Bisa Berbahaya! Ini 5 Dampak Buruk Bulu Kucing Bagi Kesehatan

Senin, 19 Oktober 2020 14:44 Penulis: Dita Tamara
Bisa Berbahaya! Ini 5 Dampak Buruk Bulu Kucing Bagi Kesehatan
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Kucing memang menjadi salah satu hewan peliharaan yang begitu menggemaskan. Tak heran jika banyak orang yang begitu mengidolakannya. Namun, kebanyakan orang yang memelihara kucing juga dihadapkan oleh permasalahan bulu yang rontok dan menempel dimana-mana. Selain itu, kalian juga harus mengetahui bahaya bulu kucing bagi manusia di balik bulu indahnya itu.

Ya, bulu kucing bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Jika kalian hobi memelihara kucing, hal tersebut juga harus diimbangi dengan tanggung jawab untuk memastikan kesehatan dan kebersihan kucing peliharaan. Tak hanya berdampak baik bagi kucing, hal tersebut juga sangat penting dilakukan untuk manusia yang hidup berdampingan dengannya.

Meskipun bulu kucing terlihat indah dan menggemaskan, namun kalian juga patut waspada lantaran bisa menimbulkan beberapa penyakit. Lalu, penyakit apa saja yang akan timbul karena bulu kucing? Oleh sebab itu, yuk langsung saja simak ulasan lengkap berikut ini.

1. Reaksi Alergi

Mempunyai peliharaan kucing tentunya membuat kalian suka bermain dan bermanja-manja dengan kucing secara terus menerus. Apalagi bulu kucing yang lembut seringkali membuat ingin terus mengelusnya. Namun sayangnya, kucing dapat berdampak buruk menyebabkan reaksi alergi. Beberapa reaksi alergi seperti mata gatal, bersin, pilek, dan peradangan pada sinus dapat terjadi. Reaksi alergi ini merupakan rinitis alergi yang tampak seperti gejala flu. Selain itu, bulu kucing juga dapat memicu serangan asma akibat reaksi alergi.

Sebenarnya reaksi alergi tidak disebabkan bulu kucing secara langsung. Melainkan serpihan kulit, air ludah, dan urin kucing. Nah, kebiasaan kucing menjilat bulunya pun akan memindahkan faktor alergi ke bulu kucing. Oleh sebab itu, mulai sekarang rajin menjaga kebersihan kucing dengan teratur memandikannya.

 

2. Kurap

Selanjutnya, penyakit yang bisa disebabkan oleh bulu kucing yaitu kurap. Kurap sendiri merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur pada rambut, kulit, hingga kuku. Kebanyakan, kucing yang memiliki infeksi kurap di tubuhnya dan melakukan kontak langsung dengan manusia, hal ini bisa menyebabkan manusia ikut terjangkit penyakit ini. Cara menularkan penyakit kurap ini hanya dengan membelai bulu kucing yang terinfeksi kurap.

Bagi kalian yang mempunyai kucing, harus rajin-rajin mengecek kebersihan kucing peliharaan supaya terhindar dari infeksi kurap atau dengan cara memberikan vaksinasi. Vaksinasi berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh yang akan menjaga hewan peliharaan saat berada di lingkungan luar supaya terhindar dari virus dan bakteri.

 

3. Cakar Kucing

Bagi pencinta kucing, mungkin bukan hal yang aneh lagi ketika tubuh dicakar kucing. Meskipun namanya cakar kucing, namun penyakit ini bukan satu-satunya sumber penyebaran penyakit ini. Sebab, manusia juga bisa tertular penyakit ini dari bakteri yang terdapat pada bulu kucing dengan perantara jilatan kucing.

Biasanya, setelah dicakar kucing akan muncul benjolan kecil. Nah, benjolan kecil tersebut diikuti dengan gejala mual, demam, muntah, menggigil, lelah, dan peradangan. Apabila seseorang mengalami gangguan daya tahan tubuh yang lemah, maka kondisi ini bisa menyebabkan masalah yang serius. Sebaliknya, jika kalian memiliki daya tahan tubuh yang lemah, maka hal ini tidak menyebabkan masalah serius.

 

4. Menularkan Kutu

Kucing seringkali menyimpan kutu di balik bulunya yang indah. Nah, kutu pada kucing bosa membahayakan manusia lho. Jika kutu ini menggigit manusia, maka dapat memberikan rasa gatal yang mengganggu. Pada beberapa orang bahkan bisa menyebabkan infeksi yang lebih parah, seperti penyakit zoonosis yang disebut cat scratch disease lantaran kutu kucing dapat membawa bakteri Bartonella henselae saat menggigit manusia.

 

5. Toksoplasma

Toksoplasma merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Parasait ini terdapat pada fases kucing. Apabila kucing menyentuh kotorannya sendiri, maka hal tersebut bisa menempel ditubuh kucing, termasuk pada bulunya. Kebiasaan mengelus kucing dan tanpa disadari kucing terinfeksi toksoplasma, maka dapat menularkan ke manusia. Oleh sebab itu, biasakan untuk selalu mencuci tangan sehabis mengelus kucing.

Itulah sederet dampak buruk bulu kucing bagi kesehatan. Oleh sebabnya, kalian harus memperhatikan kebersihan lingkungan dan memperhatikan kondisi kucing peliharaan. Selalu cukupi kebutuhan nutrisinya dengan Muezza yang bisa kamu dapatkan di sini.

Beli Muezza di Shopee 

Beli Muezza di Tokopedia 

Demi kesehatan kucing kesayangan, tunggu apalagi?

(kpl/dtm)

Editor:

Dita Tamara



MORE STORIES




REKOMENDASI