Julianto Eka Putra Motivator Terdakwa Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia Akhirnya Ditahan

Selasa, 12 Juli 2022 09:35
Julianto Eka Putra Motivator Terdakwa Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Selamat Pagi Indonesia Akhirnya Ditahan
Julianto Eka Putra akhirnya ditahan. (credit: Kapanlagi.com/Darmadi Sasongko)


Kapanlagi Plus - JE atau Julianto Eka Putra, motivator terdakwa kasus kekerasan seksual siswi SPI (Selamat Pagi Indonesia) akhirnya ditahan. JE dijemput oleh Tim Kejaksaan Negeri Kota Batu di Surabaya, sebelum kemudian menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Lowokwaru Malang.

JE dijemput di rumahnya di Kawasan Citraland Surabaya sekitar pukul 13.00 WIB, dan tiba di Lapas sekitar pukul 16.45 WIB. Sesaat setelah pemberkasan, JE resmi ditahan atas kasusnya tersebut untuk 30 hari ke depan.

"Hari ini kita menerima penetapan dari Majelis Hakim yang mengadili perkara tersebut, yang isinya menetapkan penahanan selama 30 hari. Jadi kita melaksanakan penetapan dari Majelis Hakimnya itu. Surat penetapan Nomor 60 tanggal 11 Juli 2022," urai Agus Rujito, Kepala Kejaksaan Kota Batu di Lapas Klas 1 Lowokwaru Malang, Senin (11/7).

1. Surat Penahanan

Agus mengungkapkan, terkait penahanan tersebut merupakan kewenangan dari Majelis Hakim, selain memang sudah dua kali diajukan oleh Kejaksaan Kota Batu. Majelis Hakim telah memutuskan menahan terdakwa yang eksekusinya dilaksanakan pada hari Senin (11/7).

"Kewenangan dari majelis hakim untuk melakukan penahanan, namun dalam hal ini kita juga sudah meminta atau memohon kepada majelis untuk melakukan penahanan dari bulan April, kemudian diajukan lagi hari ini, dan berdasarkan penetapan tersebut kita melaksanakan penahanan," urainya.

2. Kasus Sejak Lama

Surat penetapan keluar hari Senin (11/7) dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) melaksanakannya dengan menjemput di rumahnya di Surabaya. Selama eksekusi JE, Tim Kejaksaan mendapatkan pengawalan dari Polda Jatim, Polres Malang dan Polres Batu.

Kasus dugaan kekerasan seksual oleh JE berlangsung cukup lama. Kasusnya ditangani oleh Polda Jatim dan persidangannya dilimpahkan di Pengadilan Negeri Kota Malang. JE yang selama ini dikenal sebagai motivator didakwa melakukan tindak asusila kepada sejumlah siswanya.

Kasusnya nampak 'janggal' karena sejak awal JE sebagai tersangka tidak menjalani penahanan. Sidangnya sendiri tengah berlangsung dan menjelang dibacakan tuntutan yang rencananya dibacakan Rabu (13/7) mendatang.

(kpl/dar/lou)



MORE STORIES




REKOMENDASI