Highlight #SerunyaBelajar Ada di Tiktok 'Networking Party': Gali Ilmu dan Diskusi Bareng Key Speakers Ternama

Senin, 11 Juli 2022 15:02 Penulis: Jeffrey Winanda
Highlight #SerunyaBelajar Ada di Tiktok 'Networking Party': Gali Ilmu dan Diskusi Bareng Key Speakers Ternama
(c) tiktokofficialindonesia

Kapanlagi Plus - Weekend kemarin terasa lebih seru dan inspiratif karena ada puncak kampanye #SerunyaBelajar Ada di TikTok lewat ‘Networking Party' yang berlangsung pada 9-10 Juli 2022 lalu. Dalam event yang digelar secara hybrid ini, yaitu di M Bloc Space dan live di TikTok LIVE @tiktokofficialindonesia, TikTok menghadirkan sebuah ‘networking party' yang bisa menjadi ajang untuk sharing, menggali ilmu, sekaligus menciptakan network dengan content creator lain.

Menariknya lagi, puncak acara selama 2 hari tersebut menghadirkan para TikTok Master Educator dan TikTok Edu Creator yang pastinya dikenal expert di bidang masing-masing. Yuk, intip kembali highlight dan ilmu yang dibagikan di sana!

Berbagai Kemeriahan di Networking Party Hari Pertama

TikTok membuka sesi ‘Networking Party' di hari pertama dengan menghadirkan sederet key speakers inspiratif yang membahas tentang pengembangan diri, cara membangun bisnis, hingga tips karier. Siapa saja mereka?

Rachel Amanda

(c) tiktokofficialindonesia(c) tiktokofficialindonesia

Dikenal sebagai seorang aktris dengan bakat akting luar biasa, Rachel Amanda yang memiliki latar belakang psikologi membagikan sebuah tema menarik buat para peserta ‘Networking Party'. Ia membahas tentang Menjadi Kreatif dengan Merangkul Sisi Rapuh. Kelas yang satu ini berusaha mengubah mindset para peserta bahwa menjadi rapuh bukanlah sebuah kelemahan, melainkan bisa menjadi kekuatan tersendiri.

“Vulnerability atau sesuatu yang kita anggap rapuh ternyata bisa jadi kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain. Banyak sosok yang sudah berkarya dengan berani mengekspos sisi rapuh mereka. Misalnya saja Adele dan Taylor Swift yang karya-karyanya merupakan ekspresi dari vulnerability,” jelasnya.

Namun, Amanda juga menegaskan bahwa vulnerability bukan sesuatu yang overexposure. Penting untuk membedakan mana yang berusaha menunjukkan sisi rapuhnya untuk berbagi dengan orang lain dan mana yang ingin mencari perhatian dengan sengaja menunjukkan kerapuhannya.

Tjokro W. (Pak Win)

(c) tiktokofficialindonesia(c) tiktokofficialindonesia

Penikmat konten edukasi di TikTok pastinya sudah nggak asing lagi dengan sosok yang satu ini. Tjokro W. atau yang dikenal dengan sapaan Pak Win juga ikutan membagikan konten seputar cara memulai bisnis.

Dalam sesi tersebut, Pak Win menjelaskan salah satu aspek penting saat ingin membangun usaha adalah mencari peluang bisnis yang tepat. Menurutnya, peluang bisa ditemukan dari problem sehari-hari dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Menggali lebih dalam tentang membangun bisnis, Pak Win juga mengungkapkan kalau pemilihan partner yang tepat juga penting untuk keberlangsungan sebuah usaha. “Banyak yang memilih partner karena teman dekat, asumsinya pas jalanin bisnis pasti oke. Ternyata nggak begitu. Banyak faktor yang awalnya nggak kelihatan bisa jadi masalah, mulai dari pembagian hasil, merasa kerjaan kita lebih banyak, ide yang nggak pernah dipakai, akhirnya cekcok. Putus partner itu lebih merepotkan daripada saat membangun usaha di awal, lho,” jelasnya.

Vina Muliana

(c) tiktokofficialindonesia(c) tiktokofficialindonesia

Dikenal sebagai TikTok Edu Creator yang fokus pada masalah karier, Vina Muliana membagikan banyak insight baru lewat kelas inspiratifnya dalam ‘Networking Party'. Membawakan tema Mempersiapkan Karier dengan Cerdas, ia pun membagikan serangkaian tipsnya untuk anak muda.

“Jadi ada yang namanya career planning essentials. Yang pertama adalah clarity atau kemampuan memahami apa yang ingin dilakukan di masa depan. Lalu ada competitiveness atau usaha meningkatkan kompetisi agar bisa terpilih dari ribuan pelamar. Terakhir adalah connection, bagaimana caranya bisa memiliki hubungan dengan banyak orang, bukan hanya jumlahnya banyak tapi juga dari sisi kualitas,” ungkap Vina.

Wawancara menjadi salah satu hal yang paling menentukan saat melalui tahapan seleksi di sebuah perusahaan atau lembaga. Vina menjelaskan tentang rumus 3P yang harus dipahami oleh para pencari kerja, yaitu Prepare, Presence, dan Practice.

“Prepare dengan riset mendalam tentang diri sendiri, kira-kira minatnya di mana, seberapa jauh kebutuhan hidup karena akan berpengaruh pada gaji. Kenali juga perusahaan yang akan dilamar. Setelah itu, Presence adalah bagaimana kalian bisa berpenampilan baik. Practice, latihan terus menjawab pertanyaan wawancara kerja,” jelasnya.

Anton Ismael

(c) tiktokofficialindonesia(c) tiktokofficialindonesia

25 tahun berkarier dalam bidang fotografi membuat nama Anton Ismael nggak perlu dipertanyakan lagi. Kreativitas menjadi modal utama yang membuatnya mampu bertahan dalam industri. Ia pun berbagi dalam ‘Networking Party' dengan tema Meraih Masa Depan di Industri Kreatif.

Banyak cerita yang dibagikan kepada audiens, termasuk ketika pertama kali memutuskan menjadi fotografer independent. Saat itu, ia mendapatkan sebuah pertanyaan dari atasannya ketika meminta izin untuk resign, “Beri saya 1 alasan kenapa orang harus menggunakan jasa fotografimu?”.

Butuh waktu lama untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, hingga akhirnya Anton bisa membuat sebuah kesimpulan yang membuatnya bisa bertahan di dunia fotografi. “Mulailah journey apa yang disukai oleh banyak orang. Akhirnya kita mencari sebuah persetujuan bersama, bagaimana kita surfing the wave yang namanya trend,” jelasnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa originalitas sebenarnya tidak ada, karena apa yang membentuk kita adalah siapa yang menginspirasi kita. “Jadi kesimpulannya adalah nggak perlu khawatir membuat karya, yang penting adalah bagaimana kita bisa membuat cerita-cerita yang dekat dengan dirimu untuk disebarkan kepada orang lain,” jelasnya.

Kupas Tuntas Industri Kreatif Digital di Hari Kedua

Nggak kalah seru, hari kedua dari 'Networking Party' juga menghadirkan key speakers jempolan yang mengupas tuntas industri kreatif digital. Siapa saja sih?

Merry Riana

(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan

Sebagai creativepreneur papan atas Tanah Air, Merry Riana sudah dikenal masyarakat sebagai sosok inspiratif dan positif dalam segala aspek. Pada 'Networking Party' ini Merry Riana membahas topik menarik tentang berbahagia dengan kreativitas yang tepat untuk dunia.

Dalam obrolan ini, Merry Riana membahas tiga mindset penting yang wajib dimiliki oleh para kreator. Hal ini penting sebab menurutnya sekarang adalah era yang tepat untuk mengeksplorasi dunia dalam genggaman.

"Kita ada di masa yang sebenarnya beruntung banget karena kita bisa melihat dunia tanpa harus kemana-mana," ujar Merry Riana.

Merry Riana kemudian melanjutkan dengan membagikan tiga mindset penting yang wajib dimiliki oleh seorang kreator konten di TikTok. Mindset yang pertama adalah clarity. Clarity adalah kejelasan dalam menentukan pilihan. Ditengah banyak pilihan terkait konten, maka kreator tentunya harus memantapkan pilihan terhadap opsi yang dipilih.

Mindset kedua adalah courage alias keberanian. Bagi Merry Riana, keberanian bukan berarti nggak punya rasa takut, melainkan tetap mampu take action meski punya rasa takut. Kemudian mindset terakhir yang wajib dimiliki adalah consistency. Para kreator idealnya berhenti memikirkan sesuatu yang ditakutkan dan lebih baik langsung create something saja.

Urrofi

(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan

Bagi penikmat konten bertema audio visual di TikTok, nama Urrofi tentunya sudah sangat familiar. Kreator yang kondang berkat konten #TheQuiet ini juga membagikan beberapa hal terkait industri kreatif digital di Tanah Air.

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah rasa insecure yang kerap dialami kreator pemula. Sebagai seorang pemuda, dirinya juga sempat mengalami problematika tersebut. Namun akhirnya dirinya mengatakan jika kualitas dari konten bisa diciptakan lewat konsistensi.

"Problem utama kreator adalah pada kualitas konten dan ini bikin mereka insecure. Tapi mereka lupa jika kita sebagai kreator akan bisa mendapatkan kualitas jika kita spend quantity disitu. Jadi, kesimpulannya adalah quantity build quality," kata Urrofi.

Nah sekarang sudah tahu kan jika konten juga bagian dari investasi untuk menghasilkan karya yang otentik dan berkualitas?

Erika Richardo

(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan

Melalui konten lukisan artistik dan kontemplatif miliknya, Erika Richardo menjadi idola di TikTok yang bisa dibuktikan lewat jumlah pengikut dan likes-nya yang mencapai jutaan. Erika Richardo yang merupakan seniman sekaligus mahasiswa pun mengatakan jika sisi otentik dari konten yang diciptakan muncul dari wujud ekspresi atas perasaan diri.

"Sejauh ini aku bikin konten yang memang mengekspresikan diri melalui lukisan. Hal ini bikin aku bisa berkarya secara baik dan otentik," ujar Erika Richardo.

Nggak ketinggalan, Erika Richardo bagi-bagi tips yang bisa dilakukan kreator agar konten yang diunggah ke TikTok bisa menjadi terkenal. Tips tersebut adalah memiliki gaya khas, punya personality bagus, dan percaya diri dalam menampilkan figur atau wajah.

Garin Nugroho

(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan(c) KapanLagi/Muhammad Fachri Darmawan

Salah satu sosok senior di dunia film Indonesia yaitu Garin Nugroho juga ikut ambil bagian dalam 'Networking Party' hari kedua di #SerunyaBelajar Ada di TikTok ini. Sebagai sutradara film sejak era 1980-an tentunya banyak sekali insight yang dihasilkan Garin dalam memproduksi karya audio visual. Baginya, menciptakan sebuah karya audio visual yang otentik memerlukan eksplorasi yang sangat luas dari banyak aspek, mulai dari naskah, gambar, riset, dan masih banyak lagi.

"Ruang untuk berkarya ini sangat luas dan nggak ada jalan buntu. Jadi silakan eksplorasi sebanyak-banyaknya hingga kamu menemukan kenyamanannya," ujar Garin Nugroho.

'Networking Party' #SerunyaBelajar Ada di TikTok yang berlangsung sejak 27 Juni hingga 10 Juli 2022 menjadi bukti jika belajar bisa dilakukan secara menyenangkan. Para pengunjung juga memenangkan hadiah senilai ratusan juta rupiah lewat Hashtag TikTok Challenge yang ditujukan bagi pengguna TikTok di atas 18 tahun. Meski digelar di M Bloc Space, para penonton yang nggak bisa hadir secara langsung tetap bisa menyaksikannya langsung di TikTok LIVE @tiktokofficialindonesia.

Temukan semua informasi tentang 'Networking Party' dengan cara search #SerunyaBelajar di aplikasi TikTok atau dengan cara klik di sini.

(kpl/wri/jef)

Reporter:

Jeffrey Winanda



MORE STORIES




REKOMENDASI