Sungguh Sial, Mahar Nikah Pria Mempelai Pria Ini Ternyata Mobil Curian
Pelaku pencurian Mobil Fortuner © Merdeka.com/danny
Kapanlagi.com - Seorang warga Pati bernama Ujok Budiyanto baru saja melangsungkan hari bahagia pernikahannya. Sebuah mobil fortuner jadi mahar pernikahan yang diberikan Ujok untuk istrinya. Namun siapa sangka jika kebahagiaan pasangan ini terusik sebuah permasalahan yang tak terduga.
Usut punya usut, mobil yang dijadikan mahar oleh Ujok itu merupakan barang curian. Ceritanya, Ujok membeli mobil tersebut secara kontan seharga 506,6 juta rupiah dari seorang staff Marketing dealer berinisial DS (33). Tanpa sepengetahuan Ujok, ternyata DS tidak memberikan uang hasil penjualan itu ke pihak dealer.
"Jadi pelaku ini staf marketing di perusahaan dealer. Modusnya mencuri satu unit mobil Fortuner untuk dijual konsumen. Tapi hasil penjualan digunakan sendiri tanpa disetorkan kantor," ujar Kapolres Pati, AKBP Jon Wesly Arianto saat dikonfirmasi, Kamis (20/6), seperti dilansir dari Merdeka.com.
Advertisement
1. Mobil Disita
Perusahaan dealer mobil yang merasa kehilangan mobil Fortuner pada 18 Juni 2019 itu lantas melaporkan pencurian ke Polres Pati. Akibat perbuatan DS, perusahaan pun mengalami kerugian sebesar 500 juta lebih.
Petugas yang melakukan penyelidikan lantas dengan cepat menangkap DS dan kini menyita mobil Ujok untuk dijadikan barang bukti. Mau tidak mau, Ujok juga harus ikut terlibat untuk menjadi saksi dalam kasus ini.
"Jadi Ujok ini korban, hanya dimintai keterangan saksi saja. Tersangka kami jerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Sementara Fortuner yang seharusnya dimanfaatkan pasangan pengantin kami tahan sebagai barang bukti," sambung Jon.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
2. Kronologi
Pihak kepolisian lantas membeberkan kronologi pencurian yang dilakukan DS. Kejadian bermula ketika DS memesan satu unit Fortuner kepada kepala gudang. Namun, sebelum pelunasan dan menyelesaikan administrasi, DS mengambil mobilnya tanpa izin.
"Kunci diambil, dan bawa mobil Fortuner itu untuk dijual ke Ujok (korban) yang saat itu juga butuh segera untuk seserahan calon istrinya," jelas Jon lebih jauh.
3. Untuk Judi Online
Pertanyaannya, ke mana uang 506 juta yang dibawa lari DS? Ternyata sang tersangka menggunakannya untuk kepentingan pribadi, yakni bermain judi online.
"Dari keterangan pelaku mobil itu dijual ke korban dengan akta jual beli palsu. Hasil yang diterima justru digunakan untuk judi online," tutup Jon.
(mdk/gtr)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Mila Nurwanti Sebut April Sebagai Pesaing Terberat di D'Academy
