Sebarkan Virus Kebaikan, Cara Efektif Lawan Virus Covid-19

Jum'at, 23 Juli 2021 08:00 Penulis: Wuri Anggarini
Sebarkan Virus Kebaikan, Cara Efektif Lawan Virus Covid-19
(c) Shutterstock

Kapanlagi Plus - Perang terhadap Covid-19 masih terus berlangsung hingga saat ini. Nggak bisa dipungkiri, pandemi ini memang membawa dampak untuk berbagai bidang, seperti kesehatan dan sosial ekonomi. Di tengah masa sulit seperti sekarang ini, perlu adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan semangat gotong royong yang positif.

Menyebarkan virus positif sangat penting sebagai cara efektif lawan Covid-19. Apa saja yang sudah dilakukan?

Sinergi Pemerintah dan Berbagai Lembaga

Presiden memberikan jaminan agar aparat tidak takut mengeluarkan bantuan sosial asal memenuhi prinsip akuntabilitas. Hal ini disampaikan oleh Deputi III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden, Dr. Panutan S. Sulendrakusuma.

"Hal lainnya adalah dilakukan pula rapat terbatas bersama kepala daerah untuk mendorong agar penyerapan anggaran, khususnya anggaran perlindungan sosial segera dilakukan,” terangnya di Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, Rabu (21/7). 

Nggak hanya pemerintah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) menyelenggarakan kurban online dalam upaya membantu fakir miskin yang mengalami kesulitan di masa pandemi. Menurut Ketua BAZNAS, K.H. Noor Achmad, gagasan kurban online ini memiliki minat yang tinggi.

“Angka peminat kurban online tahun ini 70% lebih tinggi dari tahun lalu. Bahkan dari target kami yakni setara 4000 ekor kambing sudah mencapai lebih dari 120% atau lebih 20% dari target,” terangnya.

Gerakan Senada Dilakukan Public Figure

Nggak hanya pemerintah dan lembaga terkait saja. Menyebarkan kebaikan juga dilakukan oleh selebriti sekaligus penyintas Covid-19, Imam Darto. Ia bercerita tentang gerakan positif yang dilakukan di masa pandemi buat menularkan virus kebaikan bagi banyak orang.

“Banyak yang mengirimkan pesan ke saya minta tolong karena kesulitan mencari rumah sakit, ruang ICU, tabung oksigen, tapi yang paling banyak adalah mencari donor plasma darah. Saya dan salah satu restoran lalu membuat gerakan memberi makan sepuluh pasien isolasi mandiri selama sepuluh hari, untuk makan siang dan malam mereka. Tetapi saya menerapkan prinsip yang nantinya pasien isolasi mandiri ini bisa mendonorkan plasma darahnya kepada yang membutuhkan ketika sudah sembuh,” jelas Imam Darto.

Imam Darto juga berprinsip bahwa Covid-19 perlu dilawan dengan virus kebaikan. “Satu virus (COVID-19) menulari yang lain, banyak yang terkapar sakit. Kita juga harus menularkan virus kebaikan agar banyak yang sembuh dan kekebalan tubuhnya naik. Minimal kalau tidak bisa berbuat sesuatu yang sifatnya materi, bisa sedekah senyum, karena tangan di atas itu lebih baik,” kata Imam Darto.

Langkah positif dilakukan Imam Darto ini pun mendapat dukungan dari Panutan. “Apa yang dilakukan mas Imam Darto mencerminkan jati diri masyarakat Indonesia. Dari dulu masyarakat Indonesia adalah masyarakat berprinsip gotong royong. Untuk menangani pandemi COVID-19 ini memang harus total football. Karena itu kita sebagai satu bangsa, harus menggunakan seluruh kekuatan yang ada di bangsa kita dalam menangani pandemi ini,” pungkas Panutan.

 

(kpl/wri)

Editor:

Wuri Anggarini



MORE STORIES




REKOMENDASI