Salah Prosedur Oplas Sedot Lemak, Seorang Wanita Alami Koma

Rabu, 09 Agustus 2017 14:18 Penulis: Agista Rully
Salah Prosedur Oplas Sedot Lemak, Seorang Wanita Alami Koma
ilustrasi

Kapanlagi Plus - Ada berbagai macam pilihan untuk jadi langsing, cara yang mudah adalah dengan sedot lemak. Kalau mau cara yang lebih sulit ada yakni olahraga dan diet teratur. Tapi olahraga perlu dilakukan secara kontinyu dan konsisten. Inilah yang manjadi tantangan bagi para wanita.

Karena berolahraga dengan teratur memang cukup susah dilakukan, sebagian wanita memilih untuk melakukan prosedur yang mudah saja yakni operasi atau liposuction. Namun risiko yang harus dihadapi dengan prosedur liposuction ini jauh lebih tinggi, bahkan bisa berakibat fatal bila tidak dilakukan dengan benar. Seperti yang terjadi pada seorang wanita asal China ini.

Seorang wanita asal China jatuh koma setelah melakonii prosedur sedot lemak yang salah  Shanghaiist.comSeorang wanita asal China jatuh koma setelah melakonii prosedur sedot lemak yang salah Shanghaiist.com

Seorang wanita berusia 27 tahun harus mengalami koma setelah dokter yang menangani prosedur liposuction di klinik malpraktik. Mulanya lemak yang berada di tubuh wanita ini disedot lalu hendak disuntikkan ke daerah pelipis. Sial tak dapat dihindari, injeksi lemak tersebut justru masuk ke pembuluh darah langsung di otak.

Karena masuk melalui pembuluh darah yang salah, wanita yang melakukan operasi di klinik Guangxi, Nanning ini jatuh koma dan segera dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya kritis dan membuatnya harus menjalani empat operasi lain.

Dokter klinik salah menyuntikkan lemak di bagian pelipis sehingga menyerang otak dan menyebabkan kelumpuhan  Shanghaiist.comDokter klinik salah menyuntikkan lemak di bagian pelipis sehingga menyerang otak dan menyebabkan kelumpuhan Shanghaiist.com

Diketahui lemak yang masuk ke pembuluh darah yang salah tersebut menyebabkan pembengkakan kepala dan melumpuhkan tubuh sebelah kiri wanita malang ini.

Setelah diinvestigasi lebih lanjut, rupanya dokter klinik yang menangani operasi sedot lemak wanita ini bukanlah tenaga medis yang berkualifikasi. Untuk itu polisi setempat mengamankan baik dokter maupun manajer dari klinik yang dikunjungi sang wanita. Duh, miris ya?

(sha/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI