Pengertian Kata Kerja Pasif, Ciri-Ciri Beserta Contohnya dalam Kalimat

Rabu, 25 Agustus 2021 17:33
Pengertian Kata Kerja Pasif, Ciri-Ciri Beserta Contohnya dalam Kalimat
Ilustrasi (credit: pixabay.com)


Kapanlagi Plus - Kata kerja pasif adalah jenis kata kerja bahasa Indonesia yang penting diketahui. Kata kerja pasif termasuk ke dalam jenis verba berdasarkan subjeknya. Lalu apa itu kata kerja pasif?

Ada beragam bentuk kata kerja dalam bahasa Indonesia terbagi dalam beberapa klasifikasi. Di antaranya kata kerja aktif, kata kerja pasif, kata kerja transitif, kata kerja intransitif, kata kerja dasar ataupun turunan.

Terlepas dari jenisnya, kata kerja berfungsi untuk menyatakan suatu tindakan, kejadian, proses, ataupun aktivitas yang tengah dikerjakan subjek. Kata kerja dalam kalimat juga bisa diberi kata imbuhan baik di awal, akhir, ataupun di tengah.

Salah satunya jenis kata kerja pasif yang juga diberi kata imbuhan. Sebab itulah di bawah ini ada penjelasan tentang pengertian kata kerja pasif beserta ciri-ciri dan contohnya dalam kalimat. Pengertian kata kerja pasif dapat memudahkan kalian memahami jenis kata kerja berdasarkan subjeknya serta membedakannya dengan verba-verba lainnya.

Berikut ulasannya terkait pengertian kata kerja pasif telah dirangkum kapanlagi.com dari berbagai sumber.

 

 

1. Pengertian Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif adalah jenis kata kerja yang masuk dalam klasifikasi berdasarkan subjeknya. Sesuai dengan definisi kata kerja yakni untuk menyatakan suatu aktivitas atau pekerjaan yang dilakukan subjek. Pengertian kata kerja pasif tak berbeda jauh. Hanya saja, kata kerja pasif digunakan ketika subjeknya dikenai suatu pekerjaan atau tindakan.

Bentuk kata kerja pasif yang subjeknya dikenai pekerjaan ini biasanya predikatnya diberi kata imbuhan di- ataupun ter-. Sehingga dalam sebuah kalimat dengan kata kerja pasif, subjeknya terkesan dikenai pekerjaan yang membuatnya terlihat seperti sengsara, menderita ataupun mendapatkan suatu tindakan. Contohnya seperti, tertelan, dibakar, dicium, dimakan, diinjak, dan seterusnya.

 

 

2. Ciri-Ciri Kata Kerja Pasif

Ciri-ciri kata kerja pasif cukup mudah dipahami. Terlebih ciri-ciri kata kerja pasif ini bisa membantu kalian mengenali jenis kata kerja pasif dalam kalimat. Langsung saja simak ulasannya tentang ciri-ciri kata kerja pasif yang penting untuk diketahui.

- Subjek dikenai suatu pekerjaan atau tindakan.

- Karena subjek dikenai suatu pekerjaan biasanya membuatnya terkesan menderita, sengsara, ataupun mendapat suatu tindakan.

- Kata kerja pasif predikatnya diberi kata imbuhan di- atau ter-.

- Kata kerja pasif biasanya predikat bisa berupa kata ganti orang.

 

 

3. Contoh Kata Kerja Pasif dalam Kalimat

Setelah memahami pengertian kata kerja pasif dan ciri-ciri kata kerja pasif, berikut ini ada contoh kata kerja pasif dalam kalimat. Adapun contoh kata kerja pasif dalam kalimat dapat kalian simak melalui ulasan di bawah ini.

- Bunga matahari disiram oleh Ana.

- Ikan salmon sudah dimakan Ani tadi pagi.

- Wortel sudah dimasak Intan sampai matang.

- Air sungai  teracuni limbah pabrik industri.

- Sirup mangga diminum oleh Budi.

- Bukunya sudah dibaca oleh Sinta.

- Roti ulang tahun sudah dipotong oleh Fatimah.

 

 

4. Perbedaan Kata Kerja Pasif dan Kata Kerja Aktif

Agar memudahkan kalian mengenali dan memahami kata kerja pasif dengan jenis verba bahasa Indonesia lainnya, berikut ini ada perbedaan kata kerja pasif dan kata kerja aktif. Perbedaan kata kerja pasif dan kata kerja aktif cukup mudah dipahami. Berikut penjelasannya terkait perbedaan kata kerja aktif dan kata kerja pasif.

- Perbedaan kata kerja aktif dan pasif Berdasarkan subjeknya

Kata kerja aktif subjeknya sebagai pelaku atau yang melakukan. Sedangkan kata kerja pasif subjeknya dikenai suatu pekerjaan atau tindakan.

- Perbedaan kata kerja aktif dan pasif berdasarkan predikatnya

Kata kerja aktif predikatnya diberi imbuhan me- atau ber-. Sedangkan kata kerja pasif predikatnya diberi imbuhan di- atau ter-.

- Contoh kata kerja aktif tersebut di antaranya menulis, membaca, mencari, menangkap, berenang. Sedangkan contoh kata kerja pasif seperti ulasan sebelumnya yakni ditembak, dibaca, dimakan, diminum.

 

 

5. Jenis-Jenis Kata Kerja Lainnya

Ada beberapa jenis-jenis kata kerja yang juga penting diketahui selain kata kerja aktif dan kata kerja pasif. Berikut ini jenis-jenis kata kerja lainnya dalam bahasa Indonesia.

- Kata kerja transitif: jenis kata kerja yang membutuhkan objek sebagai pelengkap dan penjelas. Sehingga kalimatnya mudah dipahami dan bermakna. Contohnya yakni, Andi memberi minum kucing. Kata kerja memberi merupakan jenis kata kerja transitif.

- Kata kerja intransitif: kata kerja ini tidak memerlukan objek seperti bentuk kata kerja transitif. Contohnya yakni Ana tidur pulas.

- Kata kerja dasar: kata kerja jenis ini adalah kata kerja dasar atau tidak memiliki kata imbuhan. Sehingga masih dalam bentuk asli atau kata dasar. Contohnya, makan, minum, mandi.

- Kata kerja turunan: kata kerja turunan adalah kata kerja yang sudah diberi imbuhan. Jenis kata kerja turunan sudah mengalami penggabungan ataupun reduplikasi. Sebab itulah contoh kata kerja turunan terdiri dari bebas afiks wajib, bebas afiks manasuka, terikat afiks, reduplikasi, majemuk. Contohnya seperti berputar-putar, mencuri, tatap muka.

Nah itulah penjelasan tentang pengertian kata kerja pasif, ciri-ciri dan contohnya dalam kalimat. Tak lupa juga disertai dengan penjelasan lain tentang jenis-jenis kata kerja.

Sumber: liputan6.com, penerbitdeepublish.com, alsy.my.id

 

 

(kpl/gen/nlw)



MORE STORIES




REKOMENDASI