Siapa Sangka Kalau Mayoritas AC di Dunia Tidak Dibuat Manusia?

© wikimedia

Kapanlagi.com - Indonesia merupakan negara tropis dengan suhu yang tak terlalu dingin, bahkan cenderung panas. Panasnya suhu Indonesia seringkali menyebabkan rasa gerah dan berkeringat, gak nyaman banget deh pokoknya. Tak heran apabila sebagian masyarakat Indonesia mulai menggunakan pendingin ruangan di rumah atau tempat kerja.

Ada begitu banyak merk pendingin ruangan namun yang paling banyak datang dari negara-negara Asia Timur. Saking banyaknya produsen air conditioner (AC) ini, kadang konsumen bingung menjatuhkan pilihan. Namun tetap saja, yang dibutuhkan konsumen adalah AC yang berharga murah, ramah lingkungan, dan berteknologi canggih.

Gree, perusahaan pendingin ruangan modern yang menggunakan non-human technology © wikimedia

Ada satu perusahaan elektronik dari China yang memproduksi pendingin ruangan idaman para konsumen, yakni Gree Electronic. Perusahaan ini telah berdiri sejak tahun 1991 dan saat ini telah memproduksi berbagai macam peralatan elektronik rumah tangga. Gree merupakan satu-satunya merk dagang pendingin ruangan asal negeri tirai bambu yang dapat menembus pasar internasional, termasuk Indonesia.

Yang unik dari produk AC Gree Electronic ini adalah pembuatannya yang tidak menggunakan tenaga kerja manusia melainkan teknologi non-human. Perusahaan yang memiliki 9 pabrik dan tersebar di China, Brazil, dan Pakistan ini menggunakan teknologi robot untuk memproduksi alat elektronik yang mereka perdagangkan, termasuk AC.

AC yang diproduksi oleh Gree menggunakan teknologi inverter yang ramah lingkungan, dingin, murah, dan tidak bising © UK.com

AC Gree menggunakan teknologi inverter yang tentu saja memiliki kandungan Freon rendah. Jumlah AC yang diproduksi oleh Gree Electronic jauh lebih banyak daripada yang dapat diproduksi oleh perusahaan lain yakni 60 juta unit per tahun, hal ini dikarenakan oleh teknologi non-human yang mereka gunakan. Dalam teknologi tersebut, Gree mengintegrasikan divisi Research and Development, Marketing, dan Sales secara terotomatisasi. Tak heran, harga AC yang diproduksi oleh Gree jadi lebih murah tapi tetap berkualitas tinggi.

Teknologi non-human yang digunakan oleh Gree Electronic bisa dibilang merupakan pionir di bidang industri elektronik. Sebab keterlibatan manusia dalam teknologi ini hanya terbatas pada engineering, desain, dan administrasi saja. Meski demikian perusahaan ini telah mempekerjakan kurang lebih 70.000 karyawan. Banyaaaak ya! Karyawan-karyawan ini tersebar di 7 Pabrik China, 1 pabrik Brazil dan 1 pabrik di Pakistan.

Karena telah menggunakan teknologi beberapa langkah lebih maju dari perusahaan elektronik lain, Gree Electronic dipercaya untuk menyuplai alat elektronik di acara kelas Internasional lho! Tak tanggung-tanggung, Gree telah menyuplai alat elektronik untuk Olimpiade Beijing 2008, Olimpiade Sochi 2014, Piala Dunia 2010, dan Asian Games 2010.

Atas pencapaiannya ini, Gree Electronic masuk ke dalam 100 perusahaan besar di China versi majalah Forbes selama 12 tahun berturut-turut. Penyebaran penjualannya pun terus meluas hingga lebih dari 100 negara dari berbagai benua.

So, dari sisi inovasi teknologi dan efisiensi SDM, bisa dibilang Gree Electronic ini keren! Gak heran dong kalau kita penasaran dengan produk ACnya, pasti sejuk banget. Sejuk di kantong, sejuk di hati dan body.

(kpl/agt)

Rekomendasi

Trending