Petinju Valentinus Nahak Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Jum'at, 03 Agustus 2018 09:45 Penulis: Soraya
Petinju Valentinus Nahak Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker
Valentinus Nahak - Made Mulyawan Arya © instagram.com/de_gadjah

Kapanlagi Plus - Sebuah kabar duka baru saja menghampiri dunia olahraga tanah air. Petinju asal Bali yang bernama Valentinus Nahak telah meninggal dunia di Rumah Sakit Sanglah, Bali, Kamis (2/8) malam sekitar pukul 19.35 WITA karena penyakit kanker kelenjar getah bening yang dideritanya.

Kabar ini langsung dikonfirmasi oleh kakaknya sendiri, Julio Bria, atlet peraih medali emas di SEA GAMES 2011. Mantan petinju Indonesia, Hendrik Simangunsong pun menuturkan jika Valentinus tutup usia usai menjalani satu kali proses kemoterapi.

"Indonesia kehilangan petinju potensial. Saya ikut berduka cita atas meninggalnya Valentinus Nahak. Saya dihubungi Julio Bria yang mengabarkan Stevanus sudah meninggal dunia," tutur Hendrik saat dihubungi oleh Liputan 6.

Selamat jalan Valentinus, beristirahatlah dengan tenang © instagram.com/kemenporaSelamat jalan Valentinus, beristirahatlah dengan tenang © instagram.com/kemenpora

Atas kabar duka ini, pihak Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia) pun mengucapkan rasa belasungkawanya, "Indonesia kehilangan salah satu petinju terbaik dengan meninggalnya Valentinus Nahak. Selamat jalan Valen, semangat olahragamu tidak akan pernah kami lupa."

Kesedihan yang mendalam juga sempat dirasakan oleh Made Mulyawan Arya salah satu rekan terdekat almarhum. Pria yang berstatus sebagai anggota DPRD Kota Denpasar ini menuliskan lewat Instagram Story-nya, "Selamat jalan adikku sayang. Cinta kasihmu selalu ada di dalam hati kami. Istirahatlah dengan tenang dan tanpa merasa kesakitan lagi di sisi-Nya."

Gara-gara kanker kelenjar getah bening yang diidapnya, almarhum Valentinus mengalami perubahan besar pada tubuhnya. Ia yang tadinya atletis dan punya perut six pack serta otot kekar mendadak kurus dengan sangat cepat hingga sempat menjadi bahan perbincangan publik beberapa waktu lalu.

(kpl/sry)

Editor:

Soraya



MORE STORIES




REKOMENDASI