Prestasi & Fakta Unik Lilyana Natsir, Apa Yang Dilakukan Setelah Pensiun?

Minggu, 27 Januari 2019 18:35 Penulis: Rahmi Safitri
Prestasi & Fakta Unik Lilyana Natsir, Apa Yang Dilakukan Setelah Pensiun?
Lilyana Natsir © instagram.com/natsirlilyana


Kapanlagi Plus - Lilyana Natsir adalah salah satu atlet kebanggaan Indonesia dari cabang bulutangkis. Tepat di final ajang Indonesia Masters 2019, wanita yang biasa disapa Butet ini memutuskan untuk mengakhiri karir internasionalnya di lapangan badminton. Sayangnya di final, Butet yang berpasangan dengan Tontowi Ahmad gagal meraih gelar juara setelah kalah tiga set dari pasangan ganda campuran asal China.

Awal mula kiprah Butet di bulutangkis dimulai saat ia bergabung dengan PB Pisok Manado saat ia masih berusia 9 tahun. Tiga tahun kemudian ia memutuskan untuk lebih menyeriusi bulutangkis dengan bergabung PB Tangkas, Jakarta. Perjuangannya tak sia-sia karena di 2002, Butet berhasil masuk pelatnas.

Pasangan pertamanya di ganda campuran adalah Markis Kido, yang kemudian lebih dikenal sebagai salah pemain ganda putra. Tapi prestasi demi prestasi mulai ditorehkannya setelah dipasangkan dengan Nova Widianto. Bersama Nova, Butet pernah meraih dua kali juara dunia dan medali perak Olimpiade.

Setelah Nova pensiun, Butet sempat dipasangkan dengan Delvin Lahardi Fitriawan, sebelum akhirnya bersama dengan Tontowi atau Owi sampai pensiun. Bersama Owi, karir Butet makin melesat. Ia berhasil tiga gelar All England, dua kali juara dunia, dan emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Buat yang belum tahu, Butet juga sempat bermain untuk nomor ganda putri dan berpasangan dengan Vita Marissa. Meski tak lama, tapi Butet dan Vita sempat meraih tiga gelar juara termasuk emas Sea Games dan Indonesia Open 2008.

1. Hanya Lulusan SD

Butet sangat mencintai bulutangkis sejak kecil. Bahkan dia rela meninggalkan bangku sekolah demi prestasinya di bulutangkis. Yap, Butet memang hanya lulusan SD. Tapi dedikasi dan prestasinya di lapangan membuat bangga seluruh bangsa Indonesia.

2. Panggilan Butet

Merasa aneh nggak kenapa Liliyana Natsir yang berasal dari Manado, tapi malah dipanggil Butet. Butet adalah panggilan khas dari Medan, Sumatera Utara, yang pastinya jauh banget kan dari Manado yang berada di Sulawesi.

Butet cerita panggilan ini didapatkannya kala masuk klub bulutangkis. Ada seseorang yang tanya namanya, ketika dijawab Lilyana, si teman baru itu merasa terlalu panjang, ia lalu menyarankan agar dipanggil Butet saja, yang merupakan panggilan sayang untuk adik kalau di Medan. Butet pun setuju dan teman-teman yang lain ikutan memanggil begitu.

3. Selalu Tenangkan Rekan dan Ingatkan Agar Tidak Sombong

Di atas lapangan, Butet bukan cuma punya skill menawan, tapi juga mampu meredam emosi rekannya. Dari videonya yang viral lagi, Butet pernah terlihat meminta Owi untuk tetap fokus dan tak boleh sombong, meskipun mendapat angka.

Bukan itu saja, saat hendak bertanding di final Olimpiade Rio de Janeiro, Owi bilang nervous sekali kepada Butet. Sebagai sosok yang lebih tua, Butet meminta Owi untuk tetap tenang, padahal aslinya dia sendiri juga deg-degan.

4. Fokus Bisnis Dulu Setelah Pensiun

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Kompas TV setelah ceremony perpisahannya, Butet sempat ditanya tentang rencananya setelah gantung raket. Wanita berusia 33 tahun ini mengaku belum tahu pasti ke depannya, tapi yang pasti dia akan lebih mengembangkan bisnisnya yang dibangun sejak tiga tahun lalu. Butet memang punya bisnis NINE Family Reflexology.

Terima kasih, Butet, buat prestasinya. Sukses dan bahagia selalu ya, our Legend!

 

(kpl/pit)

Editor:

Rahmi Safitri



MORE STORIES




REKOMENDASI