Advertorial

Menpora Junjung Peran Pelatih dan Asisten Pelatih Lewat Bonus dan Penghargaan

Menpora Junjung Peran Pelatih dan Asisten Pelatih Lewat Bonus dan Penghargaan Menpora beri penghargaan kepada 22 pelatih dan asisten pelatih dalam Haornas 2018/Foto: © Merdeka.com

Kapanlagi.com - Selama ini, apresiasi diberikan tinggi kepada para atlet atas prestasinya mengharumkan nama bangsa di kancah kompetisi nasional maupun internasional. Namun, yang tak boleh dilupakan dari prestasi tersebut adalah peran para pelatih yang menghantarkan para atlet meraih juara.

Atas dasar itulah, Menpora Imam Nahrawi memberikan bonus dan piagam penghargaan kepada 22 pelatih dan asisten pelatih di SKO Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (17/9).

"Di Haornas kemarin kita berikan beberapa pelatih, dan sekarang saya langsung masuk ke Ragunan di sinilah banyak peraih medali emas itu dilatih oleh para pelatih yang kali ini kita juga berikan penghargaan. Bentuk penghargaan ini tidak sebesar yang diterima oleh pelatih yang mendampingi di Asian Games, tapi tentu ini adalah wujud penghormatan sekaligus penghargaan pemerintah kepada para pelatih dan asisten pelatih di SKO Ragunan," papar menteri yang hobi bermain bulu tangkis ini.

Menpora Imam Nahrawi beri penghargaan kepada 22 pelatih dan asisten pelatih di SKO Ragunan/Foto: © Merdeka.com

SKO Ragunan memang telah berhasil mencetak banyak atlet berprestasi. Namun tak cukup satu sekolah saja. Imam berharap agar lebih banyak lagi SKO-SKO lain yang menunjukkan kualitasnya. "Jadi sekolah-sekolah seperti SKO Ragunan kita perbanyak lagi bekerjasama dengan Kemendikbud maupun PPPLP yang harus terus tumbuh berkembang dari provisi kabupaten kota dan seterusnya," ujarnya.

Selain itu, peranan cabang olahraga, KONI, dan pemerintah juga harus memperbanyak kompetisi di level-level daerah seperti piala bupati piala wali kota piala polres, piala dandim. Hal ini dilakukan agar para atlet muda mampu menempa diri.

"Jadi kita harapkan kompetisi itu tidak harus di Jakarta tapi di daerah-daerah, ini searah dengan visi presiden bahwa negara harus hadir, dan itu kita wujudkan dalam kebijakan Gala Desa, Sepeda Nusantara dan Sepakbola berjenjang itu contoh-contoh yang sekarang juga dilakukan Kemendikbud lewat Gala Siswa," tutupnya.

Para siswa ini nantinya tak hanya akan menjadi atlet, namun juga diharapkan akan menjadi bibit-bibit pelatih sebagai bentuk regenerasi. Semoga ke depannya makin banyak tumbuh calon atlet dan pelatih baru yang mengharumkan nama bangsa Indonesia dalam berbagai bidang olahraga.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/wnd)

Rekomendasi
Trending