Tak Sekadar Biayai UMKM, PNM Buka Peluang Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK

Tak Sekadar Biayai UMKM, PNM Buka Peluang Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK
PNM hadirkan kesempatan kerja bagi lulusan SMA/SMK (Credit: Dok. Pribadi)

Kapanlagi.com - Persoalan tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan SMA dan SMK masih menjadi pekerjaan rumah di Indonesia. Di tengah tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM tak hanya berdampak pada pelaku usaha, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, PNM terus memperluas perannya dengan menghadirkan kesempatan kerja bagi lulusan SMA/SMK, khususnya mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera. Melalui pertumbuhan layanan kepada jutaan nasabah di berbagai daerah, kebutuhan akan tenaga pendamping di lapangan pun terus meningkat.

Upaya ini menjadi bukti bahwa penguatan sektor UMKM dapat memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari membuka peluang kerja hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

1. Sejalan dengan Misi Danantara Perkuat UMKM

Pemerintah melalui Danantara menempatkan UMKM sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa penguatan sektor ini akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian Indonesia.

Menurut Dony, berkembangnya UMKM bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas kesempatan kerja serta meningkatkan daya saing nasional.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa proses transformasi dan konsolidasi BUMN harus tetap memperhatikan kesejahteraan pegawai.

"Transformasi BUMN harus tetap mengedepankan perlindungan pegawai dan hubungan industrial yang sehat," ujar Dony.

2. Lebih dari 70 Ribu Tenaga Kerja Telah Diserap

Perluasan program pembiayaan dan pendampingan yang dilakukan PNM berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia di lapangan.

Hingga saat ini, PNM telah menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia. Menariknya, sekitar 88 persen dari jumlah tersebut merupakan perempuan, sementara lebih dari 43 ribu orang merupakan lulusan SMA/SMK sederajat.

Mereka bertugas mendampingi jutaan nasabah PNM Mekaar yang mayoritas merupakan perempuan prasejahtera. Tak hanya menjalankan fungsi pendampingan usaha, para tenaga lapangan ini juga berperan sebagai agen pemberdayaan ekonomi di komunitas masing-masing.

Selain memperoleh pekerjaan formal, para karyawan juga mendapatkan kesempatan meningkatkan kompetensi, membangun jenjang karier, hingga melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa yang disediakan perusahaan.

3. Pemberdayaan Tak Hanya Melahirkan Pengusaha, tetapi Juga Lapangan Kerja

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan penciptaan lapangan kerja telah menjadi bagian penting dari misi pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.

Menurutnya, sejak bergabung dalam ekosistem Danantara, PNM terus memperluas kontribusinya, tidak hanya melalui akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro, tetapi juga dengan membuka kesempatan yang lebih inklusif bagi generasi muda Indonesia.

"Ketika usaha ultra mikro berkembang, kebutuhan tenaga kerja ikut meningkat. Peluang tersebut banyak diisi oleh lulusan SMA dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya memiliki akses kerja yang terbatas. Karena itu, pemberdayaan yang PNM lakukan tidak hanya melahirkan pengusaha yang lebih mandiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan kesejahteraan di tingkat komunitas," jelas Kindaris.

PNM menilai bahwa dampak pembiayaan tidak berhenti pada bertambahnya modal usaha semata. Setiap usaha yang berkembang akan menciptakan efek berantai berupa peningkatan ekonomi keluarga, terbukanya kesempatan kerja baru, hingga tumbuhnya kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

Semangat tersebut terus diperkuat melalui kampanye #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, yang merupakan kelanjutan dari program #CariTauLangkahBaru untuk memperluas dampak pemberdayaan sekaligus mendukung perkembangan nasabah unggulan agar naik kelas.

(Rizky Billar polisikan enam akun sosial media terkait hoaks cerai dan perselingkuhan.)

(kpl/gtr)

Rekomendasi

Trending