Simpan Setruk Belanja atau Kertas ATM, Hati-Hati Bisa Mengancam Kesehatan!

Rabu, 19 Juni 2019 17:28 Penulis: Gogor Subyakto
Simpan Setruk Belanja atau Kertas ATM, Hati-Hati Bisa Mengancam Kesehatan!
Kertas Thermal. Credit: via hitekno.com - topmedia.co.id diambil 19/6/2019 pukul 16.56


Kapanlagi Plus - Setruk belanja atau kertas ATM memang sudah menjadi hal yang sering menemani kehidupan banyak orang. Setiap pergi ke mini market, kita pasti mendapatkan selembar kertas mungil berisi tagihan belanja.

Saat keluar dari ATM, biasanya kita tak hanya membawa uang hasil dari transaksi penarikan. Namun, ada pula secarik kertas kecil yang keluar dari mesin ATM menunjukkan sisa dari saldo kita di rekening.

Tanpa banyak pikir, kita akan menyimpan kertas-kertas kecil ini di sudut tas, di dalam dompet atau pun di saku celana. Namun apakah kalian tahu kalau menyimpan setruk belanja atau kertas ATM bisa mengancam kesehatan?

1. Kertas Thermal

Apa kalian ada yang pernah mendengar kertas thermal? Rupa-rupanya, struk belanja dan kertas ATM memakai jenis kertas yang satu ini. Biasanya kita menemukan mereka dalam kemasan bentuk rol yang mudah masuk dalam mesin berhitung.

Nah, biasanya kita akan menerima kertas thermal ini dalam berbagai situasi yang sering tak kita sadari. Yang paling jelas saat belanja atau ke ATM. Namun ada juga tiket pesawat, tiket konser atau tiket bioskop yang pakai jenis kertas ini.

Kertas Thermal sendiri mengandung sederet bahan kimia. Bahkan, karena dipenuhi bahan kimia, kertas thermal akan berubah warna ketika dipanaskan.

Permukaan dari kertas thermal dilapisi campuran bahan pewarna seperti fluoran leuco dye dan octadecylphosphonic acids. Selain itu, jenis kertas ini juga mengandung BPA (Bisphenol A) dan BPS (Bisfenol S) yang cukup tinggi.

2. Bahaya Simpan Kertas Thermal

Tanpa kita sadari, ternyata menyimpan kertas thermal bisa mengancam kesehatan kita. Bahkan menyimpan kertas thermal di dalam dompet, tas mau pun kantong celana dan baku pun bisa mengakibatkan kanker payudara, kanker prostat, diabetes dan obesitas.

Dilansir dari doktersehat.com, sebuah penelitian di Taiwan sempat melakukan cek pada kertas thermal. Sekitar 20 sampel dari kertas ATM, beberapa lembar setruk belanja sampai kertas fax dan beberapa kertas kantor pos pun di-cek kandungan kimianya.

Hasil dari penelitian itu menyebutkan, 60 persen dari sampel yang disebutkan mengandung bahan kimia BPA yang bersifat karsinogenik.

Dari 18 sampai 28 sampel tersebut, kandungan kimia yang berada di dalamnya mencapai 10 hingga 50 ppm (parts per million). Jumlah yang dihasilkan dari penelitian tersebut tergolong sangat tinggi sehingga bisa menyebabkan datangnya gangguan kesehatan seperti pubertas dini, obesitas sampai kanker.

Meski dalam dosis sangat sedikit, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa BPA yang ada di setruk belanja bisa picu kanker.

3. Bahaya Remas Kertas Thermal

Kalau bukan menyimpan, biasanya orang-orang yang menerima setruk belanja atau kertas ATM akan meremas kertas tersebut dan membuang ke tong sampah. Namun, apa kalian tahu kalau meremas kertas thermal juga bisa berbahaya?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kertas thermal mengandung bahan kimia BPA dan BPS yang berpotensi tinggi mendatangkan beberapa penyakit.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Organisasi Perlindungan Lingkungan Hidup AS, disebutkan kalau menyentuh 2,5 mikogram BPA yang bisa ditemukan dalam kertas ATM selama 10 detik saja akan terpapar bahaya dari bahan bersifat karsinogenik itu.

Bahkan, resiko tersebut akan meningkat 1,5 lipat kita meremas setruk belanja atau kertas ATM yang kira terima.

4. Menyerap Dalam Kulit

Menyentuh kertas thermal memang membuka peluang paparan BPA dan BPS ke dalam tubuh dengan kontak langsung melalui kulit. Selain itu, masuknya bahan kimia bahaya itu juga bisa lewat makanan yang tersentuh kontaminan tangan (usai menyentuh kertas thermal).

Namun, yang paling mudah adalah lewat kulit, kedua bahan di atas bisa meresap ke lapisan paling bawah kulit bahkan akan menuju ke aliran darah. Dilansir dari Plastick Pollution Coalition, AS, BPS yang berada dalam kertas setruk bisa mengancam sistem reproduksi pada pria dan wanita.

Kandungan BPA dan BPS pun bisa mudah masuk ke dalam tubuh dengan kontak kulit melalui jari yang lembab atau baru memakai lotion. Tak sampai di situ saja, kalau tak segera cuci tangan setelah menyentuh kertas thermal, kandungan bahan kimia itu akan mudah masuk dalam tubuh

5. Berbeda di Indonesia?

Nampaknya, bahaya setruk belanja dan kertas ATM dinyataka berbeda di Indonesia. Dilandisr dari warstek.com, Ditektur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Imran Agus Nurali menjelaskan, "Memang ada informasi kertas print dari ATM itu mengandung bisphenol A (BPA) yang mungkin berdampak buruk pada kesehatan.

Meski begitu beliau menambahkan kalau perlu adanya informasi soal kajian bagaimana setruk belanja atau kertas ATM bisa berdampak pada kesehatan manusia. "Uji klinis yang tidak mudah saya rasa, ini peranan lembaga penelitian atau akademisi untuk memfasilitasinya. Mudah-mudahan dampaknya nanti kepada kebijakan pemerintah terkait penggunaan plastik," sambungnya.

6. Mencegah Lebih Baik

Meski belum ada kepastian di tanah air mengenai bahaya ini, tentunya mencegah akan menjadi solusi yang lebih baik. Nah, bagi kalian yang tak ingin terpapar BPA dan BPAS, mulailah untuk membuang jenis kertas thermal (setruk belanja, kertas ATM, tiket nonton dan lainnya).

Jika memungkinkan jangan menerima setruk belanja atau ketika mengambil uang di ATM. Kalau pun harus menyentuh, sentuhlah bagian belakang yang biasanya mengandung BPA lebih sedikit.

Jangan simpak setruk di dompet, pasalnya BPA dan BPS bisa menempel pada uang-uang dan barang-barang yang ada di sekitarnya. Selain itu jangan lupa membersihkan tangan (cuci) setelah menyentuh kertas thermal.

(kpl/ssm)

Editor:

Gogor Subyakto



MORE STORIES




REKOMENDASI