Tak Ada Salju, Begini Sepak Terjang Olahraga Ice Skating di Indonesia

Rabu, 12 Desember 2018 14:44 Penulis: Iwan Tantomi
Tak Ada Salju, Begini Sepak Terjang Olahraga Ice Skating di Indonesia
© Merdeka

Kapanlagi Plus - Selama ini dunia olahraga Indonesia mungkin cuma identik dengan sepak bola, bulutangkis, atau angkat besi. Makanya, menjadi sebuah kejutan kalau Kemenpora memberikan dukungan bagi cabor ice skating yang masih awam bagi masyarakat Tanah Air.

Salah satu bentuk support tersebut terlihat dari kesuksesan gelaran Asian Open Short Track Speed Ice Skating Thropy 2018, tanggal 1-2 Desember 2018 lalu di Aeon Mall, Jakarta Timur. Sekretaris Menpora, Gatot S. Dewa Broto mengatakan gelaran kompetisi ini adalah bekal menuju Sea Games 2019 di Manila, Filipina.

"Sejauh ini kan tidak dipertandingkan (skating) di Asian Games, tetapi nanti di Sea Games itu akan dipertandingkan. Makanya kesempatan di turnamen selevel Asia ini kesempatan bagi para atlet Indonesia untuk bisa menunjukkan perfomance yang bagus," jelasnya, saat jumpa pers di Media Center Kemenpora, Jumat (30/11).

Setahun lalu, tepatnya di Sea Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia, cabor ice skating hanya mampu meraih satu perak dan satu perunggu. Diharapkan dengan gelaran Asian Open Short Track Speed Ice Skating Thropy 2018, ice skaters Indonesia punya lebih banyak pengalaman bertanding dan bisa memberikan yang terbaik di Filipina.

Atas dukungan Kemenpora, Federasi Ice Skating Indonesia (FISI) mengucapkan terima kasih. Diwakili oleh Susan, salah satu pengurus FISI, dukungan dari pemerintah diharapkan bisa meningkatkan kematangan para atlet, sekaligus persiapan yang lebih baik untuk berlaga di Sea Games 2019.

"Mudah-mudahan di Sea Games 2019, kami bisa lebih baik dari ini," ungkap Susan.

Ada lima nomor yang dipertandingkan di Asian Open Short Track Speed Ice Skating Thropy 2018, yaitu Senior, Junior A, Junior B, Junior C dan Junior D. Sebanyak 113 skaters dari 12 negara, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, China Taipei, Republik Korea, Tiongkok, Hongkong, Qatar, Australia, Jepang dan Indonesia menunjukkan kehebatan mereka di ajang ini.

Nggak hanya FISI yang bahagia dengan adanya gelaran ini, induk olahraga ice skate internasional (ISU) pun juga ikutan memberikan apresiasinya. Presiden ISU, Mister Chang mengatakan bahwa Indonesia adalah tuan rumah yang baik karena fasilitas venue sudah sangat bagus, bahkan termasuk yang terbaik di Asia.

"Semoga event ini ke depan akan menjadi langkah awal bagi atlet Ice Skating Indonesia untuk berjaya di event-event internasional lainnya," kata Mister Chang.

Semoga saja dengan tambahan ilmu yang didapatkan dari Asian Open Short Track Speed Ice Skating Thropy 2018, para atlet ice skating Indonesia juga makin siap menghadapi Sea Games 2019. Ditunggu perolehan medali yang lebih baik dari sebelumnya, ya!

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI