Hadir di ATM Dubai 2019, Kemenpar Perkenalkan Minuman Khas Nusantara

Rabu, 01 Mei 2019 17:25 Penulis: Zaki Mursidan Baldan
Hadir di ATM Dubai 2019, Kemenpar Perkenalkan Minuman Khas Nusantara
(c) Kemenpar

Kapanlagi Plus - Nusantara dikenal memiliki kekayaan yang luar biasa. Hal ini membuat Kementerian Pariwisata (Kemenpar) merasa bangga saat memperkenalkan minuman khas Nusantara di event internasional, Arabian Travel Market (ATM) Dubai 2019. Mengambil tema Indonesian Exotic Drink, Kemenpar membawa beragam minuman dengan cita rasa khas dalam negeri.

ATM Dubai 2019 adalah pameran B to B dan B to C. Event ini digelar Minggu (28/4) hingga Rabu (1/5) di Dubai International Convention and Exhibition Center, Dubai, Uni Emirat Arab.

“Kami menyertakan Indonesian Excotic Drink. Isinya, minuman khas dan mencerminkan Indonesia sekali. Pembuatannya mengacu resep otentik dari para leluhur. Jadi ini adalah minuman asli dari Indonesia. Kehadirannya pada ATM Dubai 2019 menegaskan kekayaan Indonesia sebagai destinasi terbaik dunia,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya, Senin (29/4).

Indonesian Excotic Drink dikembangkan oleh Kebunkita Organic Farming Yogyakarta. Mereka merupakan spesialis minuman tradisional. Varian minuman yang dimiliki sekitar 20 produk. Seperti Wedang Seroja, Secang, Sinom, dan Lanang. Ada juga Wedang Black Octopus Roselle Syrup, Pokak, hingga Jaritan Uwuh.

“Indonesia memiliki banyak resep minuman tradisional. Dan, generasi saat ini masih bisa menikmatinya secara otentik. Minuman ini sangat nikmat cita rasanya. Lebih menarik, bahan bakunya dikembangkan secara organik. Indonesian Excotic Drink sudah diserbu oleh pengunjung sejak opening kemarin,” jelas Nia lagi.

Ada banyak minuman Nusantara yang direstorasi oleh Kebunkita. Sebarannya mulai dari Pulau Jawa, Madura, Bali, hingga Sulawesi. Kota acuannya antara lain, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Wonosobo, Surabaya, hingga Manado. Indonesian Excotic Drink memakai bahan baku yang ditanam sendiri. Lalu, pengelolaannya dikembangkan secara organik.

Berbekal kekayaan hayati bumi Nusantara, Indonesian Excotic Drink mengandalkan rempah. Sebut saja, Cengkeh, Pala, Kulit Manggis, Star Anise (Pekak), Majakani, Saga, Rosella, juga Kelabet (Penuglik).

“Indonesian Excotic Drink menjadi salah varian yang dinikmati wisatawan bila berkunjung ke Indonesia. Jadi melalui ATM Dubai 2019 ini, silahkan atur perjalanan dan liburan menuju Indonesia,” tegasnya lagi.

Menjadi inspirasi, Kebunkita pun berbagi cerita beberapa komposisi penyusun minuman tradisionalnya. Wedang Seroja misalnya. Minuman ini dibangun dari komposisi Sereh, Jahe Merah, Akar Alang-Alang, Gula Batu, dan Reverses Osmosis Water. Bahan baku serupa berlaku bagi Wedang Jaritan, tapi ditambah Pandan sehingga semakin khas dan harum.

Untuk Wedang Secang, komposisi bahan bakunya sedikit berbeda. Sebab, ada Kayu Secang, Jahe Merah, Sereh, Cengkeh, Kapulaga, Daun dan Kayu Manis, hingga Akar Alang-Alang. Dicampurkan juga Daun Cengkeh, Gula, dan Air. Wedang Lanang memiliki komposisi lebih spesifik. Bahan bakunya di antaranya, Purwoceng, Ginger, Cengkeh, juga Long Pepper.

“Indonesia kaya akan rempah terbaik. Indonesian Excotic Drink juga menjadi sajian terbaik wisata halal yang dikembangkan Indonesia. Yang jelas, semuanya tersertifikasi dengan baik. Dunia bahkan sudah mengakui kalau Indonesia destinasi wisata halal nomor 1. Posisinya akan terus menguat ke depannya. Menjalani awal Ramadan di Indonesia tentu akan menjadi experience terbaik,” kata Nia lagi.

Minuman tradisional ini sudah menjelajahi 3 benua. Ada Benua Asia, Eropa, dan Afrika. Untuk komposisi Asia di antaranya Singapura, Malaysia, Thailand, juga kawasan Timur Tengah. Negara di Afrika yang pernah disinggahi seperti, Tunisia, Maroko, dan Aljazair. Koneksi Eropa terdiri dari Inggris dan Jerman.

“Popularitas Indonesian Excotic Drink mendunia. Minuman ini selalu memberi kesan positif dari setiap persinggahannya di sebuah negara. Kami merekomendasikan Indonesian Excotic Drink sebagai oleh-oleh terbaik bila berkunjung ke Indonesia. Kami tunggu publik ATM Dubai 2019 di Indonesia,” ujar Nia.

Mengembangkan konsep industri, Kebunkita membanderol produk minumannya Rp 50 ribu per botol. Menariknya, 50% dari hasil penjualan produk ini disisihkan untuk pemberdayaan kaum wanita. Bentuk yang ditawarkan beragam, seperti workshop. Tema workshop pun ditentukan menurut potensi daerah. Daerah yang pernah disambangi diantaranya, Lembata, Sumba, Magelang, juga Purworejo.

“Indonesian Excotic Drink bentuk kekayaan Indonesia sebagai destinasi dunia. Minuman tersebut bisa dinikmati oleh berbagai latar belakang. Momentumnya tepat. Indonesia ada di ATM Dubai 2019 dan sebentar lagi Ramadan. Kami mengundang publik Dubai dan Timur Tengah untuk menikmati suasana Ramadan di Indonesia. Sebab, suasananya sangat khas,” tutup Menteri Pariwisata Arief Yahya.

(kpl/zki)



MORE STORIES




REKOMENDASI