Dibunuh Oleh Calon Suami, Wanita Ini Dikubur Pakai Gaun Pengantin
© merdeka.com
Kapanlagi.com - Hari pernikahan merupakan hari yang paling dinanti oleh pasangan kekasih. Sebab di hari itu, keduanya resmi menjadi pasangan sehidup semati. Namun hari bahagia yang ditunggu oleh Chatarina Wiedyawati tersebut tak kunjung datang. Padahal dirinya telah mempersiapkan segala hal terkait pernikahannya.
Bukan, bukan karena diputuskan oleh sang kekasih. Ironisnya, wanita berusia 30 tahun ini batal menikah pada bulan September nanti karena diduga dibunuh oleh sang calon suami. Tragis bukan?
Kisah Wiwit, panggilan akrab Catharina Wiedyawati, menarik perhatian banyak orang saat kasusnya tercium media satu bulan lalu. Mayat wanita asal Yogyakarta ini ditemukan di semak-semak kawasang Jalan Sukabangun, Sukarami, Palembang pada 11 Mei 2017 lalu.
Advertisement

Diketahui bahwa saat itu Wiwit hendak pulang ke Yogyakarta dari Palembang untuk melangsungkan foto pre-wedding bersama sang calon suami. Apa daya, Tuhan menghendaki hal lain. Wanita berambut panjang ini harus merelakan nyawanya direnggut oleh benda tumpul yang meretakkan tengkoraknya.
Jenazah Wiwit baru bisa diidentifikasi oleh keluarga beberapa hari berikutnya dan baru dipulangkan ke Yogyakarta untuk disemayamkan pada Kamis (18/05). Sang calon suami yakni Martinus Asworo diketahui menghilang tanpa jejak usai kejadian tewasnya Wiwit.
Anehnya, saldo tabungan Wiwit sejumlah Rp 6.5 juta juga lenyap seiring menghilangnya sang calon suami. "Kami nggak menyangka bahwa Mbak Wiwit akan bernasib seperti itu. Apalagi dugaan pelakunya adalah calon suaminya sendiri. Mbak Wiwit sudah berpacaran selama hampir dua tahun. Calon suaminya juga sudah dikenalkan keluarga pada Natal 2016," ujar Alvian, adik almarhum.

Alvian menceritakan bahwa dirinya telah menyiapkan segala keperluan pre-wedding sang kakak yang rencananya akan kembali ke Yogyakarta pada tanggal 7 Mei. Gaun, lensa kontak, buket bunga, dan balon telah dipersiapkan. Namun sang kakak tak kunjung tiba di Yogyakarta.
Berselang beberapa hari barulah diketahui bahwa sang kakak meninggal dunia dengan tragis. Walhasil, segala keperluan pre-wedding tersebut diikutsertakan dalam penguburan sang kakak.Â
Kuat dugaan bahwa pelaku pembunuhan Wiwit adalah sang calon suami sendiri. "Orang terakhir yang bersama Mbak Wiwit adalah calon suaminya yang bekerja sebagai tenaga fotokopi di salah satu sekolah swasta di Palembang. Karena saat itu, Mbak Wiwit dan calon suaminya sedang dalam perjalanan ke bandara dan akan terbang ke Yogyakarta," imbuh Alvian.

Dugaan ini semakin kuat saat polisi mendapatkan barang bukti rekaman CCTV di mess Martinus dan keterangan rekan sang calon kakak ipar. "Dari keterangan petugas saat saya di Palembang untuk menjemput jenazah Mbak Wiwit, ditemukan bercak darah pada handle remnya," ungkapnya.
Hingga saat ini keberadaan calon suami wanita malang tersebut belum dapat diketahui. Sementara Wiwit sendiri telah disemayamkan bersama pernak-pernik pernikahannya. Well, mari kita doakan agar jiwa Wiwit tenang di alam sana dan pembunuhnya mendapatkan ganjaran yang setimpal.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(mdk/agt)
Advertisement
