Kreatif! Begini Cara Millennial Maksimalkan Bidang Agrikultur Tanah Air

Jum'at, 19 Januari 2018 10:20 Penulis: Wuri Anggarini
Kreatif! Begini Cara Millennial Maksimalkan Bidang Agrikultur Tanah Air
(c) The NextDev

Kapanlagi Plus - Millennial selalu punya cara efektif buat menyalurkan kreativitas. Yang membanggakan adalah ketika langkah yang mereka tempuh dapat memunculkan kebaikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Makanya, Telkomsel berusaha untuk mewadahi segala potensi yang mereka miliki dengan menggelar The NextDEV 2017. Ini dia kompetisi positif yang menyediakan wahana bagi generasi kekinian untuk terus berkarya lewat teknologi.

Terdapat empat sektor yang dilombakan, yakni edukasi, transportasi, agrikultur dan kesehatan. Salah satu yang paling menarik muncul dari bidang agrikultur, di mana generasi millennial ternyata punya banyak cara kreatif buat memaksimalkan potensi tanah air. Lewat aplikasi-aplikasi berikut, maksimalnya hasil agrikultur Indonesia bukan hal yang tak mungkin buat diwujudkan!

Karapan 

(c) The NextDev(c) The NextDev

Para peternak sekarang nggak perlu bingung lagi untuk memasarkan komoditinya. Seorang pria asal Surabaya bernama Tamam telah menciptakan Karapan, sebuah aplikasi yang menyediakan daging berkualitas dari peternak lokal. Selain itu, interaksi antara pembeli, investor, dan peternak pun makin erat!

Kopitani 

(c) The NextDev(c) The NextDev

Pecinta kopi pun bakal dimanjakan dengan aplikasi buatan millennial yang satu ini. Kopitani.id dibuat untuk mengakomodasi keinginanmu menjajal green bean berkualtias dari petani kopi di seluruh Indonesia. Buah karya Arih Rahmat dari Makassar ini pun dijamin ampuh banget buat memutus rantai distribusi dari tengkulak yang sering bikin petani rugi.

Pak Tani Digital 

(c) The NextDev(c) The NextDev

Cara kreatif lain dilakukan oleh Daniel Manurung. Millennial kreatif asal Medan itu berhasil membuat sebuah aplikasi dengan nama unik, Pak Tani Digital. Aplikasi berplatform e-commerce yang satu ini ditengarai dapat memperpendek rantai komoditas pertanian. Selain itu, antara petani, pemilik armada angkutan, dan media lelang komoditi juga bakal mudah untuk dipertemukan.

Lindungi Hutan

Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara dengan wilayah hutan terluas di dunia. Aset tersebut harus dilestarikan dengan baik. Maka dari itu, seorang pemuda asal Semarang bernama Hario Laskito menciptakan Lindungi Hutan. Aplikasi platform crowd sourcing ini dapat digunakan untuk menggalang dana dan melakukan gerakan penghijauan sekaligus!

Bantu Ternak

Peternak di Indonesia siap dibikin makmur kalau bisa lihai memanfaatkan Bantu Ternak bikinan Rey Rezky Ananda. Aplikasi platform crowd sourcing ini dapat mempertemukan investor dengan peternak guna menghasilkan pendanaan modal dan keuntungan.

Growpal 

(c) The NextDev(c) The NextDev

Nggak beda jauh dengan Bantu Ternak, Growpal ciptaan Rizqi Akbar ini punya fungsi penting untuk mempertemukan investor dengan peternak ikan potensial di Indonesia. Sinergi keduanya dijamin dapat menjembatani hasil panen ke pengguna akhir tanpa rantai perdagangan yang panjang.

Ada banyak lagi cara kreatif yang dilakukan oleh millennial tanah air dalam memaksimalkan bidang agrikultur. Cek selengkapnya di sini!

(adv/zki/wri)

Editor:

Wuri Anggarini



MORE STORIES




REKOMENDASI