Keutamaan Puasa Syawal dan Pahala yang Dijanjikan oleh Allah SWT

Penulis: Fardi Rizal

Diterbitkan:

Keutamaan Puasa Syawal dan Pahala yang Dijanjikan oleh Allah SWT
Puasa Syawal memiliki keutamaan luar biasa dengan pahala setara puasa satu tahun, yuk simak penjelas

Kapanlagi.com - Puasa Syawal merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Umat Muslim dianjurkan untuk menjalankan puasa ini selama enam hari di bulan Syawal, dimulai sehari setelah Idul Fitri. Keutamaan puasa Syawal telah disebutkan dalam berbagai hadits Rasulullah SAW, salah satunya adalah hadits riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa siapa saja yang berpuasa Ramadan lalu dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya setara dengan berpuasa selama setahun penuh.

Ulama menjelaskan bahwa puasa Syawal memiliki banyak manfaat, tidak hanya dari segi spiritual, tetapi juga dalam menyempurnakan ibadah Ramadan. Seperti halnya shalat sunnah yang menyempurnakan shalat wajib, puasa Syawal juga menjadi pelengkap bagi ibadah puasa Ramadan yang telah dijalankan.

Banyaknya keutamaan yang terkandung dalam puasa Syawal, umat Muslim diharapkan dapat mengamalkan ibadah ini sebagai bentuk syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah selama bulan Ramadan. Berikut adalah keutamaan dari puasa Syawal yang patut diketahui.

1. Keutamaan Puasa Syawal

Puasa Syawal memiliki beberapa keutamaan yang sangat penting untuk diketahui, di antaranya:

  • Pahala Setara Puasa Setahun: Pahala dari enam hari puasa Syawal diibaratkan sebagai pahala puasa selama satu tahun penuh, menunjukkan betapa besarnya ganjaran yang diberikan Allah SWT.
  • Penyempurna Ibadah Ramadhan: Puasa Syawal dianggap sebagai pelengkap dan penyempurna ibadah puasa Ramadhan. Layaknya shalat sunnah yang menyempurnakan shalat fardhu, puasa Syawal menutup kekurangan yang mungkin ada dalam ibadah puasa Ramadhan.
  • Tanda Diterimanya Ibadah Ramadhan: Keinginan untuk melanjutkan amal saleh setelah Ramadhan, seperti melaksanakan puasa Syawal, menjadi salah satu tanda bahwa ibadah puasa Ramadhan kita diterima Allah SWT.
  • Meningkatkan Kedekatan dengan Allah SWT: Melaksanakan puasa Syawal menunjukkan ketakwaan dan keikhlasan seorang Muslim dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Pengajaran Konsistensi dalam Beribadah: Puasa Syawal mengajarkan kita untuk konsisten dalam beribadah, bukan hanya pada bulan Ramadhan saja.
  • Tanda Syukur: Puasa Syawal juga merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan selama bulan Ramadhan.
  • Menghapus Dosa Kecil: Beberapa sumber menyebutkan bahwa puasa Syawal dapat menghapus dosa-dosa kecil yang mungkin dilakukan selama bulan Ramadhan.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Niat Puasa Syawal dan Tata Caranya

Puasa Syawal dilakukan selama enam hari setelah Idulfitri dan bisa dikerjakan berturut-turut atau tidak, selama masih dalam bulan Syawal. Berikut bacaan niat puasa Syawal

Niat Puasa Syawal Selama 6 Hari

Berikut adalah bacaan niat puasa Syawal:

Arab:

Latin: Nawaitu shauma ghodin 'an sittati ayyamin min Syawwal lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat puasa esok hari dari enam hari di bulan Syawal karena Allah Ta'ala."

Selain itu, juga bisa membaca niat puasa syawal berikut ini

Niat Puasa Syawal Tidak Berurutan

Nawaitu shauma ghodin min Syawwal lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat puasa esok hari di bulan Syawal karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Puasa Syawal

Tata cara puasa Syawal sama dengan puasa Ramadan, hanya berbeda pada niatnya. Niat puasa Syawal diucapkan pada malam harinya sebelum tidur. Kemudian, kita harus menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan berhubungan suami istri dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Berbuka puasa dilakukan setelah matahari terbenam dengan membaca doa berbuka puasa.

Puasa Syawal dapat dilakukan secara berurutan atau tidak berurutan, dan keutamaannya tetap didapatkan. Namun, mengerjakannya secara berurutan lebih dianjurkan. Bagi yang memiliki hutang puasa Ramadan, sebaiknya diutamakan untuk menunaikan qadha puasa Ramadan terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa Syawal.

3.

4.

(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

(kpl/frr)

Editor:

Fardi Rizal