Kisah Miris di Balik Emas SEA Games 2017, Akomodasi Terhalang Birokrasi?

Kamis, 31 Agustus 2017 11:18 Penulis: Agista Rully
Kisah Miris di Balik Emas SEA Games 2017, Akomodasi Terhalang Birokrasi?
© antara

Kapanlagi Plus - Perhelatan SEA Games 2017 sebentar lagi berakhir. Kontingen Indonesia berhasil duduk di peringkat 5 dengan koleksi 38 medali emas, 63 perak, dan 90 perunggu. Uniknya medali emas yang dipersembahkan oleh atlet Indonesia rata-rata berasal dari cabang olahraga underrated, yaitu cabang olahraga yang jarang dikenal masyarakat.

Di balik raihan prestasi yang patut dibanggakan tersebut rupanya ada kisah miris dan jarang diketahui publik. Mungkin masyarakat awam menganggap bahwa para atlet hidup berkecukupan ternyata tidak. Fakta soal ini diungkapkan oleh atlet peraih medali emas SEA Games 2017, Eki Febri Ekawati.

"Saya atlet peraih emas SEA Games 2017. Uang akomodasi (makan, penginapan, dan lain-lain) belum juga dibayar dari bulan Januari - Agustus. Padahal SEA Games sudah hampir selesai," tulis atlet berusia 25 tahun tersebut di akun Instagramnya.

Atlet Tolak Peluru Eka Febri Ekawati curhat soal biaya akomodasi yang tak kunjung dibayarkan oleh pemerintah © instagram.com/badmin_talkAtlet Tolak Peluru Eka Febri Ekawati curhat soal biaya akomodasi yang tak kunjung dibayarkan oleh pemerintah © instagram.com/badmin_talk

"Gimana mau maju? Birokrasi dan sistem olahraga di Indonesia yang ribuet. Bilan min, pemerintah juga harus introspeksi terkait penyebab kenapa Indonesia tidak maksimal di SEA Games saat ini," keluhnya pada panitia kontingen SEA Games Indonesia. Eki Febri Ekawati sendiri berhasil mempersembahkan medali emas di cabang olahraga tolak peluru dengan rekor 15.36 m di SEA Games 2017 kemarin.

Sementara itu timnas sepakbola Indonesia untuk SEA Games 2017 mengandalkan dana sponsor dan bantuan pemerintah. PSSI meminta dana sekitar Rp 60 Miliar dari pemerintah untuk biaya akomodasi dan uji coba pemain. Hal ini sangat berbeda dengan fakta bahwa fasilitas bagi atlet cabang olahraga atletik minim perhatian.

Potret ini menunjukkan bahwa atlet ternyata juga hidup prihatin dan butuh perhatian lebih dari pemerintah. Sementara itu pemerintah belum menanggapi persoalan curhat Eki Febri Ekawati ini. Tunggu update-nya di KapanLagi.com® ya KLovers!

(kpl/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI