Cara Membuat Eco Enzyme dari Sisa Buah dan Sayur, Punya Banyak Manfaat
(c) Ilustrasi Pexels
Kapanlagi.com -
Eco enzyme menjadi salah satu solusi praktis dalam mengolah sampah organik rumah tangga. Prosesnya tidak rumit dan bisa dilakukan dengan bahan sederhana yang mudah ditemukan sehari-hari.
Pembuatan eco enzyme mengikuti rumus perbandingan 1:3:10 yang menjadi dasar utama keberhasilan fermentasi. Perbandingan ini mencakup gula, sisa buah dan sayur, serta air dengan takaran tertentu.
Selain mudah dibuat, eco enzyme juga memiliki berbagai manfaat untuk kebutuhan rumah tangga hingga lingkungan. Mulai dari pembersih alami hingga membantu mengurangi limbah organik, penggunaannya semakin banyak diminati. Simak cara selengkapnya berikut ini.
Advertisement
1. Persiapan Bahan dan Wadah yang Tepat
Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan eco enzyme terdiri dari gula merah atau gula aren, sisa buah dan sayur, serta air bersih. Ketiga bahan ini menjadi elemen penting dalam proses fermentasi yang akan menghasilkan cairan bermanfaat.
Pemilihan wadah juga perlu diperhatikan agar proses berjalan aman dan optimal. Wadah sebaiknya berbahan plastik, bermulut lebar, dan tidak menggunakan kaca karena berisiko pecah serta tidak mudah menahan tekanan gas.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
2. Menentukan Takaran dengan Rumus 1:3:10
Rumus 1:3:10 menjadi panduan utama dalam menentukan komposisi bahan eco enzyme. Perbandingan ini berarti satu bagian gula, tiga bagian sisa buah dan sayur, serta sepuluh bagian air.
Sebagai contoh, jika menggunakan wadah berkapasitas 10 liter, maka diperlukan sekitar 600 gram gula, 6 liter air, dan 1800 gram sisa buah serta sayur. Takaran ini membantu menjaga keseimbangan proses fermentasi agar berjalan dengan baik.
3. Proses Pencampuran dan Fermentasi Awal
Langkah pertama dimulai dengan membersihkan wadah dari sisa sabun atau bahan kimia agar tidak mengganggu fermentasi. Setelah itu, isi wadah dengan air bersih sebanyak 60 persen dari total volume wadah.
Selanjutnya, masukkan gula sebanyak 10 persen dari berat air dan tambahkan potongan sisa buah serta sayur sebesar 30 persen dari berat air. Semua bahan kemudian diaduk hingga merata sebelum wadah ditutup rapat dan diberi label tanggal pembuatan serta panen.
4. Perawatan Selama Masa Fermentasi
Pada minggu pertama, wadah perlu dibuka secara berkala untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi. Hal ini penting untuk mencegah tekanan berlebih yang dapat merusak wadah.
Pengadukan dilakukan secara bertahap pada hari ke-7, hari ke-30, dan hari ke-90. Proses ini membantu memastikan bahan tercampur sempurna dan fermentasi berjalan optimal hingga siap digunakan.
5. Penyimpanan dan Manfaat Eco Enzyme
Eco enzyme sebaiknya disimpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Lokasi penyimpanan juga perlu dijauhkan dari sumber panas, bahan kimia, serta area seperti WC atau tempat sampah.
Manfaat eco enzyme sangat beragam, mulai dari pembersih alami, pengurai limbah, pupuk cair organik, hingga pengusir hama ramah lingkungan. Selain itu, penggunaannya juga membantu mengurangi sampah organik dan emisi karbon.
6. FAQ
Q: Apa itu eco enzyme?
A: Eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi dari gula, sisa buah atau sayur, dan air yang memiliki banyak manfaat.
Q: Berapa lama proses pembuatan eco enzyme?
A: Proses fermentasi eco enzyme berlangsung hingga 90 hari dengan beberapa tahap perawatan.
Q: Apa fungsi utama eco enzyme di rumah?
A: Eco enzyme dapat digunakan sebagai pembersih alami untuk lantai, dapur, kamar mandi, dan pakaian.
Q: Apakah eco enzyme bisa digunakan untuk tanaman?
A: Ya, eco enzyme dapat digunakan sebagai pupuk cair organik yang membantu menyuburkan tanah dan tanaman.
Q: Mengapa wadah eco enzyme tidak boleh dari kaca?
A: Wadah kaca berisiko pecah akibat tekanan gas selama proses fermentasi berlangsung.
Mau baca update terbaru lainnya? Yuk baca di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
Berita Foto
(kpl/sjn)
Advertisement
