Kronologi Maling Curi 80 Kg Alpukat di Lampung, Kabur Panik Tinggalkan Motor dan HP!

Kronologi Maling Curi 80 Kg Alpukat di Lampung, Kabur Panik Tinggalkan Motor dan HP!
Maling Curi 80 Kg Alpukat di Lampung (c) istimewa

Kapanlagi.com - Aksi pencurian unik terjadi di Lampung Timur ketika seorang pria kepergok mencuri sekitar 80 kilogram alpukat di kebun milik warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Sribhawono. Begitu dipergoki, pria itu kabur pada Jumat (20/2/2026) malam.

Jika dikonversikan ke rupiah, setelah dicek harga 1 kg alpukat di supermarket sekitar Rp25 ribu. Kemudian dikalikan dengan 80 kg maka alpukat tersebut senilai Rp2 juta.

Dalam pelariannya, pria tersebut meninggalkan sejumlah barang bukti di lokasi, termasuk dua karung berisi alpukat, satu unit motor matic Honda Beat warna putih, serta sebuah ponsel.

1. Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat pemilik kebun yang sudah curiga karena tanamannya sering hilang, melakukan pengintaian malam hari. Benar saja, ia mendapati seorang pria sedang memetik dan mengumpulkan alpukat di kebunnya. Menyadari dipergoki, pelaku langsung kabur ke area perkebunan warga.

Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Boyoh, membenarkan adanya percobaan pencurian tersebut. Namun, ia belum bisa memberikan detail lengkap karena kasus masih dalam tahap penyelidikan.

"Detail kejadian belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses lidik. Kronologis singkatnya, pada Jumat minggu lalu saksi menemukan satu orang pelaku mencoba mencuri buah alpukat sekitar 80 kilogram di kebun korban. Warga sempat mengejar, tetapi pelaku melarikan diri," ujar Stefanus, Jumat (27/2).

2. Polisi Amankan Barang Bukti

Polisi mengamankan barang bukti berupa motor Honda Beat putih dan satu unit ponsel yang diduga milik pelaku. Identitas terduga pelaku berinisial UA juga sudah dikantongi, dan kini sedang dalam pengejaran.

"Kami mengimbau pelaku agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku," tambahnya.

Niat nyuri alpukat cuma senilai Rp2 juta, tapi ujungnya kehilangan motor, handphone, dan harga diri karena kepergok warga. Kebukti niat buruk berakhir rugi, bro!

(kpl/cvn)

Rekomendasi

Trending