Fenomena Kutub Magnet Bumi Terbalik, Apa Dampaknya?

Fenomena Kutub Magnet Bumi Terbalik, Apa Dampaknya? © auroravillage.com

Kapanlagi.com - Bumi memiliki kutub geografis dan kutub magnet. Dua hal ini merupakan hal yang sangat berbeda. Kutub geografis Bumi ditandai dengan area yang tertutup oleh es yang sering dikenal sebagai Arktik dan Antartika. Sementara kutub magnet bumi merupakan medan magnet tak terlihat yang arahnya dapat berubah karena fenomena alam yang terjadi di Bumi.

Perubahan kutub magnet Bumi seringkali disalahartikan sebagai tanda-tanda kiamat. Hal ini wajar, sebab menurut pandangan orang awam perubahan kutub magnet akan berlangsung secara singkat dan dapat mengubah aktivitas yang terjadi di Bumi secara signifikan. Padahal sebetulnya tidak demikian.

Beda kutub magnet bumi dengan kutub geografis bumi © NASA

Menurut pandangan sains, perubahan kutub magnet bumi adalah hal yang wajar karena pernah terjadi kurang lebih 780.000 tahun yang lalu. Perubahan kutub magnet juga tidak berlangsung secara singkat namun memakan waktu ribuan tahun. Menurut NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat), perubahan kutub magnet ini sudah menjadi rutinitas Bumi setiap 200 ribu hingga 300 ribu tahun sekali.

"Perubahan kutub Bumi tidak terjadi pada waktu singkat butuh waktu ribuan tahun agar hal ini terjadi," ujar Rune Floberghagen, Manajer misi SWARM Amerika Serikat, "Namun hal ini sering terjadi di masa lalu." jelasnya dikutip dari scientificamerican.com.

Perubahan kutub magnet Bumi tidak berlangsung dengan singkat namun butuh ribuan tahun © livescience.com

Menurut peneliti NASA, medan magnet Bumi tidak konstan alias tetap. Hal ini mirip dengan prinsip magnetis pada magnet batang yang sering ditemui sehari-hari. Namun medan magnet Bumi ini diyakini timbul dari inti besi Bumi yang dikelilingi oleh cairan panas dan metal yang berada di dasar Bumi.

Medan magnet ini sendiri memang berfungsi sebagai perisai yang melindungi Bumi dari radiasi akibat ledakan besar bintang yang mati. Perubahan kutub medan magnet Bumi sendiri disebabkan oleh pergerakan inti besi cair yang terdapat di dasar Bumi yang senantiasa bergerak. Nah, sekarang sudah mengerti kan bahwa perubahan kutub Bumi bukan hal yang perlu dikhawatirkan berlebihan?

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/agt)

Rekomendasi
Trending