Startup Grab, Jadi Topik Berita Decacorn di Indonesia

Selasa, 12 Maret 2019 10:27 Penulis: Iwan Tantomi
Startup Grab, Jadi Topik Berita Decacorn di Indonesia
© Shutterstock

Kapanlagi Plus - Keberhasilan Grab mencapai level decacorn tampaknya mengundang perhatian publik. Hal ini karena pencapaian tersebut tak bisa dianggap kecil. Terlebih untuk mencapai level decacorn, perusahaan harus membukukan valuasi hingga 10 miliar dolar AS. Grab pun mampu naik ke level decacorn setelah valuasi perusahaannya mencapai 11 miliar dolar AS.

Kabar baiknya, Grab menjadi startup pertama di Asia Tenggara yang meraihnya. Sontak saja, pencapaian Grab tersebut menggeser topik startup unicorn yang sempat ramai di Indonesia. Jika unicorn ditujukan untuk startup yang berhasil mendapatkan valuasi sebesar 1 miliar dolar AS, maka posisi Grab sekarang ada 10 kali lipat unicorn.

Wajar jika topik berita decacorn ini turut ramai dibicarakan di Indonesia. Apalagi Indonesia merupakan satu dari 8 negara yang masuk wilayah operasional Grab. Dengan banyaknya layanan baru yang terus dihadirkan, Grab pun pelan-pelan menjelma menjadi everyday superapp.

Ini karena Grab bukan saya menghadirkan layanan transportasi, seperti GrabBike, GrabCar, maupun GrabTaxi. Grab sebagai superapp terkemuka di Asia Tenggara, juga menawarkan solusi sehari-hari untuk layanan pengiriman barang dan makanan, seperti GrabFood dan GrabDelivery.

Selain itu, Grab juga menghadirkan layanan pembayaran mobile, hingga hiburan digital demi menjaga kualitas pelayanan kepada para pelanggan setianya. Dengan filosofi platform terbuka yang diusungnya, Grab pun menyatukan para mitra untuk membuat hidup lebih baik bagi masyarakat di Asia Tenggara.

Sebagai informasi tambahan, operasional Grab sekarang telah menjangkau 336 kota yang berada di 8 negara. Selain Indonesia, Grab juga menghadirkan layanan ride-hailing, fintech, hingga marketplace di Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Kamboja, dan Myanmar. Dengan level decacorn yang disandangnya, Grab pun berupaya untuk menghadirkan terus layanan transportasi online yang aman, mudah, serta terjangkau bagi penggunanya.

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI