Surat Terakhir Istri untuk Suami yang Masuk ICU Covid-19: Dititipkan Lewat Perawat - Sudah Temani Selama 40 Tahun

Kamis, 08 Juli 2021 16:34
Surat Terakhir Istri untuk Suami yang Masuk ICU Covid-19: Dititipkan Lewat Perawat - Sudah Temani Selama 40 Tahun
Surat pejuang lawan Covid-19 © Twitter/zenrs


Kapanlagi Plus - Pandemi Covid-19 hingga kini masih memakan korban tiap harinya. Perjuangan pemerintah, tenaga medis, hingga masyarakat pun masih dipertaruhkan untuk meraih kejelasan masa depan.

Sebuah pesan menyentuh dari seorang netizen Twitter yang belum lama ini menjadi viral. Surat itu dibagikan oleh akun Twitter @zenrs yang menceritakan saat ayahnya masuk ICU untuk berjuang melawan virus corona.

Diceritakan kalau ibunya menuliskan surat untuk sang ayah saat menjalani perawatan. Sulit untuk bertemu, surat itupun tak bisa diberi langsung melainkan dititipkan lewat perawat.

1. Surat Terakhir

Netizen Bernama Zen ini menceritakan kalau sang ibu menuliskan suratnya setelah sang ayah masuk ICU Covid. Saat itu sang ayah masih sadar sehingga suratnya dititipkan lewat perawat.

Zen mengatakan kalau ayahnya masih sempat untuk membacanya. Bahkan ia sampai membayangkan ayahnya membaca surat ibu berkali-kali sampai pergi untuk selamanya dengan memegang surat tersebut.

"Assalamualaikum Wr. Wb. Pak, ibu negatif. Ibu pulang duluan. Bapak sudah dititipkan kepada yang menciptakan kita, Allah SWT. Mohon maaf sebesar-besarnya, ibu bisa menemani bapak hanya sampai hari kemarin. Insya Allah bapak kuat, bisa sehat kembali mendapatkan pertolongan.

Semoga kita bisa berjumpa dan berkumpul kembali dengan ridho Allah, kalau tidak di dunia Insya Allah di surga-Nya Allah kelak. Aamiin YRA.

Nb: Gusti, aku titipkan suamiku kepadaMu. Sebab kesembuhan hanya dari Engkau. Wassalam, Yang mendampingi Bapak selama 40 tahun dan tetap setia," isi surat dari sang ibu dalam Bahasa Indonesia.

2. Sudah Berpulang

Kemudian netizen itu kembali mengunggah postingan yang menyampaikan kalau sang ayah sudah berpulang kepada Sang Pencipta. Dikatakan kalau petugas memperlihatkan beberapa barang yang salah satunya ada surat dari sang ibu.

"Ini momen terakhir kami melihat wajah bapak. Dari balik pintu, petugas mendorong ranjang berisi jenazah mendiang, kami hanya bisa melihat dari balik kaca. Petugas memperlihatkan beberapa barang, salah satunya surat yang ditulis ibu itu," tulisnya.

3. Ingat #PesanIbu

Orang yang kita cintai punya waktunya tersendiri untuk pergi dari kehidupan. Namun bukan berarti berakhir, melainkan kisahnya abadi dalam hati. Turut berduka cita untuk keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan.

Jagalah orang yang kita sayangi selagi sempat. Salah satunya dengan selalu mengingatkan untuk memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Selalu waspada dan jaga kesehatan untuk kita semua!

(kpl/lmp)



MORE STORIES




REKOMENDASI