Advertorial

Grand Launching, Meikarta Jual Hampir 100 Ribu Unit Apartemen

Grand Launching, Meikarta Jual Hampir 100 Ribu Unit Apartemen KapanLagi.com®/ Agus Aprianto

Kapanlagi.com - Bertepatan dengan momen ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah kota terpadu bernama Meikarta yang tengah dikembangkan oleh Lippo Group mengadakan grand launching. Animo masyarakat begitu besar menyambutnya, terbukti ratusan orang yang terdiri dari beragam lapisan masyarakat turut menghadiri acara pembukaannya tersebut.

Dalam waktu relatif cepat, hampir seratus ribu unit apartemen sudah dipesan. "Animo bisa lihat crowd kerumunan orang di bawah sampai saya nyari tempat duduk aja nggak bisa. Semoga apa yang kita inginkan tercapai," ungkap Ketut Budi Wijaya selaku president Meikarta saat jumpa media, Kamis sore (17/8).

Jopy Rusli selaku chief marketing officer Lippo Homes kemudian melanjutkan, "Yang dipesan hampir 100.000 unit, respon ini sangat mengembirakan. Promosi kita memang sesuai skala yang kita harapkan," katanya. Respon luar biasa ini disebut-sebut karena promosi gila-gilaan yang dilakukan oleh Meikarta. Namun Ketut merasa pernyataan itu kurang tepat.

"Istilah (promosi) jor-joran kurang tepat karena kita nggak ada saingan. Pasar properti lagi lesu, makanya kita meningkatkan demand, supaya trigger pasar properti kembali karena dropping terus. Perlu kita bangkitkan sisi advertising karena kita ingin menjadi kota mandiri, menampung pekerja di industri. Di sini kan daerah industri tapi tidak ada kota metropolitan yang men-support," urai dia.

Meikarta sendiri mengambil konsep city development, bukan real estate, karena ingin menjadi kota baru berskala internasional tepat di jantung perekonomian Indonesia. Selain memiliki nilai strategis juga ditunjang infrastruktur penting seperti pelabuhan, bandara internasional, Light Rail Transport (LRT), monorail, Elevated Hi-way, kereta ekspress serta jalur cepat menuju tol.

Seolah belum cukup, banyak sarana disediakan agar semakin ciamik. Seperti dihadirkannya rumah sakit, hotel, sekolah dari TK sampai perguruan tinggi, pusat perbelanjaan, Indonesian Silicon Valley, pusat riset industri, international exhibition centre, stadion serta central park untuk umum seluas 100 hektare dengan pemandangan danau yang menampung 300 m3 air.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/abs/dka)

Rekomendasi
Trending