Grab Resmi Decacorn, Ini Tips Startup Indonesia untuk Ikuti Jejaknya

Jum'at, 15 Maret 2019 08:00 Penulis: Wuri Anggarini
Grab Resmi Decacorn, Ini Tips Startup Indonesia untuk Ikuti Jejaknya
(c) Shutterstock

Kapanlagi Plus - Punya perusahaan dengan valuasi di atas USD 10 miliar, atau sekitar Rp. 140 triliun? Siapa yang nggak mau? Pastinya itu adalah impian bagi setiap pendiri startup. Memulai segalanya dari nol, lalu kemudian dihargai dengan nominal yang fantastis, yang mungkin nggak bakal habis buat beli nasi bungkus tujuh turunan, kecuali kamu turunan kedelapan.

Pengalaman ini sudah dirasakan oleh Grab. Layanan transportasi online ini berhasil mengubah dirinya dari unicorn menjadi sosok decacorn dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun. Artinya, pertumbuhan Grab begitu pesat. Nggak heran kalau banyak startup bermimpi menjadi seperti Grab.

Kamu termasuk “startup bro” yang mengidolakan Grab? Simak beberapa tips buat startup Indonesia yang pengen ikutin jejak Grab menjadi decacorn.

Punya Produk yang Beri Solusi Bagi Masyarakat Banyak

Contohnya sederhana saja, untuk menikmati coklat, kira-kira kamu pengen sekadar jajanan coklat atau yang punya rasa jempolan? Pasti pilihan kedua, kan? Begitu juga dengan persaingan di dunia bisnis digital. Ada banyak produk yang mirip, termasuk Grab, yang berfokus di bidang transportasi online. Tapi kenapa banyak yang lebih pilih Grab? Selain memiliki pasar yang lebih luas, Grab juga menjanjikan kemudahan bagi penggunanya. Mulai dari berbagai layanan jasa, seperti GrabTaxi, GrabCar, GrabBike, hingga GrabFresh dan pembayaran non-tunai OVO Cash. Semua bisa kamu gunakan dalam satu aplikasi.

Nah, kesederhanaan dan kemudahan seperti ini yang diinginkan pengguna. Nggak heran juga kalau Grab juga dijuluki sebagai everyday superapp karena menawarkan begitu banyak solusi dalam satu aplikasi.

‘Mengganggu' dan Tepat Guna

Setelah menemukan permasalahan dan solusi yang ditawarkan, mulailah berpikir tentang cara agar produk bikinanmu memberi kesan menggelitik bagi banyak pengguna. Salah satu kesuksesan Grab adalah menciptakan produk yang bikin orang penasaran. Karena muncul penasaran, lalu ada keinginan untuk mencoba. Nah, ketika dicoba, eh, ternyata banyak yang cocok. Aplikasimu juga bakal memiliki nilai lebih kalau dianggap bisa memberikan solusi yang nggak diberikan oleh produk-produk pesaing.

Mampu Menggaet Investor

Seperti Grab, untuk menjadi decacorn, kamu memerlukan banyak waktu dan tenaga yang dihabiskan untuk meyakinkan para investor agar menanamkan modal mereka pada perusahaanmu. Ada banyak pihak yang mendorong finansial Grab sehingga mampu menjadi decacorn dalam waktu kurang dari 10 tahun.

Lalu timbul pertanyaan, kenapa mereka begitu percaya pada Grab? Jawabannya adalah karena Grab mampu menjaga tingkat kepuasan pengguna. Sebuah startup akan memiliki basis pengguna setia ketika produk yang digunakan benar-benar memberikan solusi kepada mereka. Dari para pengguna tersebut, akhirnya muncul investor yang tertarik dengan performa bisnis kamu. Jadi, di mana pun level startup-mu, selalu ingat untuk mengedepankan kepuasan pelanggan. Selain itu, miliki juga rencana untuk meningkatkan basis pengguna ke skala yang lebih besar. Biar makin banyak investor yang nggak ragu menanamkan modal di bisnismu.

Tiga hal di atas bisa kamu jadikan pedoman dalam membesarkan sebuah startup. Jangan lupa landasi setiap usaha dengan semangat, kerja keras, serta keyakinan bahwa apa yang kamu impikan dan bawa dalam startup tersebut bisa terwujud di masa mendatang.

(kpl/xap)

Editor:

Wuri Anggarini



MORE STORIES




REKOMENDASI