Cara Menpora Bikin Pemuda Indonesia Melek Sosial, Ekonomi dan Politik

Rabu, 16 Mei 2018 15:42 Penulis: Iwan Tantomi
Cara Menpora Bikin Pemuda Indonesia Melek Sosial, Ekonomi dan Politik
© merdeka

Kapanlagi Plus - Hadirnya program Literasi Pengembangan Generasi Milenial yang diresmikan Menpora, Imam Nahrawi dinilai efektif membuat pemuda Indonesia lebih melek sosial, ekonomi juga politik. Hal ini menjadi sesuatu yang penting, lantaran pada usia produktif, para pemuda perlu ditanamkan jiwa yang kuat, karakter yang hebat, dan nilai-nilai yang luhur. Harapannya, kelak para pemuda bisa menjadi penerus kepemimpinan di level manapun.

Program Literasi Pengembangan Generasi Milenial sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Kemenpora dan PT Pegadaian (Persero) yang akan dilaksanakan di 16 titik di antaranya Jakarta, Tangerang, Palembang, Depok, Sumedang, Pekanbaru, Makassar, Semarang, Kudus, Aceh, Manado, Kediri, Surabaya, Pontianak, Madura, dan Bali.

Menpora pun mengungkapkan rasa terima kasih atas terealisasinya kolaborasi yang sangat bermanfaat tersebut.

"Terima kasih kepada Pak Sunarso dan seluruh jajaran dari Pegadaian. Kita semua diberi tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kepada kepemudaan kita. Maka sudah barang pasti tidak bisa sendiri, harus didukung semua pihak. Dan Pegadaian Persero menjadi yang pertama yang memberikan support kepada program kepemudaan ini," ungkap Menpora.

Lebih lanjut, Menpora juga meminta PT Pegadaian menjadi bapak asuh dari cabang olahraga untuk mendukung dan memfasilitasi. Selain itu, Menpora juga meminta agar Pegadaian dapat menjadi sponsor perhelatan Asian Games dan Asian Para Games Agustus mendatang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh mengatakan sejumlah agenda yang akan dilakukan dalam program ini meliputi pengembangan kewirausahaan pemuda, pengembangan kepramukaan, pemantapan organisasi kepemudaan, literasi keuangan bagi generasi muda milenial, literasi pemanfaatan media sosial dan inovasi serta diskusi milenial.

“Untuk memanfaatkan momentum Piala Dunia 2018, kegiatan Literasi Generasi Muda Milenial ini disertai dengan Nonton Bareng Piala Dunia 2018 yang melibatkan komunitas pemuda dari setiap titik yang ada. Sebelum nonton bareng, ada kegiatan pelatihan dan coaching bagi pemuda,” jelas Asrorun.

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI