Bukan Sekadar Cerita Anak, Roald Dahl's The BFG Ajak Penonton Masuk Dunia Mimpi di Singapura

Bukan Sekadar Cerita Anak, Roald Dahl's The BFG Ajak Penonton Masuk Dunia Mimpi di Singapura Pertunjukan Roald Dahl's The BFG di Singapura. (Marc Brenner/Singapore Repertory Theater)

Kapanlagi.com - KLovers, pernah kebayang nggak gimana jadinya kalau dunia mimpi benar-benar “hidup” di atas panggung? Bukan cuma sekadar cerita sebelum tidur, tapi berubah jadi petualangan seru yang bikin kamu ikut hanyut di dalamnya. petualangan seru ini bisa KLovers saksikan lewat Roald Dahl's The BFG yang akan dipentaskan di Esplanade Theatre, Singapura, pada 22 April–2 Mei 2026. Adaptasi panggungnya menghadirkan kisah klasik karya Roald Dahl dalam format teater keluarga yang penuh warna dan magis.

Di sini, kamu bakal diajak masuk ke kisah yang hangat, imajinatif, dan penuh kejutan, tempat keberanian kecil ternyata bisa mengalahkan hal-hal besar. Dengan visual yang kreatif dan sentuhan humor khas cerita anak, pengalaman nontonnya terasa ringan tapi tetap berkesan.

Cocok banget buat jadi agenda seru bareng anak, sahabat, atau quality time sama keluarga. Jadi, siap masuk ke dunia mimpi yang beda dari biasanya, KLovers?

Kisah Persahabatan yang Hangat dan Penuh Imajinasi

Pertunjukan Roald Dahl's The BFG di Singapura. (instagram: thersc)

Diadaptasi dari novel karya Roald Dahl, The BFG Menghadirkan kisah yang sederhana tapi penuh makna. Ceritanya mengikuti Sophie, seorang anak yatim yang tanpa sengaja bertemu dengan Big Friendly Giant alias BFG, raksasa baik hati yang berbeda dari raksasa lainnya. Dari pertemuan tak terduga itu, petualangan seru pun dimulai.

BFG bukan raksasa biasa. Alih-alih menakutkan, ia justru menangkap dan membagikan mimpi indah kepada anak-anak. Hubungan antara Sophie dan BFG berkembang jadi persahabatan yang hangat, penuh kepercayaan, dan saling melindungi. Interaksi mereka terasa lucu sekaligus menyentuh.

Konflik muncul saat Sophie dan BFG harus menghadapi para raksasa jahat yang mengancam manusia. Di sinilah pesan keberanian terasa kuat. Sophie yang kecil justru punya tekad besar untuk melakukan hal benar, membuktikan bahwa ukuran tubuh bukan penentu keberanian.

Kisah ini ringan dan mudah diikuti, tapi tetap punya kedalaman emosi. Anak-anak bisa menikmati petualangannya, sementara orang dewasa bisa menangkap pesan tentang persahabatan, keberanian, dan pentingnya bermimpi. Nonton jadi terasa hangat dan penuh imajinasi.

Boneka Raksasa dan Visual Teater yang Bikin Cerita Terasa Hidup

Pertunjukan Roald Dahl's The BFG di Singapura. (instagram: thersc)

Salah satu daya tarik utama pertunjukan ini adalah penggunaan puppetry atau boneka raksasa yang bikin karakter BFG terasa benar-benar hidup di atas panggung. Skala tubuh raksasa divisualkan dengan kreatif, sehingga perbedaan ukuran antara Sophie dan BFG terlihat nyata dan meyakinkan.

Produksi ini merupakan kolaborasi internasional yang melibatkan Royal Shakespeare Company, sehingga kualitas artistiknya nggak perlu diragukan lagi. Detail set, kostum, hingga desain panggung digarap serius untuk menghadirkan dunia raksasa yang imajinatif.

Efek visual teatrikal dan permainan pencahayaan juga membantu membangun suasana dunia mimpi. Momen ketika mimpi-mimpi beterbangan atau saat adegan menegangkan berlangsung terasa magis dan memanjakan mata. Anak-anak pasti terpukau, orang dewasa pun ikut kagum.

Semua elemen visual ini dirancang bukan cuma untuk terlihat keren, tapi juga mendukung cerita. Hasilnya, penonton benar-benar diajak masuk ke dunia Sophie dan BFG, seolah-olah mimpi dan raksasa itu ada di depan mata.

Pertunjukan Teater Keluarga yang Seru Ditonton Bareng

Pertunjukan Roald Dahl's The BFG di Singapura.(Marc Brenner/Singapore Repertory Theater)

Roald Dahl’s The BFG dipentaskan di Esplanade Theatre, salah satu venue seni pertunjukan paling ikonik di Singapura. Dengan durasi sekitar 1 jam 50 menit lengkap dengan jeda antar babak, pertunjukan ini dirancang nyaman untuk anak-anak tanpa terasa terlalu panjang, tapi tetap memuaskan untuk penonton dewasa.

Jadwalnya pun cukup fleksibel, mulai dari pertunjukan sore hingga malam, termasuk sesi matinee di akhir pekan. Ini bikin acara nonton teater bisa sekalian jadi agenda liburan keluarga atau weekend getaway ke Singapura. Tinggal pilih waktu yang paling pas, lalu siap menikmati pengalaman teater kelas internasional.

Yang bikin spesial, ini bukan sekadar tontonan anak-anak biasa. Humor khas cerita karya Roald Dahl terasa cerdas dan menghibur, sementara pesan tentang keberanian, persahabatan, dan imajinasi tetap relevan untuk segala usia. Jadi orang tua pun bisa ikut menikmati ceritanya tanpa merasa hanya mengantar anak nonton.

Atmosfer teaternya juga mendukung pengalaman yang lebih intim dan hangat. Tawa anak-anak, momen haru, sampai adegan penuh imajinasi terasa menyatu dalam satu ruang. Secara keseluruhan, The BFG jadi pilihan pas buat quality time bareng keluarga, seru, penuh warna, dan meninggalkan kesan manis setelah tirai panggung ditutup.

Yuk ajak keluarga dan si kecil menikmati petualangan penuh imajinasi ini! Saksikan Roald Dahl’s The BFG di Singapura, rasakan serunya dunia mimpi yang hidup di atas panggung, dan ciptakan momen seru bareng orang tersayang.

Tidak perlu menunggu, ciptakan keseruanmu sekarang di Singapura #VisitSingapore #PassionMadePossible #WeDontWaitforFun

Penulis: Puji Khoirunnisa

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/pji)

Rekomendasi
Trending