Gagas Gerakan NU Women, Nahdlatul Ulama Pertegas Komitmen pada Isu Kekerasan Perempuan

Minggu, 21 Agustus 2022 07:08 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati
Gagas Gerakan NU Women, Nahdlatul Ulama Pertegas Komitmen pada Isu Kekerasan Perempuan
Nahdlatul Ulama menggagas gerakan NU Women (Credit: Istimewa)


Kapanlagi Plus - Menjelang satu abad Nahdlatul Ulama, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, membuka Program Workshop dan Penyusunan Kerangka Blueprint dan Roadmap Abad ke-2 Gerakan Perempuan NU (NU Women).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf dalam keterangannya media mengatakan, NU Women merupakan gerakan yang dibentuk secara khusus untuk merespon berbagai persoalan dan dinamika seputar isu-isu keperempuanan.

"Forum ini diinisiasi untuk membangun gerakan perempuan NU di dalam menyongsong fenomena perubahan-perubahan besar dalam konteks beragama dan untuk menemukan satu konstruksi yang tepat dalam perspektif Islam dan perspektif NU tentang bagaimana perempuan itu berperan dalam merespon isu-isu perempuan," kata Pria yang akrab disapa Gus Yahya tersebut kepada media di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, pada Sabtu (20/8).

1. Aktor Perubahan

Tidak hanya itu, NU Women menjadi aktor dalam gerakan perubahan seputar masalah perempuan yang semakin kompleks dan rumit. Semua ini dapat terjawab hanya dengan komitmen dan kerja sama yang solid.

"Di dalam semua isu itu, perempuan harus mengerti dimana posisi, peran fungsi di tengah dinamika masyarakat yang ada sehingga perempuan bisa menjadi aktor yang relevan di dalam membangun masa depan peradaban yang lebih baik," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Organizing Committee (OC) NU Women Hj Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid mengatakan, NU Women merupakan sebuah langkah progresif dalam menyikapi isu-isu perempuan. Selain itu, NU Women ini merupakan gerakan besar yang mempertemukan seluruh gerakan aktivis perempuan NU.

2. Tak Hanya Menggelar Workshop

Yenny Wahid kemudian menerangkan, NU Women tidak hanya sekedar membuat workshop untuk menyusun berbagai agenda ke depan. Lebih dari itu, NU Women akan konsep pada persoalan-persoalan seperti perubahan iklim hingga masalah kekerasan dalam rumah tangga.

"Nanti ada beberapa kegitan kunci. Salah satunya pelatihan ekonomi, perhatian tentang kesadaran tantangan perubahan iklim, lalu kemudian tantangan global, persoalan seperti kekerasan dalam rumah tangga, perlindungan terhadap perempuan dan anak dan lain sebagainya," kata Yenny Wahid.

(kpl/tdr)



MORE STORIES




REKOMENDASI