Seorang Manajer Meracuni Staff Part-Time Karena Malas Bekerja

Kamis, 18 Mei 2017 13:18 Penulis: Agista Rully
Seorang Manajer Meracuni Staff Part-Time Karena Malas Bekerja
New York Post

Kapanlagi Plus - Sudah jadi rahasia umum bahwa masyarakat Jepang gila kerja. Bila di Indonesia jam kerja rata-rata 8 jam tiap 5 hingga 6 hari maka Jepang tak mengenali hal tersebut. Bahkan karena kultur kerja yang tak kenal lelah dan waktu tersebut, sejumlah perusahaan di Jepang justru memberikan bonus bagi karyawan yang pulang cepat alias tidak lembur.

Namun tak semua orang Jepang memiliki etos kerja tinggi seperti itu. Ada kalanya juga para pekerja Jepang memilih untuk 'bersantai' sedikit dengan istirahat di tempat kerja. Sayangnya, tindakan semacam ini justru berefek buruk.

Seorang manajer di Jepang tega meracun karyawannya sendiri karena bermalas-malasan  World of BuzzSeorang manajer di Jepang tega meracun karyawannya sendiri karena bermalas-malasan World of Buzz

Sebab belum lama ini seorang pekerja part-time di Jepang diracuni oleh seorang manajer yang mengepalai restoran tempatnya bekerja. Kejadian ini berlangsung di Kota Himeji. Alih-alih ditegur atau diberi sanksi indisipliner, karyawan tersebut justru diberi makan semangkuk nasi yang telah ditaburi biji bunga Datura.

Biji dari bunga berbentuk terompet ini mengandung racun yang dapat membuat korbannya merasakan amnesia dan pelebaran pupil sehingga membuat penderita kesakitan di bawah cahaya normal.

Bunga Terompet yang mengandung racun mematikan bagi manusia  World Of BuzzBunga Terompet yang mengandung racun mematikan bagi manusia World Of Buzz

Si pekerja baru diketahui keracunan keesokan hari saat dirinya tak bisa bangun, tubuhnya bergetar, lumpuh, dan tak bisa melakukan apapun. Beruntung pekerja part-time tersebut masih bisa terselamatkan karena dilarikan ke rumah sakit terdekat saat gejala awal keracunan terjadi.

Setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, aparat berwajib menemukan bahwa penyebab pemuda tersebut keracunan adalah nasi yang diberikan oleh sang manajer. Sang manajer pun mengakui tindak ekstremnya tersebut. Atas tindakannya ini sang manajer dihukum 18 bulan penjara. Duh, ngeri juga ya punya bos seperti ini?

(wor/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI