Mau Tahu Harga Baju Hazmat dan Peralatan Dokter Viral Nina Agustin? Ini Rinciannya

Mau Tahu Harga Baju Hazmat dan Peralatan Dokter Viral Nina Agustin? Ini Rinciannya
Drg Nina Agustin © Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Kapanlagi.com - Penampilan dokter gigi Nina Agustin dengan baju hazmat atau Alat Pelindung Diri (APD) warna-warni sempat viral di media sosial. Dokter dengan pakaian dan peralatan tugasnya itu terlihat nyentrik dan mengundang perhatian banyak orang.

Penampilan Nina pun menjadi semakin fashionable setelah dilengkapi dengan peralatan lain yang tak kalah modis. Semua itu menghapus kesan seram seorang dokter gigi, apalagi di masa pandemi Covid-19.

Sebaliknya muncul kesan ramping (slim), seksi dan sportif, serta gaul yang semakin mendukung situasi profesionalisme kerja. Nina mengaku lebih nyaman dengan hazmatnya itu untuk baju kerja, dibanding kebanyakan hazmat longgar yang banyak ditemukan di pasaran.


1. Sepatu Boots

© Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Selama bekerja dokter Nina melengkapi diri dengan penutup rambut yang kemudian ditutup hoodie (kemucung) hazmatnya. Selain itu juga mengenakan googles (kaca mata), respirator (masker khusus), face shield dan sarung tangan.

Nina juga memakai sepasang sepatu boots yang tentu menjadi pusat perhatian. Karena memang langka seorang dokter bersepatu boots modis selama bekerja melayani pasien.

Sebelum mengenakan sepatu boots, Dokter Nina membungkus kakinya dengan lapisan kain antiair. Lapisan itu untuk menjamin keamanan agar virus tidak masuk lewat sela jahitan sepatu.


(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Harga

© Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Lalu berapa Nina harus mengeluarkan budget untuk penampilan kerja modisnya itu?

"Kalau sepatu sekitaran Rp250 Ribu, respirator 500 Ribu, baju hazmat antara Rp150 Ribu-Rp300 Ribu," aku Nina kepada Merdeka.com, Jumat (24/7).

Nina mengaku harga baju hazmat customnya itu menjadi lebih miring, karena didesain sendiri, selain itu bahan kainnya juga dibeli sendiri dalam jumlah banyak langsung ke tokonya di Surabaya.


3. Detail

© Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Nina yang sejak awal menyukai dunia fashion kemudian membawa desain berikut kain pilihannya ke penjahit langganan. Karena itu biaya untuk baju hazmatnya masih terbilang wajar.

"Jatuhnya, satu piece baju hazmat mungkin sekitar Rp300 Ribu, itu yang ada printingnya," tegasnya.

Setiap baju membutuhkan bahan 2 yard atau sekitar 190 Cm ditambah desain dan cetak printingnya. Harga kainnya juga bermacam-macam dari Rp40 Ribu - Rp150 Ribu per meter ditambah ongkos jasa penjahit Rp100 Ribu - Rp200 Ribu, tergantung tingkat kerumitannya.

"Ini sebagian saja, beberapa masih di dalam juga masih di penjahit," kata Nina menunjukkan koleksi baju hazmat dan sepatu bootsnya.


4. Koleksi

© Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Dokter Nina mengaku memiliki koleksi 25 baju hazmat custom, berikut beberapa pasang sepatu boots. Sebagian sepatu boots juga custom hasil rancangannya sendiri. Setiap bekerja tentu akan memadukan antara baju dan sepatu.

"Saya sukanya yang warna warni gitu ya, dari dulu sebelum pandemi saya kalau praktek itu bener-bener all out untuk masalah fashion," ungkap owner NDC Esthetical Dental Clinic itu.

Semua aksesoris itu mendukung penampilan selama bekerja, begitu pun ruangan kerja yang serba tertata. Ruang praktek kerjanya didominasi warna putih tulang, selaras dengan warna dasar peralatan. Semakin hidup setelah ditambah beberapa aksion warna pink yang menjadi kesukaannya.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/phi)

Rekomendasi
Trending