Intip Profil Juara CBR250RR Virtual Modification Challenge!

Intip Profil Juara CBR250RR Virtual Modification Challenge! Pemenang CBR250RR Virtual Modification Challenge

Kapanlagi.com - Generasi milenial menjadi kelompok orang yang paling banyak tertarik dengan industri kreatif. Demi menjadi yang terbaik, kaum milenial banyak memanfaatkan kreativitas dan terus mengasah bakatnya, seperti di bidang desain dan modifikasi otomotif. Hal inilah yang dibuktikan oleh para pemenang kompetisi bergengsi CBR250RR Virtual Modification Challenge usai menyingkirkan nyaris 4.000 submission desain virtual keren.

Sebagaimana kompetisi, tentu dari semua peserta yang berpartisipasi perlu diseleksi. Dari ribuan submission yang masuk, hanya terpilih tiga desain terbaik versi juri. Mereka yang berhasil menunjukkan bakatnya dibidang desain grafis adalah Muhaimin Firdaus, Suryanto Redy Busono, dan Hans Tedjakusuma.

Menariknya, sebagai juara pertama Muhaimin Firdaus tak pernah menyangka saat namanya disebut di atas panggung bergengsi CBR250RR Virtual Modification Challenge. Muhaimin adalah peserta asal Jakarta yang berusia 22 tahun, tetapi dia berhasil menyingkirkan ribuan submission dari seluruh Indonesia dengan tema desain Fury Dragon.

Pria lulusan Universitas Budi Luhur Jakarta yang kini bekerja di salah satu perusahaan swasta sebagai ilustrator. Selama mengikuti kompetisi yang berlangsung sejak 17 September sampai 16 Oktober 2018 itu, Muhaimin terus melakukan aktivitas yang sama.

Suryanto, Juara 2 CBR250RR Virtual Modification Challenge

"Setiap pulang kerja, selalu nyicil desain. Terus riset dan cari ide desain dan warna yang anak muda banget," katanya. 

Berkat usaha dan kerja kerasnya, Muhaimin berhasil menjadi juara pertama dan membawa uang sebesar Rp10 juta. Bahkan hasil modifikasi atau karya digitalnya bertemakan Naga tersebut direalisasikan dan dipamerkan di Event IMOS di Jakarta Convention Center (JCC) pada 1-4 November 2018.

Tak jauh berbeda proses kreatif yang dilakukan Suryanto. Pria berusia 32 tahun ini pun melakukan hal yang sama, yaitu setiap pulang kerja Suryanto membuka komputernya dan mulai mendesain. 

"Hasilnya ternyata masih enggak disangka. Saya bisa masuk 10 besar saja sudah bersyukur dan bisa ada diposisi kedua, Alhamdulillah," katanya. Suryanto menjadi juara kedua CBR250RR Virtual Modification Challenge dengan tema desain Garuda Gold.

Rasa syukur juga diungkapkan oleh sang juara ketiga, Hans. Dari semua juara, dia adalah peserta yang usianya terpaut lebih tua yaitu 42 tahun. Hans awalnya bekerja sebagai desain grafis disebuah perusahaan swasta, kini berprofesi sebagai programmer.

Muhaimin dan hadiah Juara 1 CBR250RR Virtual Modification Challenge bersama juri serta tim Honda

Walaupun saat ini Hans bekerja di bidang yang berbeda, ia masih mampu membuat karya digital yang menginspirasi kaum muda. Berkat tema desain Techno White, ia keluar sebagai juara ketiga CBR250RR Virtual Modification Challenge.

"Padahal saya enggak ada target menang 100 persen. Tapi ya bersyukur bisa menjadi juara," ungkap Hans.

Terkait desain para peserta termasuk pemenang, para juri mengatakan bahwa karya digital yang masuk hasilnya sangat luar biasa. Dari 3.901 submission, karya Muhaimin, Suryanto, dan Hans dianggap memenuhi lima kriteria penjurian, yaitu konsep, tema, pewarnaan, kreativitas, hingga orisinalitas dengan hasil yang memuaskan.

Selain tiga pemenang utama, apresiasi juga diberikan kepada Eko Rendi Sah Putro sebagai juara favorit yang dipilih berdasarkan jumlah like terbanyak. Mengusung konsep Racing Pearl, Eko membuat desain yang minimalis dengan aksen garis lurus yang tegas, memadukan warna hitam dan putih yang membuat penampilan CBR250RR kian terlihat sporty.

Eko Rendi Sah Putro meraih juara favorit dengan konsep Racing Pearl

Sebagai informasi tambahan, kompetisi bergengsi ini tidak dipungut biaya, dibuka untuk umum, WNI, dan berusia 17 tahun, tak heran jika banyak generasi milenial kreatif, khususnya yang suka modifikasi, yang berpartisipasi. Sementara dipilihnya CBR250RR Black Freedom, lantaran selama ini CBR banyak dimodifikasi sesuai karakter identitas pemiliknya, sehingga bisa mempermudah para peserta untuk membuat desain modifikasi motor dalam kompetisi CBR250RR Virtual Modification Challenge.

Untuk mewujudkan motor modifikasi sekeren para pemenang #CBR250RRVirtualModifChallenge ini, hanya membutuhkan modifikasi CBR250RR Black Freedom dengan plug and play beberapa bagian motor dan cutting sticker atau decal pada grafis dengan total biaya hanya Rp10 Juta. Lebih lengkap, informasinya bisa langsung dicek di website: www.cbr250rrvirtualmodifchallenge.com.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/tom/boo)

Rekomendasi
Trending