Logo Kota Indonesia di Era Kolonial, Sederhana Tapi Penuh Makna

Setiap kota pasti memiliki logo tertentu untuk melambangkan filosofi dan ciri khas kota masing-masing. Tahukah kamu bahwa logo masing-masing kota dan kabupaten yang tersebar di Indonesia ini telah mengalami perubahan? Sebelum menjadi seperti saat ini kebanyakan logo sebuah kota di era kolonial dibuat oleh desainer Eropa.

Oleh sebab itu, logo zaman dulu seringkali didominasi dengan gambar benteng. Benteng dulunya dianggap sebagai simbol Kota. Nah, mari intip arti logo kota lain yang bersumber dari 25 Jaren Decentralisatie in Nederlandsch-Indie 1905-1930 dan Semarang: Vereeniging voor Locale Belangen, 1930.

Rabu, 12 April 2017 15:18 Penulis: Agista Rully
Ditemui di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Titiek mengaku meletakkan prioritas pertama untuk negeri tercintanya.

Seperti yang telah diketahui, sebelum bernama DKI Jakarta dulunya Ibukota Indonesia bernama Batavia. Di dalam logo kota ini disematkan motto terkenal Gubernur Jenderal VOC yakni Dispereert Niet yang berarti jangan putus asa.


Hak Cipta: © berbagai sumber/agt
1/8



MOST POPULAR