Meriahkan HUT ke-441 Sumedang, Carnaval Simpati Jadi Atraksi Paling Dinanti

Sabtu, 20 April 2019 10:20 Penulis: Wuri Anggarini
Meriahkan HUT ke-441 Sumedang, Carnaval Simpati Jadi Atraksi Paling Dinanti
┬ęShutterstock

Kapanlagi Plus - Menyambut hari jadi kota atau kabupaten setiap daerah, biasanya sederet agenda menarik sudah dibuat masing-masing pemerintah daerah untuk menarik perhatian masyarakat. Pesta tersebut nggak hanya dinikmati kalangan pejabat daerah saja, tapi juga untuk masyarakat sekitar sekaligus menarik perhatian wisatawan yang berkunjung.

Nggak terkecuali Kabupaten Sumedang yang sebentar lagi bakal merayakan HUT ke-441. Beragam event sudah disiapkan untuk menyambut kemeriahan pesta rakyat. Salah satu yang paling dinanti adalah Carnaval Simpati! Kira-kira seperti apa sih konsep acaranya?

Kegiatan ini rencananya akan dihelat pada 27 April 2019 yang mengambil lokasi start dan finish di Alun-Alun Sumedang. Carnaval yang jadi salah satu bagian dari puncak kemeriahan HUT Sumedang tersebut mengambil tema Kolaborasi Menuju Sumedang Simpati, Mengentaskan Kemiskinan dan Memberdayakan UMKM. Rute yang diambil yaitu Alun alun – Jl. Raden Suyud – Pertigaan Palasari/Cangkudu – Pertigaan Sayang – Jl. Pangenran Santri – Perempatan Gudang Kopi – Pertigaan BNI – Jl P. Geusan Ulun – Alun Alun.

Dalam Carnaval ini, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir juga akan terlibat sebagai tim juri. Penilaian meliputi keseragaman, kesesuaian dengan tema, dan kekompakan.

"Kita ingin seluruh masyarakat Sumedang ikut memeriahkan kegiatan ini. Semua pejabat Pemda dan aparat juga akan ikut melebur dengan masyarakat," ujar Bupati Dony didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Agus Sukandar, Jumat (19/4).

Bupati Dony menambahkan, dengan adanya carnaval ini, diharapkan bisa mendongkrak perekonomian kerakyatan di Sumedang. Karena Mengentaskan Kemiskinan dan Memberdayakan UMKM menjadi tujuannya.

"Adapun tujuannya agar tercipta semangat kebersamaan dalam upaya bersama-sama membangun Sumedang. Dengan mendorong kemajuan UMKM dan mengurangi angka kemiskinan," kata Bupati Dony.

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung mengatakan, carnaval ini membawa berkah bagi para penjaja kuliner yang nanti berjejer rapi di sepanjang jalan. Begitu juga para pedagang kaki lima yang menjajakan aneka kerajinan atau mainan anak-anak.

"Sebuah event memang harus menjadi berkah bagi masyarakat. Pariwisata harus berjalan selaras serta mensejahterakan masyarakat," kata Adella Raung yang diamini oleh Kepala Bidang Pemasaran Area I (Jawa), Wawan Gunawan.

Wawan Gunawan menambahkan, atraksi-atraksi wisata seperti ini harus rutin digelar di Sumedang. Sehingga potensi Sumedang akan makin terekspos oleh media. Pertumbuhan pariwisata Sumedang pun bisa makin cepat berkembang.

“Kalau berbicara potensi, Sumedang tidak ada habisnya. Tinggal sekarang konsistensi dari seluruh stakeholder pariwisatanya untuk terus berkomitmen membangun pariwisata Sumedang. Contohnya dengan atraksi seperti ini,” ucap Wawan.

Acungan dua jempol diberikan Menpar Arief Yahya kepada kepala daerah Sumedang. Dia yakin bahwa potensi pergerakan orang dalam jumlah masif, akan menggerakkan ekonomi.

Baginya, pergerakan orang sama dengan pergerakan bisnis. Setiap pergerakan orang akan menciptakan pergerakan ekonomi, pergerakan barang dan jasa. Karena itu industri pariwisata pasti akan ikut bergerak.

“Direct impact dan indirect impact-nya besar. Sumedang ramai semua ikut kebagian rezeki. Belum lagi coverage media. Potensi Sumedang akan semakin terangkat lagi. Namun semua bisa terwujud bila ada CEO Commitment daerah. Sukses untuk pariwisata Sumedang. Salam Pesona Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

(adv/wri)

Editor:

Wuri Anggarini



MORE STORIES




REKOMENDASI