Gilang 'Bungkus' di-DO dari UNAIR, Kini Jadi Buronan Polisi

Jum'at, 07 Agustus 2020 12:43
Gilang 'Bungkus' di-DO dari UNAIR, Kini Jadi Buronan Polisi
Korban Gilang (credit: Istimewa)


Kapanlagi Plus - Buat yang rajin mantengin media sosial terutama Twitter, mungkin sudah tak asing dengan nama Gilang dan istilah 'bungkus'. Salah satu netizen, membuat utas di Twitter untuk menceritakan pengalamannya menjadi korban Gilang untuk dibungkus dengan kain jarik.

Awalnya Gilang berdalih ini semua untuk penelitiannya sebagai mahasiswa semester 10 di Universitas Airlangga. Setelah minta kenalan via DM yang berlanjut chat di WhatsApp, a meminta tolong korban membantunya melakukan penelitian untuk dibungkus dengan kain. Karena kasihan  dan Gilang juga suka emosi jika dilihat dari screenshot chat di WA, korban akhirnya bersedia membantu meski merasa tak nyaman saat tubuhnya dibungkus rapat dengan kain jarik. 

Setelah cerita tersebut, banyak korban pun bermunculan. Metodenya sama yaitu kenalan di DM hingga akhirnya 'dibungkus'. Korban yang awalnya tak tahu apa-apa akhirnya sadar kalau ini semua adalah fetish Gilang suka melihat tubuh pria tak berdaya kala dibungkus kain jarik.

1. Keputusan Pihak Universitas

Setelah namanya sempat viral dan jadi bulan-bulanan netizens, Dewan Komisi Etik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB Unair) menggelar sidang etik untuk membahas Gilang pada Senin (3/8/2020) lalu, seperti dilansir dari Tirto.id. Sidang tersebut dihadiri oleh dekan hingga keluarga Gilang.

Pertemuan membahas keputusan Rektor Mohammad Nasih untuk memecat Gilang dari kampus. Keputusan itu diambil dengan pertimbangan laporan komisi etik, laporan Tim Help Center, klarifikasi keluarga, dan juga nama baik serta citra kampus. Setelah ini Unair menyerahkan proses hukum lebih lanjut kepada pihak yang berwenang.

2. Gilang Menghilang

Keberadaan Gilang pun sekarang sedang dicari karena ia seakan menghilang tanpa jejak. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Trunoyudo Wisnu Andiko, juga mengaku belum menemukan keberadaan Gilang. Penyelidikan juga masih terus berjalan sembari menunggu laporan dari para korban.

"Dan juga koordinasi dengan Unair," kata Yudo. Bukan cuma itu, jika nanti ditemukan, Gilang juga rencananya akan mendapat pendamping psikologis.

Kita tunggu saja kabar selanjutnya!

(kpl/pit)



MORE STORIES




REKOMENDASI