Rumah Pencipta Lagu 'Hymne Guru' Dijual, Sang Istri Sedih Harus Pergi

Rabu, 30 Januari 2019 20:55 Penulis: Guntur Merdekawan
Rumah Pencipta Lagu 'Hymne Guru' Dijual, Sang Istri Sedih Harus Pergi
Damijati dan Sartono pencipta 'Hymne Guru' / Credit: Detikcom - Sugeng Harianto


Kapanlagi Plus - Pencipta lagu Hymne Guru, Sartono telah wafat sejak 1 November 2015 silam. Beliau meninggalkan seorang istri bernama Damijati (68 tahun). Keduanya untuk saat ini tinggal di sebuah hunian di Jalan Halmahera Nomor 98, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Madiun.

Namun tak lama lagi, Damijati harus segera angkat kaki dari rumah yang dipenuhi kenangan indah bersama sang almarhum suami itu. Dilansir dari Detik.com, rumah itu saat ini sedang dijual. Bahkan, di depan rumahnya sudah menggantung papan tulisan 'DIJUAL' sejak Hari Raya Idul Fitri 2018 silam.

Usut punya usut, rumah tersebut ada di bawah nama Hartono. Karenanya, saudara-saudara dari sang almarhum pun kini mencoba menjual rumah tersebut dan berniat untuk membagikan hasilnya kepada para ahli waris. Damijati merasa tak bisa berbuat banyak.

"Saya terserah saja gimana sikap keluarga dari suami saya. Suruh pergi saya ya pergi," kata Damijati kepada detikcom di rumahnya, Rabu (30/1/2019).

1.

Seperti diketahui, dari pernikahannya dengan almarhum Sartono, Damijati tidak dikaruniai anak. Meskipun begitu, mereka mengangkat seorang anak bernama Ratno yang kini berusia 45 tahun.

Untuk saat ini Damijati dan Ratno masih tinggal di rumah yang penuh kenangan tersebut. Namun mau tidak mau, Ia harus segera menemukan tempat tinggal baru bersama anak angkatnya sebelum rumah tersebut berpindah tangan.

"Dengan anak angkat yang merawat suami dan kalau bisa saya cari pondokan atau rumah. Semoga ada rejeki alhamdulillah saya masih bisa bermain Seni Ketoprak," tambahnya.

2.

Damijati yang dulunya sempat jadi guru, kini tengah menekuni dua bidang lain sebagai mata pencaharian. Selain Seni Ketoprak, Ia juga menyewakan baju adat untuk pentas acara pemerintahan Kota Madiun.

"Alhamdulillah saya punya perkumpulan ketoprak dan menyewakan baju ramai setahun sekali waktu ada event," pungkasnya.

(kpl/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI