Irama Adalah Ritme Unsur Penting dalam Musik, Pahami Pengertian dan Elemen-Elemennya

Sabtu, 02 Januari 2021 13:44 Penulis: Puput Saputro
Irama Adalah Ritme Unsur Penting dalam Musik, Pahami Pengertian dan Elemen-Elemennya
Ilustrasi (credit: freepik)


Kapanlagi Plus - Musik jadi salah satu bidang seni yang populer. Terbukti, seni musik begitu digemari sehingga punya banyak sekali penggemar. Musik yang merdu memang bisa jadi sarana berekspresi dan hiburan untuk membangkitkan suasana hati. Namun ternyata musik tidak sekadar indah, seni ini juga cukup kompleks karena mempunyai berbagai unsur. Irama adalah salah satunya.

Keberadaan unsur-unsur dalam musik sangat berperan dalam menciptakan seni yang indah dan bisa dinikmati. Begitu pula dengan irama yang jadi bagian penting dalam musik. Irama adalah gerakan musik yang terkontrol dalam waktu tertentu. Keberadaan irama pada musik dan lagu berguna untuk menjaga setiap nada tetap bisa sinkron dan selaras.

Mempelajari tentang irama adalah hal yang sangat penting, khususnya bagi kalian yang memang menggemari musik. Berikut ulasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan irama.

 

1. Apa Itu Irama?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), makna kata irama adalah naik-turunnya lagu seperti bunyi dan nada secara berturut-turut yang dilakukan secara beraturan. Selain itu, irama dalam musik juga lekat hubungannya dengan cepat lambatnya waktu atau tempo.

Irama adalah nama lain dari ritme. Dalam seni musik, irama diwujudkan dalam bentuk pengulangan nada atau not serta jeda hening dalam waktu. Artinya, keberadaan irama akan sangat membantu dalam mengontrol konsistensi waktu dalam suatu lagu atau seni musik.

Irama juga sering diartikan sebagai pola yang teratur dalam musik. Irama akan membentuk harmonisasi melodi. Irama juga akan menunjukkan pengulangan ketukan dalam satu bar pada suatu karya musik. Itulah sebabnya, irama menjadi salah satu unsur penting dalam musik.

 

2. Fungsi Irama

Seperti yang disinggung sebelumnya, irama adalah salah satu unsur penting dalam musik. Layaknya unsur yang lain, irama sangat memegang peran untuk membuat suatu musik menjadi indah. Bahkan bukan saja indah, dengan irama seseorang juga akan lebih bisa menikmati musik yang didengarnya.

Berkat adanya irama, seseorang bisa lebih terbawa pada musik yang diperdengarkan. Alunan dan ketukan yang berima terbukti bisa membuat pendengar memberikan respons beragam, seperti menggelengkan kepala hingga menari.

Irama memang bisa diciptakan dari berbagai alat musik. Namun nyatanya untuk menciptakan suatu irama, tidak bisa dengan serta-merta memainkan suatu alat musik secara bersamaan. Sebaliknya, hanya ada beberapa alat musik yang tergolong bisa menciptakan irama. Alat-alat musik tersebut di antaranya drum, perkusi, bass, gitar, piano, dan sebagainya.

 

3. Elemen dalam Irama

Irama adalah salah satu unsur dalam musik yang berguna untuk membuat suatu musik lebih indah dan bisa dinikmati. Meski begitu, irama termasuk unsur yang cukup kompleks. Untuk berhasil menciptakan irama yang sesuai, terdapat beberapa elemen yang harus terpenuhi. Adapun beberapa elemen dalam irama adalah sebagai berikut.

1. Tempo
Tempo adalah hitungan ketukan atau tanda cepat dan lambatnya suatu lagu. Tempo akan menjadi acuan seberapa cepat atau lambat suatu lagu dinyanyikan atau dimainkan. Tempo lagu juga akan sangat berpengaruh terhadap suasana yang di bawa lagu.

2. Tanda Birama
Tanda birama adalah tanda yang akan menunjukkan jumlah ketukan per hitungan dalam sebuah karya musik. Beberapa tanda birama ditulis dengan ukuran seperti 2/4, 3/4, 4/4.

3. Ketukan
Elemen ketukan dalam irama terdiri atas dua macam, yaitu ketukan kuat dan ketukan lemah. Ketukan yang kuat mencakup ketukan pertama pada setiap hitungan, sehingga lebih bernada berat. Sementara, ketukan lemah akan menciptakan pola ritme yang lebih menimbulkan kesan.

4. Aksen
Elemen aksen dalam irama mengacu pada penekanan yang tercipta pada ketukan tertentu. Aksen dapat dirasakan layaknya puisi yang puitis, dengan pentameter iambik, dapat mendikte campuran tertentu dari jenis-jenis suku kata bertekanan dan suku kata tanpa tekanan.

5. Sinkopasi
Dalam irama dikenal istilah irama sinkron. Secara umum, irama sinkron adalah irama yang tidak setara, artinya setiap individu bisa mempunyai detak lambat yang berbeda. Ketukan sinkopasi akan memberikan penekanan pada ketukan lemah tradisional, hal ini biasa ditemukan pada nada kedelapan kedua dalam tanda birama 4/4.

 

4. Unsur-Unsur Musik Selain Irama

Irama adalah unsur yang harus ada dalam musik. Meski begitu, nyatanya irama bukanlah satu-satunya unsur dalam musik. Masih ada beberapa unsur lainnya. Adapun beberapa unsur musik selain irama, adalah sebagai berikut.

1. Harmoni
Harmoni adalah sekumpulan nada yang menghasilkan bunyi merdu saat beberapa bunyi dimainkan bersama. Harmoni akan menciptakan keselarasan paduan nada atau bunyi.

2. Tangga Nada
Tangga nada adalah serangkaian nada yang tersusun membentuk susunan tangga. Dalam tangga nada, biasanya akan terdapat satu nada yang menjadi dasar, kemudian diikuti oleh nada-nada lainnya yang bisa lebih rendah atau lebih tinggi, dengan pola interval tertentu yang menyesuaikan.

3. Melodi
Melodi adalah tingkatan tinggi-rendah dan panjang-pendek suatu nada dalam sebuah alunan musik. Keberadaan melodi akan membuat musik menjadi lebih berwarna.

4. Dinamika
Dalam lagu atau musik, dinamika berfungsi untuk menonjolkan nuansa dalam sebuah lagu. Misalnya nuansa sedih, senang, datar, agresif, dan lain sebagainya.

5. Tempo
Dalam musik, keberadaan tempo sangat penting dalam seni musik karena akan membantu menyesuaikan cepat lambat alunan lagu dengan iringan musik.

6. Timbre
Timbre merupakan ragam bunyi yang keluar dari alat musik yang dimainkan. Oleh karena itu, timbre sering diartikan sebagai warna bunyi yang dihasilkan suatu alat musik.

Itulah di antaranya ulasan mengenai irama adalah unsur penting dalam musik. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan.

 

(kpl/psp)

Editor:

Puput Saputro



MORE STORIES




REKOMENDASI