Shaf Sholat di Sebuah Masjid Dikapling Jadi Perdebatan Netizen

Agista Rully | Jum'at, 17 Maret 2017 16:05
Shaf Sholat di Sebuah Masjid Dikapling Jadi Perdebatan Netizen
© fk unair

Kapanlagi.com - Setiap orang pastilah ingin masuk surga sebab menurut keyakinan tertentu surga menjanjikan semua hal yang indah dan manis bagi para penghuninya. Untuk mendapatkan tempat di surga, seseorang harus beribadah lebih banyak dan juga lebih mendekatkan diri dengan Tuhan. Sayangnya tak semua orang mau bersusah payah melakukan hal ini.

Dalam ajaran Islam sendiri, untuk mendapatkan pahala yang lebih besar seseorang yang melakukan shalat berjamaah diharapkan untuk mengisi shaf terdepan terlebih dahulu. Selain memang sudah tuntunan, menjadi shaf terdepan shalat mendapatkan keutamaan lebih daripada para jamaah yang berada di belakang. Namun bagaimana jadinya bila shaf shalat di Masjid dikapling?

Seorang pengguna Facebook Eka Bagus, membagikan sebuah foto dalam akun pribadinya. Di foto tersebut terdapat pemandangan tak biasa yang berada di dalam masjid. Shaf shalat yang seharusnya dapat ditempati siapapun tanpa memandang golongan atau jabatan justru dikapling sendiri-sendiri. Terdapat sebuah kertas berukuran A4 yang ditempel di sajadah shalat dengan tulisan "Shaf khusus untuk pejabat Kementerian."

Sebuah masjid di Jakarta mengkapling shaf sholat untuk ditempati pejabat tertentu © Facebook.com/Eka BagusSebuah masjid di Jakarta mengkapling shaf sholat untuk ditempati pejabat tertentu © Facebook.com/Eka Bagus

Dalam foto tersebut, Eka Bagus mengungkapkan kekecewaannya, "Yang datang duluan ke masjid itulah yang mengisi shaf terdepan karena mengejar keutamaannya. Bukannya malah ngetag tempat, gak peduli jabatan di dunianya apa." tulis Eka Bagus. Merasa setuju dengan tulisan ini, postingan ini telah dibagikan lebih dari seribu kali.

Beberapa pengguna Facebook memperdebatkan masalah tag tempat ini di kolom komentar. Sebagian berargumen bahwa mengkapling tempat shalat di masjid ini bukanlah hal yang tepat dan tidak sesuai dengan ajaran Islam. Sementara itu ada yang berargumen bahwa mungkin pengkaplingan tempat tersebut serupa dengan memberi tempat khusus bagi para orang tua atau difable di lokasi tertentu.

Di balik perdebatan tersebut, lebih banyak pengguna Facebook yang menyayangkan hal ini karena menganggap tempat di masjid berhak ditempati oleh siapa saja. Oleh sebab itu beberapa user berniat untuk memviralkan foto yang dibagikan hari ini (17/03) kurang lebih pukul 11 siang. Bagaimana menurut KLovers, Apakah perlu shaf masjid dikapling seperti ini? (kpl/agt)




LATEST UPDATE




REKOMENDASI