Demam Berdarah Mewabah, Ini Tips Pencegahan yang Bisa Kamu Lakukan

Jum'at, 08 Februari 2019 15:16 Penulis: Editor KapanLagi.com
Demam Berdarah Mewabah, Ini Tips Pencegahan yang Bisa Kamu Lakukan
fimela.com

Kapanlagi Plus - Demam berdarah merupakan penyakit yang umumnya ditularkan nyamuk di berbagai negara tropis dan subtropis. Virus dibawa nyamuk ketika mereka menggigit orang yang terinfeksi sebelum kemudian menyebarkannya ketika mereka menggigit orang lain.

Gejala ringan yang didapat adalah demam, ruam, nyeri otot dan sendi. Infeksi dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius yaitu demam berdarah berat atau demam berdarah dengue (DBD) dengan gejala yang lebih parah seperti pendarahan di bawah kulit dan pembengkakan hati.

Meskipun para peneliti sedang mengerjakan vaksin untuk mencegah demam berdarah, cara terbaik untuk mencegah demam berdarah adalah melindungi diri kamu dari gigitan nyamuk. Berikut ini telah kami rangkum 5 tips pencegahan yang bisa kamu lakukan di rumah.

1.      Menanam Lavender atau Zodia

Lavender merupakan tumbuhan yang berasal dari wilayah selatan Laut Tengah sampai Afrika tropis dan termasuk jenis tanaman hias semak pendek. Lavender juga sering dijadikan bahan kuliner dan ekstrak minyak esensial untuk keperluan komersial.

Nah, sedangkan Zodia adalah tumbuhan jeruk-jerukan endemik Indonesia yang berasal dari Papua meskipun sekarang sudah mulai dibudidayakan di berbagai tempat. Zodia ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat asli Papua sebagai sebagai media untuk mengusir serangga dan nyamuk dengan cara dengan cara mengusapkan daunnya ke seluruh tubuh.

Harga tanaman hias ini juga cukup terjangkau. Lavender seharga Rp 25 ribu untuk ukuran sedang dan Rp 50 ribu untuk ukuran besar. Nah, sedangkan Zodia sedikit lebih mahal, yakni Rp 75 ribu untuk ukuran sedang. Dengan menempatkan tanaman hias tersebut di suatu tempat, nyamuk tidak akan mendekat. Selain itu, tanaman antinyamuk ini tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang terdapat di obat nyamuk pada umumnya.

2.      Membersihkan Rumah

Nyamuk pada umumnya senang bersarang di tempat yang kotor dan lembab. Oleh sebab itu, membersihkan rumah merupakan hal yang penting. Pertama, menguras bak mandi dan membuang genangan air yang tertampung di bak. Ini harus kamu lakukan minimal satu minggu sekali. Lalu, baskom, gelas kotor, vas bunga, ember, dan wadah lain yang dapat menampung air juga berpotensi menjadi tempat nyamuk bersarang.

Selain itu, kamu juga dapat menggunakan kasa nyamuk yang berguna untuk mencegah masuknya nyamuk dari luar rumah. Kamu bisa memasang kasa nyamuk ini pada pintu dan jendela.

3.      Tebarkan serbuk Larvasida

Untuk membunuh jentik atau larva nyamuk, membuang air di mana ia hidup sebenarnya cukup ampuh. Sayangnya, telur nyamuk yang menempel dalam wadah air tidak akan mati begini. Oleh karena itu diperlukan zat yang dapat digunakan untuk membunuh larva nyamuk yaitu larvasida.  Bubuk larvasida bisa ditaburkan di tempat-tempat yang sulit di kuras, seperti talang air dan selokan. Bubuk ini bisa mematikan jentik bahkan hingga telur nyamuk.

4.      Hindari menggantung atau menumpuk baju kotor terlalu lama

Baju kotor yang menumpuk juga bisa menjadi tempat favorit untuk dihinggapi nyamuk. Memang tumpukan baju kotor bukan tempat nyamuk berkembang biak, tetapi merupakan tempat favorit nyamuk hinggap. Hal ini dikarenakan nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Kalau kamu memang harus menyimpan kembali baju yang telah dipakai, letakkan baju pada tempat yang bersih dan tertutup.

5.      Gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu

Nah, kalau kamu hendak bepergian, jangan lupa gunakan lotion anti nyamuk terutama pada bagian tubuh yang terbuka dan tidak tertutup pakaian. Selain itu, kamu juga tetap harus melindungi diri dari gigitan nyamuk ketika sedang tidur karena nyamuk demam berdarah aktif pada malam hari hingga menjelang subuh. Selain menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur juga dapat membantu menghindari gigitan nyamuk dan mencegah demam berdarah.

Penulis: Ajeng Ardhia

(kpl/mag)



MORE STORIES




REKOMENDASI