Gambaran Keindahan Jawa Barat Terangkum di Garut, Ini Buktinya

Gambaran Keindahan Jawa Barat Terangkum di Garut, Ini Buktinya ©Shutterstock

Kapanlagi.com - Indonesia punya sejuta pesona keindahan yang nggak terbantahkan. Bahkan ada banyak hidden gems yang seolah nggak ada habisnya untuk dijelajahi. Jawa Barat misalnya jadi salah satu daerah yang punya banyak potensi wisata dan jadi favorit sebagai destinasi liburan. Tahu nggak sih kalau rangkuman keindahan Jawa Barat bisa kamu temukan di Garut?

Hal ini juga diakui oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yang mengungkapkan jika Garut adalah destinasi yang sangat kaya.

“Siapa yang berani meragukan keindahan Garut. Ini destinasi yang luar biasa. Garut memiliki nature dan culture yang sangat luar biasa. Juga dilengkapi dengan wisata sejarah, ada juga wisata religi. Garut sangat besar potensinya,” tutur Menteri asal Banyuwangi itu.

Karena pesonanya ini, nggak heran jika Kementerian Pariwisata sangat mendukung berkembangnya sector pariwisata di Garut sebagai Lokomotif Ekonomi. Hal ini juga sesuai dengan Visi Jabar Juara.

“Gambaran keindahan Jawa Barat ini ada di Garut. Dari sisi destinasi, Garut punya destinasi unggulan Situ Bagendit. Situ ini mendapat dukungan oleh Pemprov Jabar senilai Rp 30 Milliar pada tahun 2019. Pemkab Garut juga mengusulkan kepada Kementerian PUPR pada tahun 2020 sebesar Rp 100 Milliar untuk Pengembangan Destinasi Wisata Situ Bagendit. Ini bukti keseriusan Pemerintah Daerah yang mendapat dukungan,” terangnya.

Komitmen Kemenpar untuk membangun daerah yang serius menggarap sektor pawisata disampaikan dalam kegiatan Sinergi Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat di Daerah Pariwisata yang berlangsung di Cibatu, Garut, Jawa Barat pada Jumat (26/4). Agenda ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Tidak hanya destinasi, geliat pariwisata Garut juga terlihat dari atraksi Gebyar Pesona Budaya Garut. Untuk kegiatan ini, Kemenpar telah memberikan dukungan saat Gebyar Pesona Budaya Garut ke-17 dilangsungkan pada 6 April 2019 lalu.

“Lihat saja deretan eventnya. Garut memiliki 123 event pada tahun 2019. Selain itu event Gebyar Pesona Budaya Garut masuk dalam Calendar of Event Nasional 2 tahun berturut-turut, 2018-2019. Kenapa event itu didukung, karena mampu dilaksanakan intensif dan berkelanjutan. Gebyar Pesona Budaya Garut telah diselenggarakan sebanyak 17 kali berturut-turut. Dan mampu menyerap banyak wisatawan,” paparnya.

Pada saat Gebyar Pesona Budaya Garut diluncurkan, ada juga Pemecahan Rekor Dunia RHR (Record Holder Republic) dengan memainkan Alat Musik Tradisional Celentung yang dimainkan oleh 206 Siswa (206 sesuai Hari Jadi Kab. Garut).
Garut juga kaya akan kuliner. Seperti Burayot yang dikenal sebagai makanan pembuka (appetizer), kemudian  Nasi Liwet Domba Garut sebagai makanan utama (main dish), ada juga Es Goyobod sebagai makanan penutup (dessert).

“Untuk memperkuat sektor pariwisata Garut, Kemenpar rencananya akan membangun Destinasi Digital tahun 2019. Untuk Garut, kita akan bangun 3 destinasi digital sekaligus. Ada Lembah Karomat Asstro di Nagrek, Pujasega di Tarogong, dan Villa Buleud juga di Tarogong,” paparnya.

Dalam agendanya, para menteri yang berkunjung ke Kabupaten Garut memiliki misi untuk mengetahui potensi wisata setempat. Khususnya, Situ Bagendit. Para menteri ini juga meninjau reaktivasi jalur kereta Cibatu-Garut dalam mendukung sektor perhubungan dan pariwisata di Jawa Barat, serta mengetahui pembangunan infrastruktur pendukung sekitar wilayah stasiun kereta dan lokasi wisata Jawa Barat, khususnya Garut.

Ada yang menarik dalam kegiatan Sinergi Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat di Daerah Pariwisata. Yaitu saat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mengajak Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BEKRAF Triawan Munaf dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertolak ke Stasiun Cibatu, Garut.

Di dalam Kereta yang dengan total peserta sekitar 200 orang, Menkeu Sri Mulyani, Menpar Arief Yahya, Menhub Budi Karya hingga Gubernur Jabar Ridwan Kamil melakukan diskusi dengan peserta kegiatan. Antara lain Debitur UMi, Pendamping (AO), Perwakilan Penyalur, Pengusaha KADIN, Pengusaha IWAPI, Perwakilan Akademisi, dan tamu undangan, terkait dengan akses Pembiayaan UMi dalam mendukung pengembangan industri pariwisata sebagai bagian upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(adv/wri)

Rekomendasi
Trending