun bersama sang ibu menggunakan modal dari komisi affiliate-nya.

“Di Shopee Affiliates Program, aku merasa menemukan passion-ku di bidang fashion. Akhirnya aku memutuskan untuk merintis bisnis sendiri yang fokus menjual produk pakaian serta aksesori dengan desain unik dan kekinian,” ucap Kartini.

Sumber: dokumentasi pribadi KartiniSumber: dokumentasi pribadi Kartini

Bukan itu saja, Kartini juga membawa bekal yang didapatkannya dari Shopee Affiliates Program untuk memasarkan produk-produknya. “Kemampuan membuat konten yang aku dapatkan sebagai Shopee affiliate juga benar-benar membantu aku untuk bisa memasarkan produk,” pungkasnya. Jika tertarik meraih kesuksesan seperti Kartini, jangan ragu untuk memulainya dari sekarang.

 

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI