Kisah Hedy Lamarr, Bintang Hollywood dan Penemu WiFi - Tuai Kontroversi Beradegan Erotis Saat Remaja

Senin, 12 Juli 2021 18:06
Kisah Hedy Lamarr, Bintang Hollywood dan Penemu WiFi - Tuai Kontroversi Beradegan Erotis Saat Remaja
Hedy Lamarr © Forbes - MGM


Kapanlagi Plus - Teknologi yang semakin canggih membuat kehidupan masa kini terasa lebih mudah. Salah satunya ada teknologi seperti WiFi, GPS, dan bluetooth yang membantu keseharian kita. Namun belum banyak yang tahu kalau ada sosok cantik dan jenius dibalik kecanggihan teknologi tersebut.

Sosok ini Hedy Lamarr, ia merupakan bintang Hollywood dan disebut sebagai aktris paling cantik pada masanya. Namanya dikenal setelah membintangi salah satu nominasi film Oscar yang berjudul ALGIERS dan SAMPSON AND DELILAH.

Kemudian namanya semakin melambung lewat film dokumenter BOMBSHELL: THE HEDY LAMARR STORY yang mengisahkan penemuannya tentang WiFi, GPS, dan bluetooh di tahun 1941. Selain menjadi aktris, Hedy adalah seorang ilmuwan yang sangat mencintai sains.

Dilansir dari Forbes, berikut sederet fakta lainnya yang harus kamu tahu tentang Hedy Lamarr. Simak ya!

1. Keturunan Yahudi

Hedy lahir di Austria pada tanggal 9 November 1914. Dia putri dari orangtuanya yang keturunan Yahudi. Pada tahun 1934, ia memutuskan menikah di usianya yang ke-19 tahun. Sayangnya pernikahan itu tak berlangsung bahagia, sehingga ia memutuskan untuk meninggalkan rumah.

2. Awal Karir Sebagai Aktris

Kemudian Hedy memutuskan untuk datang ke Amerika Serikat saat Perang Dunia II terjadi. Pesonanya yang cantik berhasil menarik perhatian kepala studio MGM (Metro Goldwyn Mayer), Louis B. Mayer saat mereka bertemu di kapal dari London menuju New York.

Meski masih kesulitan berbahasa Inggris, tapi dirinya berhasil mendapat kontrak untuk berakting di film Hollywood. Dari sinilah ia bertemu dengan tokoh-tokoh terkenal seperti John F. Kennedy dan Howard Hughes yang membantu perjalanan karirnya.

3. Aktris Film Paling Cantik dan Kontroversial

Sering disebut sebagai wanita paling cantik, membuat Hedy Lamarr menjadi aktris populer pada masanya. Namanya semakin menyedot perhatian publik di usia 18 tahun saat membintangi film EXSTASE (1993).

Dirinya tampil tanpa busana dan beradegan vulgar yang membuatnya menjadi aktris kontroversial. Film itu akhirnya dikecam dan dilarang tayang di banyak negara, termasuk Amerika Serikat.

4. Ide yang Tak Dihargai

Karir seorang Hedy juga dikenal sebagai ilmuwan. Ia pernah membuat komunikasi radio pada masa perang. Tujuannya agar torpedo sekutu bisa berpindah dari satu frekuensi ke frekuensi lainnya sehingga tidak dapat dideteksi oleh Nazi. Penemuannya ini sangat berguna sebagai penopang komunikasi militer dan pertahanan nasional.

Sayangnya sampai hari ini, Hedy tak mendapat bayaran yang setimpal atas hasil kerja kerasnya. Meski begitu, militer Amerika memang secara terbuka mengakui hak paten dan kontribusinya terhadap teknologi.

5. Ilmuwan Penemu WiFi, GPS, dan Bluetooth

Selain itu, dia turut menciptakan teknik awal penyebaran komunikasi spektrum, dasar semua komunikasi nirkabel yang semakin berkembang hingga kita kenal saat ini sebagai WiFi. Ide ini ditemukannya saat bertemu George Antheil dalam sebuah makan malam di Hollywood.

Hedy dan George kemudian mendaftarkan paten karyanya yang diberi nama 'Secret Communication System' atau 'sistem komunikasi rahasia' pada 10 Juni 1941. Paten dikabulkan oleh Pemerintah AS pada 11 Agustus 1942.

6. Fakta Putri Hedy Lamarr

Semasa hidupnya, Hedy memiliki seorang putri Bernama Denise Loder. Dalam pengakuannya, Denise mengatakan kalau dirinya mengagumi semua ide kreatif sang ibu dan pekerjaannya dalam menaikkan hak-hak wanita agar diakui.

"Dia sangat bersemangat menjadi seorang feminis. Dia memang tak pernah dipanggil seperti itu, tapi dia memang sudah begitu," ujar Denise Loder dalam film dokumenter BOMBSHELL.

(for/lmp)



MORE STORIES




REKOMENDASI