Nama Vozinha, Kiper Tanjung Verde Kini Diabadikan Jadi Spesies Baru Moluska Laut

Nama Vozinha, Kiper Tanjung Verde Kini Diabadikan Jadi Spesies Baru Moluska Laut
Nama Vozinha diabadikan sebagai spesies laut baru (Credit: instagram.com/VOZINHA1)

Kapanlagi.com - Performa luar biasa Vozinha di Piala Dunia 2026 terus mendatangkan kejutan. Setelah menjadi salah satu kisah paling inspiratif sepanjang turnamen, penjaga gawang timnas Tanjung Verde itu kini menerima penghargaan yang sangat tidak biasa.

Nama sang kiper resmi digunakan sebagai nama spesies baru moluska laut yang ditemukan oleh peneliti asal Spanyol. Penghormatan tersebut menjadi bukti bahwa kiprah Vozinha tak hanya dikenang di dunia sepak bola, tetapi juga masuk ke dalam dunia sains.

1. Spesies Baru Diberi Nama Aldisa vozinhai

Vozinha tampil gemilang di Piala Dunia 2026 (Credit: instagram.com/VOZINHA1)

Peneliti biologi laut asal Spanyol, Jesus Ortea, menamai spesies moluska laut yang baru ditemukan dengan nama Aldisa vozinhai sebagai bentuk penghormatan kepada Vozinha.

Moluska tersebut merupakan siput laut berwarna merah dengan ukuran sekitar empat milimeter yang sebelumnya belum pernah tercatat dalam dunia ilmiah. Spesies baru ini dipublikasikan dalam karya ilmiah berjudul Historias de la Bioadversidad (Biodiversity Stories).

Hewan laut itu ditemukan di kawasan Karibia, tepatnya di sekitar Havana, Kuba, dan Guadeloupe.

Menariknya, Ortea sengaja menerbitkan penelitiannya bertepatan dengan berlangsungnya Piala Dunia 2026, tak lama setelah Vozinha tampil gemilang saat membantu Tanjung Verde menahan imbang juara Eropa, Spanyol, dengan skor 0-0. Dalam pertandingan tersebut, kiper berusia 40 tahun itu mencatatkan tujuh penyelamatan penting dan terpilih sebagai pemain terbaik laga.

2. Bentuk Terima Kasih kepada Tanjung Verde

Vozinha dapat apresiasi dari seluruh penjuru dunia (Credit: instagram.com/VOZINHA1)

Pemberian nama tersebut ternyata memiliki makna yang lebih dalam. Jesus Ortea diketahui memiliki hubungan erat dengan Tanjung Verde. Pada 2023, ia menerima Medal of Environmental Merit dari negara tersebut sebagai penghargaan atas kontribusinya dalam penelitian keanekaragaman hayati laut di wilayah kepulauan itu.

Sebagai bentuk rasa terima kasih kepada masyarakat Tanjung Verde, Ortea kemudian memilih nama Vozinha untuk diabadikan sebagai nama spesies baru yang berhasil ia identifikasi.

Ini juga bukan kali pertama Ortea menggunakan nama pesepak bola untuk penemuan ilmiahnya. Pada 2019, ia pernah menamai spesies siput laut kecil dengan nama mantan kiper Real Madrid dan timnas Kosta Rika, Keylor Navas.

3. Popularitas Vozinha Melejit Berkat Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 menjadi panggung terbesar dalam karier Vozinha. Selain membawa Tanjung Verde mencatat sejarah pada penampilan perdana mereka di ajang tersebut, ia juga menorehkan rekor sebagai pemain tertua yang tampil dalam debut Piala Dunia sebuah negara pada usia 40 tahun 12 hari.

Kariernya sendiri telah membawanya bermain di berbagai negara, termasuk Tanjung Verde, Moldova, Slovakia, Siprus, dan Portugal.

Popularitasnya pun melonjak drastis selama turnamen berlangsung. Jumlah pengikut Vozinha di Instagram yang sebelumnya hanya sekitar 50 ribu meningkat menjadi sekitar 28,5 juta, menjadikannya salah satu sosok paling viral di Piala Dunia 2026.

Penghargaan unik dari dunia sains ini semakin melengkapi perjalanan luar biasa sang kiper veteran. Dari penyelamatan penting di bawah mistar hingga namanya diabadikan sebagai spesies baru, Vozinha kini meninggalkan warisan yang tak hanya dikenang di lapangan hijau, tetapi juga dalam dunia penelitian ilmiah.

Rekomendasi

Trending