Inggris vs Norwegia: Duel Dua Mesin Gol, Erling Haaland dan Harry Kane Berebut Tiket ke Semifinal

Harry Kane. (Richard Pelham/Getty Images/AFP)

Kapanlagi.com - Festival Bola Dunia 2026 akan menghadirkan salah satu laga paling menarik di babak perempat final saat Inggris berhadapan dengan Norwegia. Duel yang digelar di Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB itu diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama sedang berada dalam performa terbaiknya.

Inggris datang dengan status favorit berkat kedalaman skuad dan pengalaman di turnamen besar. Namun, Norwegia bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata setelah sukses menciptakan salah satu kejutan terbesar di turnamen ini dengan mengalahkan Brasil.

Norwegia Datang Membawa Mimpi Besar

Pemain Erling Haaland usai pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Brasil dan Norwegia di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Frank Franklin II)

Sementara itu, Norwegia memastikan tiket ke delapan besar usai menumbangkan Brasil dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut bukan hanya mengejutkan publik sepak bola dunia, tetapi juga mengantar tim berjuluk The Vikings mencatat sejarah dengan lolos ke perempat final Festival Bola Dunia untuk pertama kalinya.

Di balik laju impresif itu, ada sosok Erling Haaland yang tampil luar biasa. Penyerang Manchester City tersebut menjadi mesin gol Norwegia dengan koleksi tujuh gol dan kandidat peraih Sepatu Emas. Ia bersaing ketat dengan Kylian Mbappe dan Lionel Messi.

Tak hanya mengandalkan Haaland, Norwegia juga memiliki playmaker kreatif Martin Odegaard yang menjadi motor serangan. Umpan-umpan akurat kapten Arsenal itu kerap membuka ruang bagi Haaland maupun Alexander Sorloth untuk mengancam pertahanan lawan.

Secara keseluruhan, skuad asuhan Stale Solbakken tampil sangat produktif dengan mencetak 12 gol dalam lima pertandingan. Namun, mereka juga sudah kebobolan sembilan kali, menandakan lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah.

Menariknya, statistik tersebut mengingatkan pada Jerman Barat pada 1954, satu-satunya tim yang mampu mencapai semifinal setelah sama-sama mencetak dan kebobolan sedikitnya 10 gol sebelum akhirnya keluar sebagai juara.

Meski sedang percaya diri, Norwegia masih dibayangi catatan kurang baik. Mereka belum pernah mengalahkan sesama tim Eropa di putaran final Festival Bola Dunia dan gagal mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir melawan Inggris.

Tim Tiga Singa Andalan Pengalaman & Kedalaman Squad

Pemain Inggris Harry Kane bereaksi setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Meksiko dan Inggris di Mexico City, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Inggris lolos ke babak delapan besar setelah mengalahkan Meksiko 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis. Kemenangan tersebut diraih meski skuad asuhan Thomas Tuchel harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari suporter Meksiko yang memadati stadion, hingga kartu merah bek kanan, Jarell Quansah.

Salah satu pemain yang paling diwaspadai tentu Harry Kane. Sang kapten kembali menjadi andalan lini depan Inggris dan telah mengoleksi lima gol sepanjang turnamen. Ketajamannya dipadukan dengan kreativitas Jude Bellingham membuat lini serang The Three Lions semakin sulit dihentikan.

Selain Kane dan Bellingham, kecepatan Bukayo Saka di sisi sayap juga menjadi senjata utama Inggris dalam membangun serangan balik cepat. Terbukti pemuda 22 tahun sudah catatkan 3 assist untuk Timnas.

Menariknya, saat menghadapi Meksiko, Inggris hanya menguasai bola sekitar 33 persen, menjadi salah satu catatan penguasaan bola terendah mereka di ajang ini. Namun, efektivitas serangan balik justru menjadi pembeda dan membuktikan bahwa dominasi penguasaan bola bukan satu-satunya kunci kemenangan.

Modal tersebut membuat Inggris datang ke Miami dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka berhasil memenangi tiga pertandingan terakhir dengan selalu mencetak sedikitnya dua gol.

Meski begitu, sejarah memberi peringatan. Lima dari enam kegagalan terakhir Inggris di fase gugur turnamen dunia terjadi saat menghadapi sesama tim Eropa.

Inggris Siapkan Cara Redam Haaland, Norwegia Peringatkan Bahaya Pemain Lain

Selebrasi pemain Inggris saat melawan Meksiko di 16 besar Piala Dunia 2026 (AFP)

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengaku sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam ketajaman Erling Haaland. Menurutnya, penyerang Manchester City tersebut merupakan ancaman terbesar yang harus diantisipasi The Three Lions.

Tuchel menilai hampir mustahil menghadapi Norwegia tanpa memberikan perhatian ekstra kepada Haaland. Ia menyebut sang striker memiliki naluri mencetak gol yang luar biasa dan mampu menghukum lawan hanya dari satu kelengahan kecil.

"Mustahil untuk tidak memberikan perhatian khusus kepadanya," kata Tuchel, seperti dikutip The Guardian.

Pelatih asal Jerman itu menjelaskan bahwa Haaland memiliki kemampuan membaca ruang dan pergerakan yang sangat sulit dihentikan. Karena itu, para pemain bertahan Inggris dituntut mengambil keputusan dengan tepat di setiap situasi agar tidak memberi ruang bagi sang bomber.

"Dia memiliki kualitas yang luar biasa dalam setiap momen. Sebagai pemain bertahan, Anda harus membuat keputusan yang tepat. Dia hampir selalu muncul di tiang jauh, sehingga pertanyaannya adalah kapan waktu yang tepat untuk melakukan kontak dengannya," ujar Tuchel.

Pemain Norwegia Erling Haaland melakukan selebrasi setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Brasil dan Norwegia di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Pamela Smith)

Di kubu seberang, pelatih Norwegia, Stale Solbakken, justru meminta publik tidak menyederhanakan pertandingan ini sebagai duel antara Erling Haaland dan Harry Kane semata. Menurutnya, kedua tim sama-sama memiliki banyak pemain berkualitas yang berpotensi menjadi pembeda.

Solbakken memang mengakui bahwa Kane dan Haaland merupakan sosok paling menentukan bagi negaranya masing-masing. Namun, ia menegaskan hasil pertandingan tidak akan ditentukan oleh dua nama tersebut saja.

"Bukan rahasia lagi bahwa Kane adalah pemain yang paling sering menjadi penentu kemenangan bagi Inggris, sementara Erling adalah pemain penentu kemenangan utama bagi kami," ujar Solbakken.

Pelatih berusia 58 tahun itu juga mengingatkan Inggris agar tidak terlalu terpaku menjaga Haaland. Ia yakin Norwegia memiliki sejumlah pemain lain yang mampu memberikan ancaman jika perhatian lawan hanya tertuju kepada sang penyerang.

"Jika Anda menganggap itulah satu-satunya cerita dalam pertandingan ini, berarti Anda meremehkan pemain-pemain kami yang lain."

Meski begitu, Solbakken tidak menampik besarnya pengaruh Haaland dalam permainan Norwegia. Menurutnya, sang striker tetap membutuhkan dukungan rekan-rekannya untuk bisa tampil maksimal, tetapi perannya sebagai ujung tombak tetap sangat vital.

Kabar Skuad Jelang Kick-off dan Prediksi Pertandingan

Inggris kehilangan Jarell Quansah yang harus menjalani hukuman kartu merah. Gelandang senior Jordan Henderson juga dipastikan mengakhiri turnamen lebih cepat karena cedera pergelangan tangan yang mengharuskannya menjalani operasi. Meski demikian, Marc Guehi dan Declan Rice diperkirakan sudah cukup fit untuk tampil sejak menit pertama.

Di sisi lain, Norwegia mendapat kabar baik setelah bek kiri David Moller Wolfe pulih dari cedera ringan dan siap kembali memperkuat lini belakang.

Laga ini diprediksi menjadi duel menarik antara dua penyerang haus gol, Erling Haaland dan Harry Kane. Haaland menawarkan kekuatan fisik dan penyelesaian akhir yang mematikan, sementara Kane dikenal piawai membaca ruang sekaligus menjadi kreator serangan.

Jika Norwegia mampu memanfaatkan kecepatan transisi dan servis dari Odegaard, peluang menciptakan kejutan kembali terbuka. Namun, pengalaman Inggris di laga-laga besar bisa menjadi pembeda saat pertandingan memasuki momen-momen krusial.

Satu hal yang pasti, duel di Miami ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling seru di babak perempat final Festival Bola Dunia 2026.

(kpl/gil)

Rekomendasi

Trending