Hadir di Trisakti School of Multimedia, Liputan6 Connect Singgung Soal Pentingnya Visual Storytelling

Hadir di Trisakti School of Multimedia, Liputan6 Connect Singgung Soal Pentingnya Visual Storytelling
Liputan6.com © Liputan6.com

Kapanlagi.com - Liputan6.com kembali menghadirkan program Liputan6.com Connect sebagai ruang belajar interaktif yang mempertemukan mahasiswa dengan para praktisi industri media digital.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 3 Kampus Trisakti School of Multimedia, Jakarta Timur, pada Kamis (2/4) dengan mengusung tema The Power of Visual Storytelling in Digital Journalism.

Melalui tema tersebut, peserta diajak memahami bagaimana kekuatan visual dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi secara efektif, menarik, dan relevan di tengah lanskap media digital yang terus berkembang.

1. Mobile Journalism

Pada sesi pertama, Teddy Tri Setio Berty selaku jurnalis Liputan6.com memperkenalkan konsep mobile journalism (MoJo) sebagai pendekatan produksi konten yang mengandalkan perangkat sederhana seperti smartphone.

Ia menjelaskan bahwa perubahan lanskap jurnalisme menuntut media untuk mampu memproduksi dan mendistribusikan informasi dengan cepat, tanpa harus bergantung pada peralatan mahal.

Menurutnya, kualitas konten lebih ditentukan oleh kemampuan memaksimalkan alat yang tersedia, mulai dari penggunaan smartphone, variasi teknik pengambilan gambar, hingga penyusunan alur cerita.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

2. Visual Storytelling

Liputan6.com © Liputan6.com

Mahasiswa juga diajak memahami alur kerja MoJo yang mencakup proses pencarian ide, pengambilan gambar, editing langsung melalui perangkat mobile, hingga publikasi di berbagai platform digital.

Sesi kedua dipandu oleh Program Director KapanLagi Youniverse, Roky Marcelino, yang membahas pentingnya visual storytelling dalam penyampaian informasi di era digital.

Materi ini menyoroti bagaimana visual mampu menarik perhatian audiens di tengah derasnya arus konten, sekaligus menyederhanakan informasi kompleks agar lebih mudah dipahami.

3. Bangun Emosi

Selain itu, visual juga berperan dalam membangun emosi dan keterlibatan audiens, sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih kuat dan berkesan. Dalam sesi ini, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai peran dalam produksi konten multimedia, seperti content producer, videographer, video editor, hingga social media strategist.

Mereka juga diajak memahami keterampilan yang dibutuhkan, antara lain kemampuan storytelling, penguasaan teknologi digital, komunikasi, serta pemahaman etika media di tengah tantangan seperti perkembangan AI, misinformasi, dan perubahan perilaku audiens.

4. Ruang Dialog

Ketua Trisakti Multimedia (TMM), Budi Suyanto, S.Sn., M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi.

Ia berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Selain itu, ia juga mendorong mahasiswa agar aktif menyerap ilmu dari pengalaman serta insight yang dibagikan oleh para pembicara.

Tidak hanya sesi pemaparan, acara ini juga membuka ruang dialog interaktif antara peserta dan narasumber. Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta yang hadir mendapatkan e-certificate atas partisipasi mereka.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending